مشاركة

Jalinan Cinta Dan Benci yang Akhirnya Harus Diputus
Jalinan Cinta Dan Benci yang Akhirnya Harus Diputus
مؤلف: Airey

Bab 1

مؤلف: Airey
Begitu kata-kata itu selesai diucapkan, dia melihat Brad yang datang ke Kota Harbor untuk mengikuti kompetisi bersama para muridnya. Dia dikelilingi banyak orang yang berebut meminta tanda tangan.

Seperti biasanya, dia tampak anggun dan berjarak. Namun, Carol melihat dengan jelas bagaimana diam-diam Brad mengulurkan tangan melindungi muridnya, Prilly, agar tidak tertabrak para penggemar.

Gerakan yang sangat terlatih.

Tanpa sempat berpikir, Carol memeluk lengan putus putranya dan berlari ke hadapan Brad. Suaranya tercekat.

"Sayang, Alden mengalami kecelakaan .... Aku membawanya liburan ke Kota Harbor. Waktu bermain di peternakan, dia terseret ke dalam mesin baling-baling sampai lengannya putus ...."

"Aku sudah menghubungi rumah sakit yang bisa melakukan operasi. Asal kami bisa kembali dalam waktu tiga jam, lengannya masih bisa disambung! Alden baru tiga tahun. Hidupnya nggak boleh hancur di sini .... Tolong bawa kami ikut. Kumohon."

Tatapan Brad jatuh pada putranya yang sudah pingsan karena kesakitan. Namun hanya sekilas, lalu dia mengalihkan pandangannya.

"Nggak bisa."

Seluruh tubuh Carol membeku. Dia tidak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya.

"Apa kamu bilang? Alden itu darah dagingmu sendiri!"

Brad mengangkat mata untuk menatap wajahnya. Nada bicaranya terdengar tenang dan nyaris kejam, "Pesawat ini memang khusus disiapkan untuk Prilly. Bersikaplah lebih dewasa, jangan asal cemburu."

Satu kalimat itu membuat Carol begitu terpukul.

Sorot mata Carol dipenuhi ketidakpercayaan. Dia tahu sifat Brad. Jadwalnya tidak pernah boleh diubah oleh siapa pun. Akan tetapi, Alden adalah anak kandungnya sendiri!

Ini menyangkut masa depan anak mereka. Apa mungkin itu bahkan tidak lebih penting daripada pesta perayaan untuk Prilly?

Prilly hanya menyelesaikan sebuah pertunjukan kecil dengan sepuluh peserta, tetapi Brad sudah begitu tidak sabar ingin merayakannya? Apa tidak bisa menunggu sampai mereka mendarat di dalam negeri baru mengadakan perayaan?

Saat itu Prilly sengaja berdeham pelan, lalu berjalan mendekat dengan sikap lemah lembut. "Kak Carol, jangan mempersulit Pak Brad .... Aku takut darah. Aku benar-benar nggak bisa satu pesawat dengan Alden."

"Gimana kalau kamu tunggu sebentar lagi? Bandara sebesar ini, pasti masih ada penerbangan lain."

Brad menyetujui usul Prilly tanpa berkata apa pun.

Dengan hati yang penuh amarah dan kecewa, Carol bertanya, "Kenapa? Alden itu anak kandungmu! Apa dia nggak sepenting Prilly? Atau memang sejak dulu kamu sudah berselingkuh dengan muridmu?"

"Diam! Jangan menilaiku serendah itu. Hubunganku dengan Prilly hanya sebatas guru dan murid."

Seluruh rasa sakit dan kepedihan Carol seolah menumpuk memenuhi dadanya.

Dia tiba-tiba teringat beberapa kejadian belakangan ini. Di rumah, sesekali muncul pakaian pasangan yang hanya satu potong, foto profil Brad berubah dari hitam putih menjadi foto profil pasangan, bahkan dia pernah memergoki Brad diam-diam berlatih tersenyum di kamar mandi.

Dia sempat mengira Brad perlahan mulai membuka hatinya lagi.

Ternyata Brad sudah lama berselingkuh! Semua kelembutan itu ternyata diperlihatkan untuk Prilly!

"Brad, aku mohon. Ini juga anakmu." Suara Carol bergetar. "Dua jam lagi akan turun hujan badai. Ini penerbangan terakhir menuju Kota Handir!"

Brad tampak sedikit ragu, tetapi Prilly hanya memutar ujung rambutnya sambil tersenyum.

"Kak Carol, sebelumnya kamu juga sering cemburu. Demi membohongi Pak Brad supaya pulang, kamu sampai mengarang begitu banyak kebohongan. Kali ini jelas masih ada satu penerbangan lagi. Apa kamu benar-benar harus mempermalukan Pak Brad di saat seperti ini?"

Brad mengernyit. Dia tampaknya teringat kejadian sebelumnya, saat Carol berpura-pura jatuh demi menyiapkan kejutan untuknya. Ketika Brad buru-buru pulang, dia malah memarahi Carol habis-habisan. Sejak saat itu, Carol tidak pernah lagi membohonginya.

