Napas Hazel memburu hebat, dadanya yang naik turun menempel erat pada dada bidang Lucas. Dalam posisi terhenti yang begitu dramatis di tengah arena lantai dansa, keheningan menyergap aula utama selama beberapa detik. Ratusan pasang mata menatap mereka dengan napas tertahan. Hingga tiba-tiba, tepuk tangan meriah memecah kesunyian. Di tepi arena, Nyonya Eleanor tersenyum lebar seraya berteriak kecil memecah suasana, "Cium! Cium!" Sorakan godaan itu dengan cepat disahut oleh para tamu lainnya. Aula megah itu mendadak riuh oleh siulan dan seruan manis yang menggema di seluruh sudut ruangan. Mendengar riuhnya godaan sang ibu, Lucas perlahan merapatkan tubuhnya, memangkas habis jarak yang tersisa di antara mereka. Iris mata abu-abunya meluncur turun, menatap lekat bibir manis Hazel yang sedikit terbuka. Mata Hazel membelalak kaku. Rasa dingin mendadak menjalar ke ujung jari-jarinya. "Jangan gila, Lucas! Ini tidak ada dalam kontrak kita!" bisik Hazel sangat pelan, suaranya tercekat di t
Last Updated : 2026-09-23 Read more