Setelah istirahat penuh selama dua minggu, Joshua mengizinkan Kiara berangkat ke kantor.“Kia, hari ini aku pulang telat, ya. Aku ada kerjaan di luar kota. Kemungkinan nyampe rumah larut malam,” ucap Joshua lalu lanjut menyendok isi piringnya. “Kamu berangkat pagi ini?” Kiara menoleh ke samping.“Nggak, agak siangan. Pukul sebelas. Sebenarnya aku mau pulang sore, tapi penerbangan dari sana cuma ada pukul delapan malam, belum lagi perjalanannya dua jam.” Joshua meneguk air putih. Sarapannya sudah tandas.“Hmm, yaudah, kalau gitu kamu nggak perlu antar aku ke kantor. Aku nyetir sendiri aja,” tawar Kiara agar Joshua tidak bolak-balik.“Aku sempat kok. Aku antar kamu setelah kamu selesai sarapan,” tolak Joshua tegas.Kiara tersipu. Ia selalu suka dengan perhatian Joshua yang tidak banyak bicara ini.Di parkiran kantor Kiara, Joshua menangkup kedua pipi Kiara, mencium kening Kiara lama. Lalu kecupan-kecupan singkat turun ke hidung, pipi, bibir dan leher Kiara. “Udah, geli.” Kiara mendoron
Last Updated : 2026-09-11 Read more