Carol menggeleng kuat.

"Bukan begitu. Aku nggak bohong. Brad, tolong selamatkan anak kita."

Brad menganggapnya hanya sedang membuat keributan. Nada bicaranya santai, tetapi penuh tekanan. "Carol, jangan jadikan anak sebagai alat untuk mencari perhatianku. Cara seperti itu terlalu murahan."

Setelah mengatakan itu, dia berbalik dan pergi.

Belum pernah sekali pun Carol merasa pria di hadapannya begitu asing. Dia ingin mengatakan bahwa memang sudah tidak ada pesawat lagi. Kenapa Brad tidak mau memercayainya?

Selama tiga tahun menikah, apa pun yang dia lakukan, dia tidak pernah berhasil menghangatkan hati Brad. Saat dia membuat keributan, Brad tetap setenang biasanya. Saat dia kehilangan kendali, Brad tetap diam tanpa sepatah kata pun.

Belakangan, Carol belajar menjadi istri yang baik. Dia mengurus rumah tangga seperti para istri lain di kalangan mereka, tetapi Brad bahkan tidak pernah memberinya seulas senyuman pun.

Roda pesawat bergesekan dengan landasan pacu, mengeluarkan suara nyaring. Satu-satunya pesawat itu pun lepas landas dan pesawat itu tidak berhenti untuknya, bahkan tidak sedetik pun.

Carol terhuyung dua langkah. Genggamannya pada Alden mengendur, lalu dia terjatuh ke tanah. Kantong es yang berisi lengan putus itu pun terlempar, membuat bongkahan es berserakan di mana-mana.

Dia memunguti kembali bongkahan-bongkahan es itu satu per satu. Pada akhirnya, dia menekan nomor yang sudah tiga tahun diblokirnya, nomor sahabat masa kecilnya, Levi.

"Aku setuju dipindahkan ke teater musikal di luar negeri. Tapi aku punya satu syarat. Sekarang juga aku butuh sebuah pesawat untuk kembali ke Kota Handir."

Pria di seberang telepon langsung menjawab, "Masalah kecil."

"Terima kasih. Setelah proses perceraianku selesai, aku akan membawa Alden ikut pindah ke sana."

استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق

أحدث فصل

  • Jalinan Cinta Dan Benci yang Akhirnya Harus Diputus   Bab 19

    Levi tidak pergi. Dia menemukan rumah keluarga Carol dan berjaga di depan rumah semalaman.Malam itu, London yang biasanya jarang turun salju justru diguyur salju.Pagi-pagi sekali, saat Alden sudah berpakaian rapi dan bersiap bermain salju, dia melihat Brad meringkuk di depan pintu dalam keadaan tertidur lelap."Papa?" panggil Alden pelan.Brad berusaha membuka matanya. Dia mengernyit. "Alden?""Papa kenapa datang ke sini?"Brad baru hendak menjawab, tetapi kemudian melihat lengan Alden yang kini kosong. Alden membawa semua mainannya dengan satu tangan, tampak sedikit kesulitan. Dia meletakkan mainan-mainannya di lantai, lalu kembali menatap Brad.Brad mengulurkan tangan hendak menggandengnya, tetapi Alden mundur dua langkah dan menghindarinya."Alden, lenganmu .... Papa minta maaf padamu ...."Betapa inginnya Brad menampar dirinya yang dulu. Kalau saja saat itu dia memberikan pesawatnya kepada Alden, lengan Alden pasti masih bisa disambung kembali.Alden tahu apa yang membuatnya mera

  • Jalinan Cinta Dan Benci yang Akhirnya Harus Diputus   Bab 18

    Setelah menempuh perjalanan selama belasan jam dengan transit, Brad akhirnya tiba di London.Sejak melihat berita kemarin hingga sekarang, dia tidak memejamkan mata sedikit pun. Begitu mengetahui teater tempat Carol bekerja, dia langsung menuju ke sana setelah mendarat.Saat ini, London sedang memasuki musim dingin yang menusuk. Karena datang terburu-buru, dia bahkan tidak sempat membawa pakaian untuk musim dingin. Di tubuhnya hanya ada setelan jas hitam yang dikenakannya saat pertunjukan.Dia menunggu tepat lima jam di depan teater hingga tubuhnya kaku karena kedinginan dan ujung hidungnya memerah. Satpam di pintu menyarankannya masuk untuk menunggu, tetapi Brad menggeleng dan menolak.Dia tidak ingin masuk tanpa izin Carol. Dia takut Carol marah.Setelah menunggu dua jam lagi, hari mulai gelap. Akhirnya, dia melihat sosok yang begitu dikenalnya. Hanya saja, di belakang sosok itu kini ada seorang pria yang tubuhnya lebih tinggi dan besar darinya.Pria itu menggenggam tangan kecil Caro

