“Kamu kenapa? Wajahmu tegang dan.. diam?” Mobil hitam melaju kencang menembus hujan. Alsava duduk di kursi penumpang, menatap Ken yang sejak tadi diam dengan wajah tegang, seperti ada hal besar yang sedang dipikirkannya. “Apa ini soal Nyonya besar dan resiko yang akan kamu hadapi? Tuan Ken, aku tidak mau keputusan Anda ini membuat Anda serba salah, aku bisa menyelesaikan masalahku sendiri Tuan,” tambahnya sungkan. Jelas Alsava tidak ingin keputusan Ken untuk melindunginya, malah menjadi beban yang memberatkan hidup Ken. “Stop memanggilku Tuan Alsava! Aku ini suamimu!” protes Ken tegas, dia mau mengingatkan Alsava soal posisi mereka sekarang. “Dan sejak kapan aku menjadi orang cerewet sepertimu? Bukankah kamu tahu kalau aku lebih suka diam! Banyak bicara hanya buang-buang omongan!” Alsava kesindir. Dia langsung merapikan duduknya, kembali bersandar. “Maaf kalau aku berisik, abisnya kalau aku diem jadi aneh,” jawabnya ngeles. “Lebih aneh lagi kalau aku banyak omong!” balas Ken
Last Updated : 2026-08-19 Read more