Belum sempat Stellaris itu berhenti sempurna, Raia sudah lebih dulu mendorong pintu penumpang terbuka dan melesat turun dengan tubuh limbungPerempuan berblazer hitam itu berjongkok kaku di pinggir jalan trotoar, menundukkan kepalanya dalam-dalam sebelum akhirnya muntah dengan hebat di sana“Sial! Ini memalukan banget! Sekali lagi, Aksenna melihatku di saat paling payah,” batin Raia.Pria itu langsung mematikan mesin mobil, melangkah turun terburu-buru menghampiri Raia yang masih terduduk lemas di bahu jalan."Kita ke rumah sakit sekarang," suara Aksenna terdengar tegang. Raia tidak pernah mendengarnya seperti itu.Raia menggelengkan kepalanya lemah, melambaikan tangan kanan dengan sisa tenaga yang tipis."Enggak usah, Pak. Tolong ... saya cuma butuh minum."Aksenna tidak membantah lagi, ia membantu memapah tubuh limbung Raia kembali masuk ke dalam mobilnya.Dengan gerakan cepat, Aksenna memutar tutup botol air mineral miliknya, lalu menyodorkannya langsung ke depan jemari Raia yang m
Last Updated : 2026-08-07 Read more