Aroma nasi goreng dan kebul asap teh hangat memenuhi dapur Wisma Asri pagi itu. Suasana ramai riuh rendah seperti biasa. Anak-anak kos berkumpul di dapur, saling sikut dan berbagi tugas demi membantu Mbak Sri menyiapkan sarapan. Tidak ada rasa curiga, tidak ada ketegangan, hanya persaingan sehat nan konyol demi mencuri perhatian sang pemilik wujud lembut di rumah itu.Leo dan Raka, dua penghuni kos yang kelakuannya sering kali kembali ke setelan anak TK, terlihat paling heboh."Mbak Sri! Biar aku aja yang ngaduk nasi gorengnya, tanganku lebih berotot, Mbak!" seru Leo sambil mencoba merebut sodet dari tangan Mbak Sri."Dih, apaan! Ngaduk nasi doang pamer otot," potong Raka cepat, langsung menyenggol bahu Leo. "Mbak Sri, mending aku aja yang tata piring di meja. Rapi, presisi, estetik. Mbak Sri tinggal duduk manis aja!"Mbak Sri hanya terkekeh pelan, menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkah dua bujang itu. "Sudah, sudah... Leo, tolong ambilin piring di r
Última atualização : 2026-10-06 Ler mais