Bisikan Kaisar terdengar parau di antara kecupannya yang kian menuntut di ceruk leher Kaira. Sentuhan jemarinya yang besar kini merayap naik, membuka tali gaun tidur Kaira dengan gerakan yang perlahan seolah ia sengaja memerangkap Kaira dalam tarik ulur. “Engghh ….” Kaira mengerang ketika merasakan lidah basah dan hangat pria itu meluncur di salah satu puncak dadanya, menghisapnya dengan lembut. Suara erangan puas terdengar dari mulut Kaisar yang masih menempel di salah satu lekukan tubuhnya itu. Jemarinya bergerak, menyusuri paha Kaira, menggoda, perlahan naik dan menyentuh gugusan saraf sensitif di sekitar inti wanitanya. “Mas, ahh ….” Sentuhan bertubi-tubi itu membuat Kaira benar-benar tak berdaya dalam sekejap, pandangannya kabur, napasnya tersengal, dan sekujur tubuhnya meremang pasrah. “Tadi nolak, sekarang mau, ‘kan?” bisik Kaisar, memindai wajah Kaira yang sudah kemerahan dengan senyum penuh kemenangan. Namun, meski Kaisar memberinya jeda, pria itu tidak langsung membia
Terakhir Diperbarui : 2026-08-31 Baca selengkapnya