Fajar menyingsing perlahan, aroma masakan sudah menguar di area dapur. Beberapa menu tersaji dan terlihat menggugah selera, tetapi tidak bagi Rian, pria itu terlihat acuh dan hanya meraih selembar roti saja."Mas, tidak mau makan yang lainnya?" tanya Aira hangat. "Tidak," tolak Rian seperti biasanya,"sudah aku katakan jangan memasak terlalu banyak di pagi hari." Tangan Aira terkepal di bawah meja, lagi dan lagi penolakan yang ia terima. Bukan hanya di atas ranjang, tetapi Aira sering kali mendapatkan penolakan di atas meja makan. Hampir dua tahun ia bersabar, meyakinkan diri bahwa Rian akan berubah suatu hari nanti. Namun, kenyataannya, Rian semakin dingin dari hari ke hari. "Tidak masalah jika Mas tidak mau," lirih Aira, mulai kehabisan tenaga untuk berdebat. Wanita itu meraih beberapa makanan di atas meja dan menaruh kembali ke dapur. Hal itu mengundang tatapan heran dari Rian, tidak biasanya Aira dengan cepat menyerah, biasanya wanita itu akan merengek dan memohon agar masaka
Última actualización : 2026-09-07 Leer más