"Bawa oleh-oleh yang banyak ya, Pa!" seru Chika nyaring, mengecup pipi Aldi berulang kali di teras rumah.Zio yang tak mau kalah langsung memeluk pinggang papanya erat-erat. "Sama kapal-kapalan punyaku juga, Pa!"Aldi mengulas senyum tipis, mengusap lembut rambut kedua anaknya. "Iya, nanti Papa belikan.""Jangan lupa minum vitaminnya, Al. Perjalanan jauh, kamu jangan sampai kelelahan," timpal Sofia hangat, mengusap bahu putranya dengan penuh rasa sayang.Bahkan Freya yang biasanya acuh menyodorkan jaket Aldi sambil bergumam pelan, "Hati-hati, Pa." Sementara di tepi jalan depan pagar, Sena berdiri sendirian menatap layar ponselnya. Mengenakan kemeja rapi dan koper kecil di sisinya, ia hanya tersenyum simpul menyaksikan kehangatan keluarga itu dari kejauhan. Tak ada pelukan atau lambaian hangat untuknya. Hanya Chika yang mendadak berlari kecil ke arah pagar bersama dua ART yang baru s
Última actualización : 2026-09-09 Leer más