Rintik hujan membasahi sebuah makam yang berada di halaman rumah seorang pria bernama Hans. Makam yang terpahat nama Eve, yang merupakan istri tercintanya. Makam semakin basah bersamaan dengan tubuh Hans yang masih mematung di samping makam kecil istrinya. "Sayang, aku pergi dulu ke dalam. Besok pagi—tidak, nanti malam aku ke sini lagi setelah menyelesaikan pekerjaanku." Hans bangkit dari sana, berlalu masuk ke rumahnya dengan membawa sisa-sisa tanah makam di sekujur pakaiannya. *** "Jane, kamu mau ke mana lagi sekarang?" tanya seorang wanita paruh baya. "Aku ada kerja paruh waktu seperti biasa." "Oh ya, tapi bukannya hari ini kau libur kerja paruh waktu? Jane, kau tidak menjual barang haram itu lagi, kan?" "Tentu saja tidak, Bu. Aku sudah bilang, kan, tidak akan menjual barang haram itu lagi." Jane yang kesal segera pergi meninggalkan ibunya seorang diri di meja makan. Jane membawa mobil tua peninggalan ayahnya menyusuri jalanan. Asap rokok mengebul di dalam mobil seolah m
Last Updated : 2026-10-02 Read more