Setibanya di kantor, Amara langsung bergegas ke dalam lift yang akan membawanya ke tujuan, menuju ruang rapat utama karena waktu yang sudah mepet.Raka mengekor di belakang Amara. Dan saat keduanya berada dalam lift, pria itu izin pada wanita itu. “Aku numpang kerjain di kantor kamu ya, Ra. Aku mau lanjutin ngerjain yang tadi.”“Em, aku minta tolong ya, Ka. Aku cuma percaya sama kamu doang,” kata Amara sambil menatap Raka dengan pandangan penuh harap.Raka tersenyum tipis. “Serahkan semuanya sama aku, Ra.” Pria itu kemudian memajukan wajahnya, mencium bibir merah wanita cantik itu.Amara mengalungkan tangannya di leher Raka, membalas ciuman itu. Ciuman yang awalnya hanya sekedar kecupan singkat aja berubah menjadi ciuman panas akibat ulah Amara yang bermain dengan lidahnya.“Emmph, Ra…” Raka melepaskan paksa ciuman itu, mendorong pelan tubuh Amara. “Ganas amat, Bu. Nanti orang di ruang kontrol lihat, lho lewat CCTV.”Amara tersenyum nakal, dan kembali mengalungkan lengannya yang terle
Last Updated : 2026-10-22 Read more