Kartu nama hitam beraksen emas itu tergeletak di atas meja pualam layaknya racun mematikan. Tanpa mengalihkan pandangan membunuhnya dari punggung Julian Vance yang menjauh, Sebastian meraih kartu itu. Jemarinya yang besar meremas kertas tebal tersebut hingga hancur tak berbentuk, lalu membuangnya ke lantai bak sampah yang menjijikkan."Leon," panggil Sebastian, suaranya sangat pelan, tetapi getaran amarah di dalamnya cukup untuk membuat udara di sekeliling kami membeku."Ya, Tuan Besar.""Kumpulkan pasukan bayangan kita. Perketat radius keamanan Nyonya Steel menjadi ring satu. Tidak ada satupun lalat Eropa yang boleh mendekatinya dalam jarak lima puluh meter, atau aku akan meminta kepalamu," titah Sebastian mutlak."Perintah diterima, Tuan!"Tanpa basa-basi lagi, Sebastian memutar tubuhku. Lengan kekarnya melingkar di pinggangku dengan cengkeraman yang jauh lebih kuat dari biasanya. Ia setengah menyeretku keluar dari Grand Ballroom, mengabaikan ratusan pasang mata tamu VVIP yang menat
最終更新日 : 2026-10-10 続きを読む