Dua minggu setelah insiden di Rumah Sakit St. Thomas, kehidupan Maya bergerak ke arah yang sepenuhnya baru. Dinding pembatas yang melingkupi kediaman Richmond terasa jauh lebih tenang sejak Devan angkat kaki, meski keheningan itu terkadang masih menyisakan nyeri tipis di dada Maya.Namun, kehadiran Chandra Wijaksono perlahan mengisi ruang hampa tersebut.Sore itu, gerimis tipis menyapu pelataran parkir TK Arka. Sebuah sedan Jaguar hitam milik Chandra berhenti mulus tepat di depan gerbang. Chandra keluar dari pintu kemudi membawa dua buah payung, menyunggingkan senyum hangat yang khas saat melihat Maya berdiri menunggu di teras sekolah."Aku sudah bilang, kau tidak perlu repot-repot menjemputku setiap hari, Chandra," ujar Maya saat Chandra mendekatinya."Bukan repot namanya kalau ini bagian paling menyenangkan dari hariku, Maya," sahut Chandra santai dengan kekeh renyah. "Lagipula, penumpang favoritku bukan cuma kau.""Biar aku bantu, Maya," ucap Chandra lembut sewaktu mereka tiba di s
Last Updated : 2026-10-14 Read more