LOGINNayla Moretti terjerat dalam permainan berbahaya milik Damian Bellucci. Setelah suaminya mengusulkan pernikahan terbuka, Nayla bersumpah tak akan lagi membuka hatinya untuk cinta. Namun, segalanya berubah saat dia melangkahkan kaki ke dalam klub malam milik Damian. Dia adalah sahabat kakaknya. Sosok penuh kuasa dan misteri. Pria yang tak memberi ruang untuk penolakan. Apa yang awalnya hanya pelarian sesaat, perlahan berubah menjadi obsesi yang mencekik. Damian tak sekadar menginginkannya. Dia ingin memilikinya sepenuhnya. Tubuh, pikiran, dan jiwa. Dan semakin Nayla mencoba menjauh, semakin kuat Damian menariknya kembali. Kini, di antara hasrat dan kehancuran, Nayla dihadapkan pada pilihan. Menyerah pada kegelapan, atau memperjuangkan versi dirinya yang bahkan tak lagi dia kenali? Karena satu hal yang pasti, Damian Bellucci tak pernah melepaskan apa yang telah menjadi miliknya.
View Moreหญิงสาวในวัย 19ปี ยืนส่องกระจกเพื่อตรวจความเรียบร้อยเครื่องแต่งกายของชุดนักศึกษา เธอสวมใส่เสื้อในขนาดที่พอดีตัว กระโปรงพลีทสีดำสนิท ผิวขาวผุดผาดราวกับจะเรืองแสงได้ ใบหน้าเรียวเล็ก ผมสีน้ำตาลเข้มธรรมชาติถูกมัดรวบขึ้นเป็นหางม้าเรียบตึง คิ้วเรียงสวย แก้มป่องนิดๆ ดวงตาเป็นประกาย กำลังยืนยิ้มให้กับตัวเองในกระจก
"เรียบร้อย..เยี่ยม"
วันนี้เป็นวันเปิดเทอมวันแรกของเธอ..น้ำอิง พิกุลงาม นักศึกษาชั้นปีที่หนึ่ง ถือกระเป๋าผ้าใบละไม่ถึงร้อย เดินลงมาจากชั้นแปด เพราะอะไรงั้นเหรอ 'ลิฟต์เสีย' ดันมาเสียในวันแรกของการเปิดเทอมคิดดูแล้วเธอคงจะดวงดีใช่เล่น
น้ำอิงใช้ชีวิตตัวคนเดียวได้สองปี พ่อแม่ของเธอเกิดอุบัติเหตุเสียชีวิตพร้อมกัน ทุกอย่างมันเกิดขึ้นเร็วมาก ญาติพี่น้องที่พอได้พึ่งพาก็มีเพียงลุงของเธอที่ทำงานหาเช้ากินค่ำ คอยช่วยเหลือเท่าที่ลุงพอจะทำให้ได้ เช่นการประชุมผู้ปกครอง รวมไปถึงยามที่น้ำอิงเจ็บไข้ได้ป่วย
ก้าวเล็กเดินจนมาถึงที่ใต้ตึกและเดินต่อไปอีกประมานสองเมตรก็จะเป็นป้ายรถเมล์ รอไม่นานนักรถเมล์ประจำทางสายที่เธอจะต้องขึ้นก็มา วันเปิดวันแรกสิ่งที่จะต้องเกิดขึ้นก็คือ รถติด
"ชิดในเลยครับ ชิดใน" เป็นเสียงของกระเป๋ารถเมล์เมื่อมีคนขึ้นรถมาใหม่
"อ๊ะ! ขอโทษค่ะ" ฉันเอ่ยขอโทษทันทีที่เท้าของตนเองไปเหยียบเท้าของผู้ชายคนนึงเข้าโดยไม่ได้ตั้งใจ
"อืม.." เป็นเสียงตอบรับที่ครางออกมาจากลำคอแกร่งที่เต็มไปด้วยเส้นเลือด และมันก็สามารถเรียกให้แววตาใสคอยหันไปมองตลอดจนถึงมหาวิทยาลัยที่น้ำอิงเรียน
"หล่อจัง" น้ำอิงเอ่ยพูดกับตัวเองทันทีที่ลงจากรถเมล์ และก็เป็นจังหวะเดียวกันกับที่ชายหนุ่มคนนั้นหันมามองผ่านหน้าต่างบนรถเมล์ สองคนสบตากันนิ่งจนรถเมล์ขับเคลื่อนออกจากป้ายรถเมล์สองคนนั้นถึงได้ละสายตาออกจากกัน
"นายครับ! คุณท่านโทรมาครับบอกว่ามีเรื่องด่วนให้กลับบ้านทันทีที่เสร็จธุระครับ" องอาจมือขวาที่ยืนอยู่ข้างหลังพูดขึ้นหลังจากได้อ่านข้อที่ถูกส่งมาจากนายใหญ่ นั่นก็คือพ่อของคนที่ยืนอยู่ตรงหน้าเขานั่นเอง
สิงห์ เสนีต์ ลูกชายคนโตของตระกูลเสนีต์ ใบหน้าคมเข้มสมชายชาตรี คิ้วเข้มพาดเฉียง ดวงตาคมกริบน่าค้นหาดุจเทพบุตรอย่างไรอย่างนั้น สิงห์ไม่ได้หันหน้าไปทางมือขวาแต่ก็ได้ยินชัดเจนทุกคำที่องอาจพูดออกมา เพราะสายตาเขากำลังเหม่อมองไปที่มหาวิทยาลัยตรงหน้า
