Adu kekuatan tak terhindarkan terjadi di udara malam Lembah Dalam. Kepalan tangan Arkan menghantam tepat pada ujung tanduk ganda sang predator malam. Gelombang kejut memancar hebat, meratakan semak-semak di radius sepuluh meter dan mengibaskan kabut hitam hingga menyisakan ruang terbuka.Suara remukan tulang bergema nyaring.KRAK!Serigala Bayangan itu melengking kesakitan saat salah satu tanduk utamanya patah terbelah dua. Tubuh raksasanya terlempar belasan meter, memukul batang pohon hingga tumbang sebelum akhirnya tersungkur di pasir hitam.Di sisi lain, Arkan terseret lima langkah ke belakang. Lengan kanannya terkulai lemas dengan kulit yang terkelupas dan darah segar yang mengucur deras. Namun, alih-alih merintih, Arkan justru menyunggingkan senyum tipis di tengah kegelapan malam.Darah segar yang menetes dari tangannya jatuh menetes ke atas cangkang telur di dadanya. Menyerap darah itu, retakan pada telur hitam itu kembali memanjang perlahan, sementara energi pemulihan pekat mer
Dernière mise à jour : 2026-09-27 Read More