Damn Husband!

Damn Husband!

Oleh:  Mega Kembar  On going
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
0.0
Belum ada penilaian
5Bab
521Dibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Tinggalkan ulasan Anda di APP

Demi melunasi hutang keluarganya Senja dipaksa menikah dengan mantan saudara angkatnya yang dulu pernah melecehkannya. Hidup serumah dengan Dirga membuat Senja di bayangi rasa takut terlebih ketika mengetahui identitas asli suaminya yang seorang bos Mafia. Pelecahan dan pembunuhan sudah menjadi asupan sehari-hari, terlebih saat Senja mulai masuk ke dalam permainan "Serigala Vs Domba." Apa yang akan terjadi.

Lihat lebih banyak
Damn Husband! Novel Online Unduh PDF Gratis Untuk Pembaca

Bab terbaru

Buku bagus disaat bersamaan

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Komen
Tidak ada komentar
5 Bab
Terpaksa Menikahi Ceo
Oktober 2015Raut wajah gadis cantik itu berubah pias. Bibirnya bergermetuk menahan amarah  ketika pria yang lebih muda berkata, "Aku datang untuk melamarmu, Senja!""Jangan becanda! Kau sudah gila!" Senja berdiri menatap tajam si pelaku yang duduk tenang di sofa. Dialah Dirga Gee Xaperius, pewaris utama perusahaan GXA Company."Tidak! Aku serius mau menikahimu!" balas Dirga tidak terprovokasi dengan kemarahan gadis di depannya."Keparat! Kau berniat memperistri saudaramu sendiri?!""Saudara?!" Dirga mendengkus. "Sejak kapan kau menjadi saudaraku, Senja?""Itu ...." Senja kehilangan kata-kata. Lidahnya terasa kelu. Meski begitu hatinya teramat sakit mendengar pria yang dianggap sebagai adik tidak mengakui hubungan kekeluargaan di antara mereka."Kau tahu sendiri aku tak pernah dianggap di keluarga ini."  Dirga tersenyum sinis. Pemuda berusia 25 tahun itu kembali mengingat moment 10 tahun lalu saat pertam
Baca selengkapnya
Kabur Dari Pernikahan
"Cukup! Berhenti! Jangan pukul Kak Adnan!" Jeritan menggema. Dengan suaranya yang parau, Senja berusaha menghentikan aksi pengeroyokan atas Adnan. Rencana melarikan dirinya gagal total.Air mata yang semula mengering, kembali bercucuran. Senja tidak tega melihat pria pujaan hatinya menjadi bulan-bulanan para Bodyguard."Hentikan, Dirga! Kau sudah keterlaluan!" Senja berteriak murka pada Dirga yang bersandar di mobil. "Cepat! Perintahkan anak buahmu untuk berhenti memukuli Kak Adnan. Dia tidak bersalah!"Mendengar pembelaan itu, Dirga yang tengah asyik menyaksikan penyiksaan atas Adnan beralih melihat ke arah calon istrinya yang kini tengah berurai air mata. Melihatnya membuat Dirga muak."Tidak salah katamu?" sentak Dirga menggeram. "Pria ini telah berani mengambil milikku. Dia pantas dihukum.""Kau iblis! Tidak punya hati," maki Senja dengan tubuh yang masih ditahan para pengawal. Pemberontakan kembali dilancarkan.Baca selengkapnya
Pemaksaan Di Malam Pertama
"Makanlah sebelum hidangannya dingin."Senja menatap sajian mewah di depannya dengan pandangan datar. Bukan Senja tidak lapar, sejatinya dia belum makan sejak kemarin sore. Namun, pikirannya masih melalang buana pada peristiwa beberapa saat lalu.Di mana dengan tidak beradabnya, Dirga memanggul Senja ke mobil dan membawanya pergi. Di sinilah Senja berakhir. Di rumah Dirga. Mansion besar yang ada di ujung pusat kota.Senja mencebik. Moodnya terjun bebas. Apalagi saat mengingat tentang Adnan. Bagaimana keadaan cinta pertamanya itu? Apa dia baik-baik saja? Jika sampai Senja mendengar kabar bahwa Adnan meninggal dunia. Maka sampai mati pun Sekar tidak akan pernah memaafkan Dirga. Senja bersumpah akan membalas dendam."Kenapa tidak dimakan? Apa makanannya tidak enak?" Dirga memecah kesunyian. Suara baritonnya berhasil menyentak Senja dari lamunan. "Kau masih marah karena aku membawamu sini?" tanya Dirga lagi. Sen
Baca selengkapnya
Rencana Melarikan Diri
Senja mengerjap saat cahaya menusuk retina matanya. Perih sekali. Akan tetapi, ada yang lebih menyakitkan dari itu. Bukan hanya rasa sakit, namun juga sesak yang ada.Mengingat moment pemaksaan semalam, membuat Senja ingin mati.Dirga telah memaksakan kehendaknya tanpa kelembutan sedikitpun. Senja yang tidak berdaya hanya mampu menangis, meronta pun menambah luka hati. Sudah tak terhitung berapa banyak gigitan, tamparan dan pukulan yang hinggap di wajahnya saat Dirga bermain kasar semalam. Menguasai ranjang dan memperlakukan Senja layaknya wanita malam.Jangankan itu, ketika Senja menjerit sampai suaranya serak, Dirga tak bergeming dan sibuk meraih kepuasan sendiri.Tidak ada kenikmatan di sana. Yang ada hanya rasa sakit dan perih yang membuat Senja menangis keras. Bukan hanya di area pinggang yang remuk, tetapi hatinya pun ikut hancur berkeping-keping."Kau sudah bangun?!"Pertanyaan bodoh itu membuat Senja menengadah. Wajah
Baca selengkapnya
Labirin Pemburu
Satu sejam berlalu sejak kepergian Dirga, Senja kini mulai bersiap ke luar dari kamar. Ini adalah waktu yang pas untuk melarikan diri.Senja sudah merencanakan semua ini sejak lama. Dengan mengamati kegiatan para bodyguard di tempat post jaga, Senja menemukan satu celah kecil.Ada satu lorong yang ketika tengah malam selalu sepi dari penjagaan.Itu adalah lorong di dekat gudang tak terpakai. Sebuah tempat rahasia yang entah berujung ke mana. Namun, Senja percaya bahwa lorong gelap itu adalah jalan menuju ke luar Mansion.Entah kenapa, para bodyguard selalu tidak berani berjaga di lorong yang minim pencahayaan itu. Mereka bilang ada hantu.Yang benar saja. Memang ada hantu di zaman milenial ini?Akan tetapi, tingkah pengecut mereka memberikan celah untuk Senja melarikan diri.Senja harus cepat sebelum Dirga pulang. Saatnya bertaruh nasib.Dengan mengendap-endap penuh perhitungan, Senja membuka pintu dan mulai menjelajahi
Baca selengkapnya
DMCA.com Protection Status