สาเหตุที่เขามาขึ้นรถเมล์ในวันนี้ เพราะเขาคิดถึงอดีต..ที่ต่อให้ผ่านมากี่ปี เขาก็ยังไม่อาจลืมมันได้แม้แต่วันเดียว อดีตของคนรักเก่า วันที่เขาได้พบกับดอกแก้วครั้งแรกบนรถเมล์สายนี้ในวันเปิดเทอมวันแรก และรถเมล์สายนี้มักจะแน่นไปด้วยผู้คนเพราะเป็นสายที่นานๆจะมาสักคัน เมื่อรถเมล์มาก็เป็นที่แน่นอนว่าทุกคนก็ต่างแย่งกันขึ้นจนผู้คนเบียดเสียดแออัดจน..เท้าเล็กของดอกแก้วก็เหยียบเข้ากับเท้าของเขาโดยที่ไม่ได้ตั้งใจเช่นกัน เหมือนกับเด็กผู้หญิงคนที่เขาพึ่งเจอในวันนี้
"ลงป้ายหน้า" เสียงทุ้มเอ่ยพูดกับองอาจก่อนที่องอาจมือขวาจะเดินแทรกตัวเพื่อเปิดทางพร้อมกับไปกดกริ่งเพื่อเป็นสัญญาณว่าจะลงป้ายหน้า
ขายาวก้าวลงจากรถเมล์แล้วเดินไปขึ้นรถยนต์คันหรูที่ขับต่อท้ายรถเมล์ สิงห์หยิบโทรศัพท์ออกมาก่อนจะกดหมายเลขปลายทาง รอไม่นานปลายสายก็กดรับทันที
"ไง ลูกชาย" เสียงแหบเอ่ยทักทายคนเป็นลูกทันที เพราะสิงห์ถ้าไม่มีอะไรที่สำคัญเขามักจะไม่พูดหรือโทรหาคนเป็นพ่ออย่างแน่นอน
"ผมจะกลับมาอยู่ไทย" น้ำเสียงเรียบนิ่งพูดขึ้นสั้นๆ
"พ่อดีใจนะ ที่สิงห์ทำใจได้แล้ว พ่อจะจัดการทุกอย่างให้" น้ำเสียงที่เต็มไปด้วยความดีใจ นานกี่ปีแล้วนะที่ลูกชายเขาไปอยู่ที่ต่างประเทศตั้งแต่วันนั้น
"ขอบคุณครับพ่อ" นิ้วเรียวกดวางสาย แล้วนั่งพิงเบาะก่อนที่จะหลับตาลง 'ลาก่อนดอกแก้ว ผมจะเก็บคุณเอาไว้ในส่วนลึกของหัวใจ' ได้เวลาที่เขาต้องเริ่มชีวิตใหม่เสียที
สิบปีที่แล้ว
หน้าห้องฉุกเฉิน
เสียงผละประตูที่เปิดออกมาจากห้องฉุกเฉิน ทำให้ชายหนุ่มที่นั่งอยู่หน้าห้องรีบลุกขึ้นยืนเต็มความสูงก่อนจะเดินไปหาพยาบาลสาวที่กำลังยืนนิ่งก่อนจะพูดออกมาด้วนน้ำเสียงที่บอกถึงความเสียใจ
"เสียใจด้วยจริงๆนะคะ แต่ทีมแพทย์พยายามกันสุดความสามารถแล้วจริงๆค่ะ" มือเล็กประสานกันบีบแน่นจนเกร็งไปหมด ก่อนจะพูดประโยคถัดไปเมื่อเห็นว่าญาติยังคงยืนนิ่ง
“Dengarkan aku, Amore.”Damian menarik tengkuk Nayla. Jemarinya masuk ke sela-sela rambut panjang yang malam-malam sebelumnya dia belai dengan lembut, tapi kini justru harus dicengkeram dengan cukup kencang. Dari cara dia mengeratkan tangan, Damian mulai tampak frustasi untuk berusaha membuat Nayla mengerti.“Nay, aku pergi supaya kamu tetap hidup. Dan jangan khawatir karena aku akan kembali lagi, bukan sebagai orang yang menyeretmu ke dalam bahaya, tapi sebagai satu-satunya tempat di mana kamu bisa berdiri tanpa punya rasa takut lagi.”“Kalau begitu, aku juga akan ke Italy. Aku akan menunggu kamu di rumahmu.”“Justru kamu harus menjauh sejauh-jauhnya dari aku, Nayla.”“Tapi kenapa?”“Karena kalau kamu tetap di sekitarku.” Damian menjeda ucapannya sejenak. “Aku yang akan membunuhmu. Bukan dengan tanganku. Tapi dengan keberadaanku.”Nayla memejamkan mata. Tangannya mencengkeram lengan Damian kuat. Kalimat itu terdengar lebih kejam dari tembakan mana pun. Menjauh dari Damian adalah baya
