Ciuman di Siang HariHari itu Angga menjalaninya dengan perasaan yang jauh lebih ringan dan bahagia, meski sempat terganggu oleh kedatangan pamannya yang penuh tuntutan tadi pagi. Saat rapat pertama selesai dan ia melangkah masuk ke ruang kerjanya, aroma makanan yang lezat langsung menyambutnya. Di meja dekat sofa, makanan sudah tertata rapi — nasi hangat, ayam goreng, dan minuman segar. Danindra sedang duduk bersandar sambil menatap layar ponselnya, menunggunya. Saat pintu terbuka, Danindra mendongak dan sedikit kaget."Ah, kamu sudah kembali. Ayo makan siang," ucap Danindra sambil tersenyum lebar, matanya berbinar hangat.Angga berjalan mendekat, lalu duduk di sebelahnya. "Kau menungguku?" tanyanya pelan.Danindra mengangguk. "Iya." Ia mengambil piring kosong, menuangkan nasi dan lauk, lalu menyodorkannya kepada Angga. "Ini, makan yang banyak ya.""Terima kasih," jawab Angga tulus. Sebenarnya ia ingin bercerita banyak hal, ingin berbagi apa yang ia rasakan, namun kebiasaan lamanya m
최신 업데이트 : 2026-10-13 더 보기