“Maaf, Bu … Kaira gagal menepati janji buat terus jaga pernikahan ini.” Kaira mengangkat wajah, menatap sang Ibu yang juga sama terisaknya. “Ibu jangan marah, aku bisa jelasin, jangan tinggalin Kaira, Bu ….” Kaira pikir, Naomi yang tadi beranjak pergi itu karena ia kecewa pada Kaira. Tapi rupanya dugaannya itu salah. Naomi menggeleng, untuk beberapa saat tangannya meraba udara sebelum perlahan turun, menyentuh puncak kepala Kaira dan diusapnya pipi Kaira yang basah. “Ibu nggak marah sama kamu,” lirihnya. “Ibu cuma … merasa nggak berguna karena nggak bisa melakukan apa-apa saat kamu kesulitan seperti itu dan menanggung semuanya sendirian. Ibu cuma jadi beban buat kamu.” Naomi pun sama berlinang air mata, garis di wajahnya dipenuhi oleh sesal. “Maaf, Kaira ….” Ada setitik kelegaan yang tumbuh di dada Kaira, setidaknya … Naomi tidak kecewa dengan keputusannya untuk bercerai dari Mahesa. “Ibu nggak salah, jangan menyalahkan diri Ibu begitu.” Kaira bangun dari berlututnya, memeluk
Last Updated : 2026-09-26 Read more