Setelah tiba di London, Carol koma selama tiga hari.Banyak lukanya mengalami infeksi sampai bernanah. Luka-luka lama belum sempat sembuh, sudah muncul luka-luka baru. Akibatnya, Carol mengalami demam tinggi dan hingga sekarang masih belum sadarkan diri.Selama itu, Alden dan Levi juga terus menjaganya tanpa henti.Alden bersikeras menyeka tubuhnya dengan handuk hangat. Tak peduli siapa pun yang mencoba menghentikan, tetap tidak berhasil. Air matanya jatuh membasahi punggung tangan Carol. Dengan suara serak, dia berkata, "Mama, bisa cepat bangun? Alden kangen sama Mama ....""Di sini nggak ada Papa. Mama nggak perlu takut. Alden akan melindungi Mama, jadi bangun ya?""Papa nggak suka kita berdua. Mulai sekarang, Alden akan tinggal bersama Mama. Kita nggak perlu Papa lagi ...."Karena lelah menangis, Alden tertidur dengan kepala bersandar di tepi ranjang rumah sakit, sama sekali tidak menyadari kelopak mata Carol bergetar pelan.Levi menggendong Alden keluar, lalu menyerahkannya kepada
Mehr lesen