"M-maaf Tuan Nael, kami masih menunggu penyesuaian dari tim auditor independen pagi ini..."Sebelum ketegangan itu membakar ruangan lebih jauh, Aluna melangkah maju satu langkah secara halus. Tanpa instruksi, dengan keanggunan profesional yang luar biasa, ia menyodorkan sebuah dokumen cetak berlaminasi tipis tepat di samping jemari Nael."Dokumen validasi auditor independen sudah keluar pukul delapan lima puluh pagi ini, Tuan," sela Aluna dengan nada suara yang sangat tenang, jernih, dan terukur. "Deviasi disebabkan oleh kenaikan tarif retribusi pelabuhan lokal. Saya sudah melampirkan lembar skenario mitigasi biaya di halaman tiga untuk persetujuan Anda."Nael mengalihkan pandangannya dari layar proyektor ke dokumen di mejanya, lalu menatap Aluna selama dua detik.Di mata pria itu, terpancar rasa percaya yang mutlak. Aluna tidak hanya bekerja; ia selalu membaca arah pikiran Nael dua langkah di depan orang lain. Tanpa Aluna, rapat ini bisa berubah menjadi ladang pembantaian profesional
Zuletzt aktualisiert : 2026-07-18 Mehr lesen