Bagi seorang Raia, menghadapi rekan kerja yang ambisius sekaligus hobi cari panggung adalah keahlian yang sudah terlatih sejak lama.Sekalipun ini analisa dini, but she always trusts her gut feeling.Perempuan itu menatap Vika lempeng, lalu sedetik kemudian sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman tipis. "Alamat rumah?" ulang Raia dengan nada ringan. "Untuk urusan operasional kantor, nomor ponsel dan surel korporat sudah lebih dari cukup, Vik. Lagian, gue lagi baru pindah apartemen, jadi alamatnya masih berantakan. Untuk saat ini, komunikasi lewat surel atau grup chat kantor saja yang paling efektif."Vika menatap Raia tajam. Mencari celah. "Oh, gitu. Oke deh, maksudnya sih biar gampang kalau ada dokumen fisik yang harus dikirim kilat," balas Vika, nada suaranya terdengar kecewa. "Kalo ada apa-apa, just call or chat me anytime,," sought Raia santai. “ Lagian kan kita ketemu tiap hari di kantor,” lanjutnya lagi lalu berbalik badan dan melangkah tegap meninggalkan Vika. Begitu pi
Last Updated : 2026-10-03 Read more