Joshua memarkirkan mobil di pekarangan rumah mertuanya. Membukakan pintu untuk Kiara, dengan hati-hati menuntun Kiara turun dari mobil.“Mama,” panggil Kiara sambil mengetuk pintu.Dari dalam rumah terdengar langkah kaki berjalan mendekat. Suara kunci terbuka. Dari balik pintu terlihat Nadia tersenyum ramah.“Kia, Mama kangen banget nak,” ucap Nadia memeluk erat putri semata wayangnya. Mengelus lembut punggung Kiara.“Kia, juga kangen sama Mama,” ujar Kiara melerai pelukan hangat itu.“Ayo masuk, Joshua.” Nadia mempersilakan anak dan menantunya ke ruang tengah rumah.“Papa mana, Ma?” Joshua mengedarkan pandangan mencari keberadaan Arman.“Ada di kamar, sebentar Mama panggil. Oya, kemarin Joshua datang ke sini. Katanya kamu lagi gak enak badan, Kia. Beneran udah sembuh nak?” Langkah Nadi terhenti mengingat hal itu.“Udah kok, Ma,” balas Kiara seadanya, lalu melirik ke arah Joshua. “Iya Ma, kemarin, Kia demam dikit,” jawab Joshua sambil menggaruk alisnya yang tidak gatal dengan telunjuk
Last Updated : 2026-09-24 Read more