“Aku hanya memberimu waktu lima belas menit, jangan buat aku tak berbelas hati karena harus meninggalkanmu!”Alsava mengerjap, dia seperti mendengar suara bariton yang membidik alam bawah sadarnya. Alsava melek, menatap sekeliling. Otaknya tiba-tiba loading.“Dimana gue? Kenapa kamarnya asing!” Gumamnya pelan. Tapi kemudian semua ingatannya balik, dia ingat bagaimana dia bisa berada di kamar ini. “Astaga!” Alsava langsung bangun dengan wajah panik, menoleh ke samping tapi kosong."Gue beneran tidur sama si Villain!" Alsava juga mengecek pakaiannya dari balik selimut, mengecek beberapa bagian tubuhnya yang takut merasa aneh atau terjadi sesuatu. “Semuanya aman,” bisiknya lagi setelah memastikan semuanya baik-baik saja.“Semalam Villain itu tidur disebelah gue, kenapa tiba-tiba hilang… atau, Astaga!” Alsava membulat lebar, menelan saliva yang tercekat di tenggorokan. “Jangan-jangan suara barusan itu… su-suara Tuan!”Tanpa membuang waktu, Alsava langsung lari ke kamarnya, masuk ke kama
Last Updated : 2026-08-13 Read more