Me and My Destiny

Me and My Destiny

By:  Sweet July  Ongoing
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
0.0
Not enough ratings
45Chapters
15.5Kviews
Read
Add to library
Report
Overview
Catalog
Leave your review on App

Azkia Rachel Poernomo, seorang Gadis yang tidak pernah percaya diri untuk menjalani hubungan LDR (Long Distance Relationship) akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan sang Kekasih saat dia akan pergi untuk kuliah di kota yang berbeda dengan Teguh, kekasihnya. Perselingkuhan yang dilakukan oleh ayahnya di masa lalu, membuat Kia sulit untuk mempercayai bahwa sebuah hubungan yang terpisah jarak akan dapat berhasil. Meskipun hubungannya diputuskan sepihak oleh Kia, Teguh tetap pada pendiriannya memperjuangkan kekasih hatinya. Hingga akhirnya dia lelah dan mulai menyerah, kemudian membuka hati untuk yang lain. Bertahun-tahun Kia menghindar, akhirnya ketika takdir membawanya kembali ke kota kelahirannya, Kia disambut dengan undangan pernikahan Teguh. Kia tetap berusaha menghadapinya seolah tidak terjadi apa-apa. Seolah memang sudah tidak ada lagi cinta untuk lelaki itu. Tapi sampai kapan Kia sanggup membohongi perasaannya sendiri? Haruskah dia menjadi orang ketiga di dalam rumah tangga Teguh? Sedangkan dia sangat membenci orang ketiga, karena itu pernah membuat rumah tangga orang tua nya hampir berakhir. Ataukah dia harus membuka hatinya untuk menerima cinta yang lain? Sedangkan dirinya masih merasa belum berani untuk jatuh cinta, karena cinta yang sebelumnya dia rasakan hanya membawa luka bagi dirinya.

View More

Latest chapter

Interesting books of the same period

Comments
No Comments
45 chapters
Part 1
Kia menghela nafas panjang, namun sepertinya tidak dapat menghilangkan rasa sesaknya ketika memandang gambar di grup whatsapp SMA nya dulu. Undangan yang dikirimkan oleh Teguh, mantan kekasihnya saat SMA dlu, yang sialnya adalah cinta pertama wanita ini, Azkia Rachel Poernomo. Lima tahun terpisah karena kuliah di kota yang berbeda, sama sekali tak pernah bertemu, nyata nya tak bisa dengan mudah menghapuskan rasa kecewa nya. Benar kata orang, cinta pertama memang sulit untuk dilupakan.

Read more

Part 2
-Teguh POV-Hatiku bersorak ketika dari jauh kulihat sosok yang sudah lama sangat kurindukan. Mungkin takdir memang membawaku kesini, untuk bertemu dengannya. Gadis yang seja
Read more
Part 3
Kia bersenandung riang sambil melangkahkan kakinya. Entah kenapa pagi ini suasana hatinya begitu bagus. Secerah cuaca pagi ini, matahari bersinar cerah langit terlihat bersih dan biru. Sesekali angin bertiup menerpa wajahnya, sejuk.Read more
Part 4
Siang yang terik, Teguh melangkah masuk ke salah satu kafe yang sering dia datangi bersama Kalila, kekasihnya. Kafe ini menyediakan tempat yang nyaman buat ngobrol, karena suasana nya tidak terlalu ramai. Selain itu, hidangan dari kafe ini semuanya enak. Cocok dengan selera Teguh.Read more
Part 5
Kia menunduk tak sanggup menatap lelaki di depannya. Keadaan ini sama seperti 7 tahun yang lalu, saat Kia ingin mengakhiri hubungan mereka. Kafe tempat mereka bertemu saat ini pun sama. Bahkan Teguh memesan minuman yang sama. Iced Coffee Latte dan Es Cokelat favorit Kia.Read more
Part 6
-Kalila POV-Beberapa hari ini aku disibukkan dengan pekerjaanku, sehingga waktu untuk bertemu dengan calon suamiku sangat berkurang. Sepertinya Mas Teguh pun sama, disibukkan
Read more
Part 7
Kalila menghindar ketika Teguh mengarahkan tangannya untuk mengusap kepala Kalila. Pandangannya masih tertuju ke depan. Enggan untuk menatap calon suaminya. Hatinya sesak karena masih teringat kejadian itu.Read more
Part 8
Kia melirik sebuah benda yang tergeletak dengan manis di samping komputer di meja kerjanya. Pagi itu suasana masih sepi. Belum banyak yang datang. Kia melangkah lalu mengambil benda itu. Sebuah undangan dengan cover berwarna biru muda, dengan tinta silver bertuliskan Teguh & Kalila. Kia melirik cover undangan itu. Azkia Rachel Poernomo, S.Farm., Apt. Ya, namanya. Berarti undangan ini memang ditujukan untuknya.

Read more

Part 9
“Kamu?” Kia sedikit berteriak karena tidak percaya dengan pandangannya.Di kursi sebelahnya sudah ada lelaki tampan dengan setelan jas rose gold, yang men
Read more
Part 10
Kia mengedipkan kedua matanya, merasa silau karena sinar matahari yang sudah memasuki jendela kamarnya. Kepalanya sedikit pusing, mungkin karena terlalu banyak menangis tadi malam. Kedua matanya pun masih sembap, dan bagian kantung matanya terlihat membesar. Harusnya tadi malam dia mengompres kedua matanya sebelum jatuh tertidur.Read more
DMCA.com Protection Status