“Lihat grafik merah ini, penjualan kita tertinggal dua puluh persen di bawah grup sebelah,” kata Arga seraya mengetuk layar proyektor dengan pulpen hitamnya.Alya mengambil posisi duduk di barisan kursi paling belakang aula kecil lantai satu. Suasana ruangan ber-AC dingin ini mendadak terasa pengap oleh kepanikan puluhan staf divisi riset. Di depan meja rapat, Arga berdiri tegap tanpa jas, hanya dengan kemeja hitamnya, memaparkan tumpukan angka kerugian dengan sepasang mata elang yang menatap tajam.‘Dia beneran kelihatan galak sekali siang ini,’ batin Alya sambil meremas ujung kemejanya.“Kalau terus begini, produk baru kita bulan depan tidak akan punya ruang di rak supermarket besar,” lanjut Arga dengan nada suara yang berat dan kembali berwibawa menekan. “Kali ini, kita harus mengambil alih posisi unggul. Tidak ada rencana cadangan.”Seorang staf pria di samping Alya tiba-tiba mendekatkan kepalanya, berbisik dengan nada sangat lirih. “Eh, logikanya, kalau jualan merosot, bukankah s
آخر تحديث : 2026-09-17 اقرأ المزيد