Bau antiseptik tercium kuat saat mata Aira mulai terbuka. Kepalanya masih berdenyut hebat, matanya enggan terbuka. Namun, saat sapuan hangat meraba keningnya, ia dengan cepat membuka mata.Matanya menangkap sosok wanita cantik yang tersenyum ke arahnya. "Bangun juga, kamu sudah pingsan selama dua hari," ujar wanita itu, suaranya terdengar lembut di telinga Aira."Cih, suaramu sangat tidak cocok dengan prilakumu." Suara berat nan asing itu membuat kepala Aira menoleh, alisnya mengernyit saat memandangi dua orang yang tidak ia kenali sama sekali. Mata Aira menyapu sekelilingnya, tempat ini terasa asing baginya, kepalanya kembali berdenyut saat mengingat kejadian terakhir yang menimpanya."Jangan dipaksakan bangun. Kepalamu pasti masih sakit," cegah wanita itu lagi, sentuhannya terasa lembut di tangan Aira. Begitu menenangkan."Siapa ... kalian?" bisik Aira parau, tenggorokannya masih terasa kering bagai padang pasir. Jemarinya mencengkeram tepi selimut katun abu-abu yang membungkus tu
آخر تحديث : 2026-10-13 اقرأ المزيد