Damian berdiri lama di ruang tengah. Nayla memeluknya erat, tapi alih-alih membalas, sebelah tangannya justru menekan permukaan meja hingga buku jarinya memutih. Semua hal yang ditangkap alat indra terasa samar, kecuali kekacauan yang ada di pikirannya sendiri.Nayla.Wanita itu adalah alasan dia bertahan hidup, tapi juga alasan seluruh pertahanannya runtuh lebih cepat.Damian menutup mata, menarik napas panjang, lalu membukanya lagi. Satu-satunya cara agar Nayla selamat adalah dengan perlindungan penuh. Namun, siapa yang bisa dia percaya? Adrian akan selalu menjaganya, Andy cukup tangguh, semua timnya loyal, tapi Damian tak akan pernah siap untuk menitipkan Nayla pada tangan siapa pun selain tangannya sendiri.Sialnya, di situlah letak bencananya. Karena jika terus bersama dirinya, Nayla juga bersanding dengan pusat badai. Jonathan tak akan berhenti. Setiap peluru, setiap mata, setiap intrik yang datang, arahnya akan selalu ke Damian, dan itu berarti ke arah Nayla juga.“Damian,” lir
Gerbang besi itu menutup kembali seiring dengan mobil Damian yang meluncur perlahan ke halaman villa. Lampunya meredup, sebelum akhirnya mati sepenuhnya. Mesin masih menyala saat Andy seketika muncul dari pintu utama. Matanya menyapu mobil, lalu naik ke arah Damian.Damian tidak menoleh. Dia hanya mengangkat satu jari, lalu menurunkannya kembali.Cukup.Andy urung mendekat. Dia mengangguk tipis, berbalik, dan masuk kembali ke dalam villa sambil mencegah Andrian yang juga hampir mendekati Damian. Tidak perlu dijelaskan, jika Damian memberi kode itu, berarti pembicaraan apa pun yang akan ada di dalam mobil, bukan untuk telinga orang lain.“Aku harus pergi sekarang juga,” ucap Alessandro seraya membuka sabuk pengaman.Dia menatap Damian dari samping. Pandangannya tajam, tapi di balik itu ada sesuatu yang nyaris menyerupai kepedulian. Sebuah emosi yang jarang dia izinkan muncul.“Urusan kita benar-benar selesai,” lanjut Alessandro. “Semuanya sudah aman.”Damian akhirnya menoleh. Tatapan m
“Kalian merasa pintar?” tanya Damian pelan.Damian tidak langsung bergerak untuk menghabisi. Langkahnya justru maju satu tapak, terukur, dan berhenti pada jarak yang membuat napas mereka saling bersinggungan. Dari posisi sedekat itu, Damian bisa melihat pori-pori kulit yang menegang karena takut.Tanpa terburu-buru, tangan kanan Damian terangkat, lalu menyelipkannya ke saku jaket salah satu dari mereka tanpa izin. Gerakannya santai, seolah sedang mengambil barang miliknya sendiri. Tak butuh waktu lama bagi Damian hingga membuat benda itu dikeluarkan hanya dengan dua jari.Sebuah alat perekam yang tipis, kecil, nyaris tak terlihat jika tidak terlalu diamati.“Cukup rapi,” gumam Damian sambil menimbangnya sejenak di telapak tangan, seolah sedang menilai sesuatu yang sepele.Detik selanjutnya, dia menjatuhkannya ke aspal. Satu injakan kaki lantas menyusul. Tidak keras, tidak emosional, tapi suara retakan kecil sudah langsung terdengar. Plastik dan logam remuk menjadi satu, tak lagi punya












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews