"Lepas, Dokter!" seru Savana seraya menghentakkan tangannya kuat-kuat, berusaha membebaskan pergelangan tangannya dari cengkeraman keras Hanggara.Hentakan spontan itu berhasil memutus paksa pegangan Hanggara, membuat langkah lebar mereka seketika terhenti tepat di tengah koridor remang-remang yang agak sepi. Napas Savana memburu, dadanya kempas-kempis oleh kombinasi rasa panik, pengaruh alkohol yang mulai membakar kepalanya, dan amarah yang mendadak meletup.Savana menatap Hanggara dengan tatapan penuh kekecewaan dan kejengkelan. "Dokter tidak punya hak sedikit pun untuk menyeret saya keluar dari ruangan tadi! Saya sedang bekerja di dalam!" tegasnya dengan suara bergetar menahan emosi.Hanggara membalikkan badan penuh, menatap wanita di hadapannya dengan rahang yang mengeras drastis. Sorot matanya menyala murka, diliputi rasa tidak percaya atas penolakan sengit tersebut. "Bekerja?!" desis Hanggara tajam, menyindir dengan nada penuh kecaman. "Pekerjaan macam apa yang kau maksud, Savan
最終更新日 : 2026-09-23 続きを読む