Tanpa menghiraukan perebutan di belakang mereka, Guru Jian akhirnya memutuskan untuk berbalik arah.“Ayo, kita kembali ke akademi,” ajak Guru Jian singkat seraya melangkah pergi.Arkan pun patuh dan mengekor di belakangnya. Namun, raut kekecewaan tidak bisa disembunyikan dari wajah pemuda itu.“Kita tidak mendapatkan apa-apa hari ini, Guru ...” gumam Arkan pelan. Ia lalu memberanikan diri bertanya karena penasaran, “Sebenarnya, apa bedanya mengikat Hewan Roh dari telur dengan menangkap Hewan Roh yang sudah dewasa secara langsung?”Guru Jian terkekeh pelan mendengar pertanyaan muridnya. Sembari menuntun jalan keluar menyusuri rimbunnya Hutan Bulan Perak, ia mulai menjelaskan.“Perbedaannya sangat besar, Arkan,” ujar Guru Jian penuh kesabaran. “Menangkap Hewan Roh yang sudah dewasa—seperti yang dilakukan kedua kakakmu—memang memberikan tambahan kekuatan secara instan. Tapi, Hewan Roh liar yang sudah dewasa memiliki naluri membangkang. Ikatan batinnya dangkal, dan ia bisa saja memberonta
Terakhir Diperbarui : 2026-08-22 Baca selengkapnya