David menutup laptop dan merapikan kertas yang berserakan di atas meja, sisa rapat dengan klien bersama Kiara. Dua jam lalu Kiara dan David janji temu di kafe ini, sesuai permintaan klien mereka.“Vid, aku ke toilet bentar, ya,” pamit Kiara. “Hmm,” jawab David sambil mengangguk.Saat keluar dari toilet langkah Kiara terhenti, ia berdiri kaku menatap wanita di hadapannya. “Kenapa harus ketemu sama dia, ya, Tuhan,” cicit Kiara dalam hati. “Kiara, kebetulan sekali,” sapa Laura dengan senyum tipis yang dipaksakan.Kiara tidak menjawab. Ia hanya menatap lurus Laura. Melihat Kiara bergeming, Laura buka suara kembali.“Gimana rasanya setelah merebut pernikahan orang lain?” ujar Laura mengintimidasi.Kiara menghela napas berat, “Sepertinya perlu saya luruskan, agar kamu tidak playing victim. Saya tidak merebut apa pun dari siapa pun. Saya menggantikan kamu yang kabur saat itu,” ucap Kiara pelan namun dalam.“Jangan sembarangan menyebarkan rumor, Kiara. Aku pergi melanjutkan pendidikan ke Bo
Last Updated : 2026-09-18 Read more