Reyhan memutar tubuhnya perlahan, membalas tatapan Erika dengan senyuman tipis yang sekilas tampak hangat namun terasa begitu berjarak."Ah, perasaan kamu aja kali, Er. Aku masih tetap sama kok,” sahut Reyhan santai, suaranya terdengar begitu tenang.Erika tersenyum kecil, meski ada keraguan yang tersisa di matanya. Dia melangkah mendekati meja kerja Reyhan, merapikan beberapa berkas yang sengaja disiapkannya di sana."Oh iya Rey, Gimana kabar istri kamu?" tanya Erika.Mendengar pertanyaan itu, dada Reyhan sempat berdenyut dingin, menyisakan kilatan dendam yang dengan cepat dia sembunyikan di balik topeng ketenangannya. Membayangkan Nadia yang baru saja pulang dengan aroma alkohol dan perselingkuhannya bersama Aris membuat nama wanita itu terasa makin muak di telinganya."Baik kok, Nadia sedang sibuk kerja," jawab Reyhan datar, tanpa sedikit pun keraguan dalam suaranya."Baguslah kalau begitu," sahut Erika dengan nada lega, walau dia menangkap respon Reyhan terkesan terlampau si
Last Updated : 2026-09-25 Read more