"Mau lari ke mana kau sekarang, Zi Han?" bisik Kaisar Zhao Jun, suaranya parau dan rendah, sarat akan intimidasi yang begitu pekat. Hawa panas dari napas sang kaisar menerpa lembut kulit leher Zi Han. Pria itu makin memojokkan tubuh Zi Han ke dinding kayu pintu, mengunci geraknya tanpa memberi celah sedikit pun. Tatapan mata Zhao Jun yang kelam berkilat penuh keyakinan semu. "Aku tahu ini semua adalah bagian dari rencanamu," lanjut Zhao Jun, senyum tipis yang angkuh terukir di bibirnya. "Segala drama sembuh dari penyakit, pertaruhan di depan para pejabat, hingga menuntut kembali Paviliun Utama... bukankah semua ini hanya caramu yang menyedihkan untuk menarik perhatianku kembali?" Zi Han mengepalkan tangannya rapat-rapat. "Jangan berhalusinasi, Yang Mulia." "Halusinasi?" Zhao Jun terkekeh rendah, memiringkan kepalanya perlahan. Bibirnya bergerak turun, berniat mendaratkan ciuman di ceruk leher mulus Zi Han yang harum aroma herbal. "Kau tidak bisa membohongiku, Zi Han. Tubuhmu, tata
Last Updated : 2026-08-23 Read more