“Kamu mau kemana lagi!” Alsava bangun, menegur Ken yang keluar kamar sedikit mengendap-endap. Bukan takut, tapi dia tak ingin Alsava tahu kalau malam ini dia pergi. Ken menghentikan langkahnya. Diam dengan napas tertahan. Dia pikir istrinya sudah terlelap, karena sejak tadi Alsava sudah tidur mendengkur. Nyatanya kewaspadaan Alsava cukup tinggi, dia bisa merasakan pergerakan Ken meskipun tanpa suara itu. “Aku harus pergi. Em sebentar.. ada proyek baru yang bermasalah, harus segera kutangani,” jawab Keb memberi alasan. “Jam segini..!” protes Alsava sambil melirik jam dinding di kamar mereka. “Ini sudah jam satu malam, proyek apa yang mau ditangani tengah malam begini Ken?!” Alsava turun dari ranjang, berjalan pelan dan berdiri tepat di belakang Ken. “Aku nggak melarang kamu pergi kemanapun. Mau tahu apa urusanmu, atau mengekangmu seperti istri-istri lain. Aku tahu kamu punya banyak urusan yang harus kamu kendalikan sendiri. Tapi, bisakah beri aku penjelasan kemana kamu per
Terakhir Diperbarui : 2026-08-28 Baca selengkapnya