“Nggak boleh!” Kaira menahan dada Kaisar, memberi sedikit dorongan agar mereka berjarak. Melihat penolakannya, Kaisar justru tersenyum, hal yang sepertinya sangat jarang dilakukan Kaisar untuk orang lain, tetapi hampir setiap mereka bertemu, Kaira akan selalu bisa melihatnya. “Kenapa nggak boleh?” tanya Kaisar sembari meraih pergelangan tangan Kaira dan dipindahkannya dari dada. “Itu di rumah, Mas. Bahaya kalau ada yang lihat.” Saat Kaira menunduk, Kaisar memiringkan kepalanya, menatapnya cukup lama sebelum bertanya, “Kenapa? Ada hal lain yang kamu pikirin?” Kaira menggeleng, “Nggak kok,” jawabnya. “Aku beneran berterima kasih sama Mas Kaisar buat malam itu. Aku takut banget, aku pikir waktu itu nggak akan ada yang datang.” “Aku usahakan buat datang kalau kamu butuh bantuan.” “Waktu itu … apa aku diapa-apain sama mereka?” Kaira meremas jemarinya, memilih untuk menanyakannya langsung pada Kaisar karena prasangka buruk Mahesa yang dialamatkan padanya. “Nggak.” Kaisar menjawab den
Terakhir Diperbarui : 2026-08-25 Baca selengkapnya