Bzzzt... Bzzzt... Bzzzt...Getaran di atas nakas mendadak berhenti, menyisakan keheningan menegangkan selama dua detik sebelum layar ponsel kembali berpendar terang. Kali ini bukan panggilan suara biasa, melainkan permintaan panggilan video dengan nada dering khas yang memekakkan telinga.Nama Mas Rama berkedip-kedip menuntut.Aya tersentak, matanya membelalak panik. Ia menatap Joni yang masih menindih sebagian tubuhnya. "Joni, sembunyi... Mas Rama minta video call!" bisik Aya cepat, suaranya bergetar tegang.Mau tak mau, Joni segera meluncur ke sisi ranjang yang berlawanan, menyusup ke bawah gundukan selimut tebal, bersembunyi persis di samping pinggul Aya tanpa membuat lipatan kain terlihat mencurigakan.Aya menarik napas panjang, meraup selimut sutra abu-abu hingga menutupi dada polosnya, lalu menyandarkan punggungnya di headboard ranjang yang empuk. Dengan jemari yang sedikit gemetar, ia menyisir cepat rambutnya yang acak-acakan akibat pergulatan tadi, lalu menggeser ikon hijau
Última actualización : 2026-09-16 Leer más