Rombongan kecil itu tiba di teras Kedai Teh Perbukitan yang dinaungi atap jerami tradisional. Aroma wangi daun teh poci bercampur irisan gula batu dan kayu manis langsung menguar menyambut kedatangan mereka, mengusir sisa-sisa hawa dingin yang menusuk tulang."Wah, pas banget! Di sini keliatannya hangat dan nyaman," ucap Wanda bernapas lega, memilih duduk di atas bangku kayu panjang yang menghadap langsung ke arah lembah hijau berbaris pohon pinus."Iya, hawanya langsung adem pas masuk ke teras kedai ini," timpal Diana duduk di sebelah Wanda, merapikan selendang rajutnya.Tama melangkah mendekati meja kasir bambu, memesan dua poci besar teh rempah hangat serta beberapa piring pisang goreng keju panas untuk kelima orang di meja.Tidak lama berselang, seorang pelayan kedai membawakan pesanan mereka di atas nampan anyaman bambu, meletakkannya dengan hati-hati di atas meja kayu."Silakan diminum teh poci hangatnya, Mas, Mba. Biar badannya nggak kedingi
Last Updated : 2026-10-15 Read more