Siang itu, Nareza pergi menemui seorang perempuan di sebuah pusat perbelanjaan usai mendapat spam chat. “Ada apa lagi, sih? Bukannya aku dah kasih tahu kamu, ya? Jangan hubungi aku lagi, Na.” Nareza menatap perempuan cantik di depannya dengan kesal. “Kita juga dah nggak ada hubungan apapun lagi, kamu sendiri yang mengakhiri hubungan kita 1 bulan yang lalu.” Lavina menatap pria itu tak berkedip lalu berucap pelan. “Kamu sudah berubah, ya, Za? Kamu sudah nggak seperti dulu lagi. Padahal, aku masih sayang banget sama kamu. Tapi kenapa kamu harus kayak gini, sih?” Nareza tertawa sinis. “Kenapa? Kamu kecewa karena aku memilih keluar dari rumah itu? Atau kamu takut aku nggak bisa mewarisi harta papa aku?” tanyanya telak, menyindir Lavina hingga batas kesabarannya habis.Lavina terlihat ingin menangis, namun ditahannya sekuat tenaga, ia tidak boleh menunjukkan bahwa ia masih berharap pria itu akan kembali ke keluarganya. “Stop, Za. Kamu jahat!” katanya dengan kecewa. “Seenggaknya kalau b
最終更新日 : 2026-09-04 続きを読む