Alina berdiri di samping Dewa di bawah naungan pohon kamboja tua halaman depan. Gulungan dokumen kepemilikan tanah dan bangunan yang sah berada dalam dekapan Alina. Matanya menatap bangunan bergaya klasik itu dengan rasa haru yang membuncah. Rumah yang selama dua tahun ini dijadikan ajang pamer oleh Elang dan ibunya kini sepenuhnya telah kembali ke tangan pemilik aslinya."Semua kunci pintu depan, samping, dan belakang sudah selesai diganti, Bu Alina," ujar kepala petugas keamanan seraya memberikan seikat kunci baru kepada Alina."Terima kasih banyak, Pak," balas Alina tulus. Ia menerima seikat kunci tersebut dengan jemari yang bergetar pelan."Bagaimana dengan sisa barang pribadi Elang di dalam, Lin?" tanya Dewa lembut seraya merangkul pelan bahu Alina. "Petugas sudah mengemas semuanya ke dalam beberapa kardus rapi di teras.""Biarkan saja di teras, Dewa. Aku tidak ingin ada satu pun barang milik pria itu tersisa di dalam rumah orang tuaku," sahut Alina datar.Belum sempat Dewa memba
Dernière mise à jour : 2026-10-05 Read More