Share

Misteri keluarga mas Fandi

"Mama, Lala kangen deh."

Gadis kecil itu tetiba memelukku di atas ranjang. Aku memang menyusul nya tidur semalam, bahkan kuciumi wajahnya begitu lama, tapi tidurnya terlalu lelap untuk menyadari keberadaanku.

"Sudah bangun?" Aku mengusap rambutnya yang wangi.

Lala menganggukkan kepala. "Kita jadi pergi?"

Aku tersenyum, dia sudah memastikan rencana kami, padahal hari masih sangat gelap. "Kita solat subuh dulu yuk, nanti baru bicara lagi. Bagaimana?"

"Oke ma!" Dia beranjak dari ranjangnya, lalu berlari keluar menuju ruang sholat.

Aku menurunkan kakiku dari atas ranjang, udara begitu dingin pagi ini, di tambah airnya pasti akan lebih dingin lagi.

Setelah menjalankan ibadah solat, aku dan Lala kembali ke dalam kamarnya. Gadis kecil itu bahkan sudah sembunyi di balik selimut tebalnya lagi.

"La..." Dia hanya memperlihatkan dua bola mata saat aku memanggil namanya. "Bagaimana kalau kita ke pantai?"

Wajahnya terkejut dia sampai terduduk kembali. "Pantai ma? Betul kita ke pantai?"

"Betul, kebu
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status