  • Jalinan Cinta Dan Benci yang Akhirnya Harus Diputus   Bab 17

    Setelah mengetahui bahwa dirinya telah diceraikan sepihak, Brad mengurung diri di rumah dan menghabiskan hari-harinya dengan minum untuk melupakan kesedihan.Dia sering menatap layar ponselnya sambil termenung.Ibu Brad, Isti, beberapa kali datang. Melihat putranya yang dulu penuh semangat kini terpuruk seperti ini, tentu saja hatinya terasa sangat sakit."Brad, kapan kamu akan melupakan Carol? Pertunjukanmu untuk pensiun dari dunia seni sudah ditunda dua kali. Para penggemarmu menunggu penjelasan darimu.""Pada hari lengan Alden putus, aku pergi ke rumah sakit untuk melihatnya. Aku kira Carol sengaja membiarkan lengan Alden putus agar kamu lebih memusatkan perhatian pada keluarga. Aku bahkan memarahinya, mengatakan dia adalah ibu yang kejam ...."Nada suara Isti dipenuhi penyesalan. "Baru setelah itu aku tahu, ternyata kamu yang menahan pesawatnya dan mengadakan pesta perayaan untuk murid kesayanganmu.""Waktu dia bilang ingin menceraikanmu, aku nggak nyangka Carol benar-benar tega. D

  • Jalinan Cinta Dan Benci yang Akhirnya Harus Diputus   Bab 16

    Setelah keluar dari rumah sakit, Carol tanpa sengaja menerima pesan dari pengacaranya.[ Bu Carol, Pak Brad sudah mengambil akta cerainya. Kondisinya terlihat sangat terpuruk. ]Bagaimana mungkin Brad merasa terpuruk? Dia memiliki Prilly yang bisa memberinya gairah dan pengalaman baru, juga karier yang sangat dicintainya.Carol merasa, ada atau tidak adanya dirinya tidak pernah benar-benar penting bagi Brad. Toh dulu saat menikah dengannya, Brad memang dipaksa.Usia mereka sama-sama sudah cukup untuk menikah dan perjodohan itu hanya membuat hubungan mereka terikat lebih erat.Carol menatap layar ponselnya yang dipenuhi panggilan tak terjawab dan pesan. Dia hanya merasa cinta yang datang terlambat itu tak ubahnya kotoran. Dia menarik napas panjang, lalu memblokir semua nomor dan kontak Brad.Belakangan, Brad berkali-kali menelepon Arya dan Zara, tetapi mereka sama sekali tidak mengangkatnya."Untuk apa baru menyesal sekarang?" Zara menggenggam tangan Carol sambil menghiburnya. "Carol, t

  • Jalinan Cinta Dan Benci yang Akhirnya Harus Diputus   Bab 15

    Saat semua bukti yang menunjukkan setiap perbuatan yang telah menyakiti Carol terbentang di hadapan Prilly, dia langsung terpaku."Nggak ada penjelasan yang bisa kamu berikan?" kata Brad. Dia merasa dirinya sudah bersikap sebaik mungkin terhadap Prilly. "Aku nggak akan menuntutmu, asal kamu nggak terus menggangguku.""Prilly, kita cuma guru dan murid. Kuharap kamu bisa menjaga diri."Prilly tidak menyangka Brad akan bersikap sedingin ini kepadanya. Kalau begitu, apa arti semua kenangan di antara mereka selama ini?Akal sehatnya perlahan mulai runtuh."Brad! Jadi di hatimu aku cuma seorang murid? Jangan bercanda! Mana ada orang yang pakai foto profil pasangan dengan muridnya? Pakai baju pasangan, bahkan sampai menulis sendiri pidato untuk pertunjukan kecilku yang hanya dihadiri sepuluh orang?""Sekarang Carol menghilang, baru kamu tahu arti menghargainya dan ingin menjauh dariku. Apa nggak terlambat? Semua orang tahu hubungan kita nggak biasa. Walaupun nggak pernah selingkuh secara fisi

  • Jalinan Cinta Dan Benci yang Akhirnya Harus Diputus   Bab 14

    "Belum, Pak. Semua pengawal dan detektif swasta yang kita kirim, pulang dengan tangan kosong. Keberadaan Nyonya sepertinya sengaja dihapus.""Satu-satunya petunjuk adalah mobil yang ditumpangi Nyonya saat dibawa pergi."Brad mengambil foto dari tangan asistennya dan melihatnya sekilas. "Selidiki. Istriku sudah hilang lebih dari 24 jam. Laporkan ke polisi."Asisten itu mengangguk, tetapi tampak masih ingin mengatakan sesuatu."Ada apa?""Masih ada beberapa berkas lagi. Ini mengenai Nyonya dan putra Bapak."Begitu mendengar itu, Brad segera merebut berkas itu dan membukanya. Dia menunduk. Sorot matanya dipenuhi ketegangan, bahkan kedua tangannya gemetar."Lengan Tuan Alden nggak pernah ditemukan. Hari itu hujan badai melanda Kota Handir dan memang nggak ada penerbangan kedua menuju Kota Handir.""Selain itu, alasan Tuan Alden melompat dari gedung adalah karena dihasut oleh teman Bu Prilly. Temannya bekerja sebagai perawat di rumah sakit. Setelah klarifikasi dipublikasikan, dia langsung m

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status