Sekitar pukul tujuh malam saat Kaisar keluar dari sedan hitam miliknya yang terparkir di halaman salah satu restoran bintang lima. Bersama dengan Jevan, ia memasuki private room yang telah ia pesan sebelumnya. “Ikutlah masuk, Jevan,” pinta Kaisar, sekilas menoleh pasa sekretarisnya yang berjalan di samping kanannya. “Biar ada saksi kalau aku tidak menemuinya sendirian.” Jevan mengangguk tak keberatan, ia mengekori Kaisar yang lalu berhenti di depan pintu. Salah seorang pelayan membukanya dan mempersilakan mereka berdua masuk. Di dalam, seorang perempuan telah duduk menunggu. Ia segera bangun dan menundukkan kepalanya dengan sopan, jemarinya saling mengerat di depan tubuhnya kala menyapa, “Selamat malam, Pak Kaisar.” Naya. Perempuan yang akan ditemui oleh Kaisar itu adalah Naya. “Duduk!” pinta Kaisar seraya mengedikkan dagunya. Dengan dipisahkan oleh meja, akhirnya mereka berhadapan. Pertemuan ini memang ia sengaja. Kaisar tidak ingin masalah terus berlarut dan memilih untuk me
Last Updated : 2026-09-18 Read more