Melihat reaksi terkejut dari pria di hadapannya, Erika tertawa kecil. Tawanya terdengar renyah, meski ada sedikit kekecawaan yang disembunyikan dengan rapi di balik senyum manisnya."Bercanda, Rey… Lagian kamu kan juga sudah bahagia sama Nadia. Aku sekarang mau fokus karier dulu, Rey,” potong Erika cepat seraya mengibaskan tangannya, mencoba mencairkan suasana canggung yang sempat menggantung di udara. Reyhan menghembuskan napas pelan, menguasai kembali ketenangannya. Bahagia bersama Nadia? Kalimat itu terdengar seperti sebuah gurauan pahit di telinganya. Tapi, Reyhan memilih untuk tidak membeberkan kehancuran rumah tangganya lebih jauh kepada Erika."Karier kamu sudah bagus banget di sini, Er. Aku yakin kamu bisa capai posisi yang lebih tinggi lagi," sahut Reyhan rendah, memberikan penghargaan atas profesionalisme wanita di sampingnya."Iya, apalagi sekarang ada kamu di Erlangga Group. Kita bisa kerjasama untuk menguasai proyek-proyek besar, Rey,"Reyhan menyunggingkan senyum
Last Updated : 2026-09-29 Read more