Bagaimana Cara Menerjemahkan Naskah Sunda Kuno?

2026-01-25 18:28:35 286

4 Answers

Wyatt
Wyatt
2026-01-26 14:55:16
Menerjemahkan naskah Sunda kuno itu seperti menyusun puzzle raksasa yang penuh teka-teki. Awalnya, aku pikir cukup dengan kamus Sunda modern, tapi ternyata banyak kosakata dan struktur bahasa yang sudah punah atau berubah makna. Salah satu metode paling efektif adalah membandingkan teks dengan naskah sejenis dari periode yang sama, seperti 'Carita Parahyangan' atau 'Bujangga Manik', untuk memahami konteks budaya saat itu.

Aku juga sering berkonsultasi dengan ahli filologi dan menggunakan sumber sekunder seperti catatan Belanda dari abad ke-19 yang kadang memuat transliterasi. Prosesnya lambat—kadang satu halaman butuh berminggu-minggu hanya untuk memastikan satu frasa ambigu. Tapi sensasi ketika berhasil mengungkap makna tersembunyi itu luar biasa, seperti menemukan harta karun sejarah yang terlupakan.
Gavin
Gavin
2026-01-26 23:30:26
Ada semacam euforia khusus saat berhasil menafsirkan metafora dalam naskah Sunda kuno. Baru-baru ini aku menemukan frasa 'gunung ngahiang' dalam sebuah pupuh—ternyata itu alegori untuk keruntuhan kerajaan, bukan gunung literal. Untuk sampai ke situ, aku harus bolak-balik museum Sri Baduga mempelajari prasasti Batu Tulis, plus ngobrol dengan para kokolot di kampung adat Ciptagelar. Mereka masih menjaga tradisi lisan yang sering kali memuat versi berbeda dari teks tertulis. Kolaborasi semacam ini penting karena bahasa Sunda kuno sarat dengan idiom dan peribahasa yang maknanya hanya dipahami melalui tradisi tutur.
Brandon
Brandon
2026-01-29 07:13:22
Menerjemahkan naskah tua itu seperti jadi detektif bahasa. Pertama-tama, aku selalu cek mediumnya dulu—lontar, daluang, atau kertas daluang? Tinta yang berbeda bisa memengaruhi cara membaca huruf. Lalu perhatikan watermark jika pakai kertas Eropa abad 17-18, itu membantu menentukan zaman naskah. Untuk kamus, 'Kamus Umum Basa Sunda' karya R. Satjadibrata cukup membantu walau harus dikroscek dengan sumber lain. Tip praktis: catat semua variasi ejaan karena standar ortografi Sunda kuno belum seragam. Kadang satu kata bisa ditulis lima cara berbeda dalam naskah yang sama!
Lydia
Lydia
2026-01-30 15:24:29
Dari pengalamanku mengoleksi manuskrip, kunci utama terjemahan naskah kuno ada tiga: paleografi (membaca aksaranya), filologi (memahami bahasanya), dan hermeneutika (menafsirkan konteks). Untuk Sunda kuno, masalah umumnya adalah aksara Sunda kuno yang berbeda dengan modern, plus banyak singkatan dan simbol khusus. Aku biasanya foto naskah, perbesar detailnya, lalu cocokkan dengan tabel aksara dari buku 'Paleografi Sunda' karya Ekadjati. Uniknya, beberapa naskah malah lebih mudah dibaca dalam versi huruf Arab gundul (Pegon) karena lebih terstandarisasi.
View All Answers
Scan code to download App

Related Books

Bagaimana Mungkin?
Bagaimana Mungkin?
Shayra Anindya terpaksa harus menikah dengan Adien Raffasyah Aldebaran, demi menyelamatkan perusahaan peninggalan almarhum ayahnya yang hampir bangkrut. "Bagaimana mungkin, Mama melamar seorang pria untukku, untuk anak gadismu sendiri, Ma? Dimana-mana keluarga prialah yang melamar anak gadis bukan malah sebaliknya ...," protes Shayra tak percaya dengan keputusan ibunya. "Lalu kamu bisa menolaknya lagi dan pria itu akan makin menghancurkan perusahaan peninggalan almarhum papamu! Atau mungkin dia akan berbuat lebih dan menghancurkan yang lainnya. Tidak!! Mama takakan membiarkan hal itu terjadi. Kamu menikahlah dengannya supaya masalah selesai." Ibunya Karina melipat tangannya tegas dengan keputusan yang tak dapat digugat. "Aku sudah bilang, Aku nggak mau jadi isterinya Ma! Asal Mama tahu saja, Adien itu setengah mati membenciku! Lalu sebentar lagi aku akan menjadi isterinya, yang benar saja. Ckck, yang ada bukannya hidup bahagia malah jalan hidupku hancur ditangan suamiku sendiri ..." Shayra meringis ngeri membayangkan perkataannya sendiri Mamanya Karina menghela nafasnya kasar. "Dimana-mana tidak ada suami yang tega menghancurkan isterinya sendiri, sebab hal itu sama saja dengan menghancurkan dirinya sendiri. Yahhh! Terkecuali itu sinetron ajab, kalo itu sih, beda lagi ceritanya. Sudah-sudahlah, keputusan Mama sudah bulat! Kamu tetap harus menikah dangannya, titik enggak ada komanya lagi apalagi kata, 'tapi-tapi.' Paham?!!" Mamanya bersikeras dengan pendiriannya. "Tapi Ma, Adien membenc-" "Tidak ada tapi-tapian, Shayra! Mama gak mau tahu, pokoknya bagaimana pun caranya kamu harus tetap menikah dengan Adien!" Tegas Karina tak ingin dibantah segera memotong kalimat Shayra yang belum selesai. Copyright 2020 Written by Saiyaarasaiyaara
10
|
51 Chapters
Bagaimana Denganku
Bagaimana Denganku
Firli menangis saat melihat perempuan yang berada di dalam pelukan suaminya adalah perempuan yang sama dengan tamu yang mendatanginya beberapa hari yang lalu untuk memberikannya dua pilihan yaitu cerai atau menerima perempuan itu sebagai istri kedua dari suaminya, Varel Memilih menepi setelah kejadian itu Firli pergi dengan membawa bayi dalam kandungannya yang baru berusia delapan Minggu Dan benar saja setelah kepergian Firli hidup Varel mulai limbung tekanan dari kedua orang tuanya dan ipar tak sanggup Varel tangani apalagi saat tahu istrinya pergi dengan bayi yang selama 2 tahun ini selalu menjadi doa utamanya Bagaimana Denganku?!
10
|
81 Chapters
Istri Naskah Mas Politikus
Istri Naskah Mas Politikus
Rumus hidup Olla itu simpel: serang dulu, nyesel kemudian. Berawal dari dendam salah alamat, berakhir di pelaminan yang salah kontrak! Olla, sang mantan jurnalis amatir, harus rela jadi "tameng hidup" bagi Aidan Halim, politikus ganteng tapi mulutnya super pedes. Tugasnya cuma satu: pura-pura jadi istri bahagia supaya kekasih asli Aidan aman dari sorotan. Namun, menjadi istri kontrak ternyata nggak segampang yang Olla kira. Antara drama penculikan yang nggak ada di naskah, dan rahasia yang hampir bocor ke media. Olla mulai bertanya-tanya: ini dia lagi main drama Korea atau masuk ke lubang buaya, sih?
Not enough ratings
|
16 Chapters
Warisan Artefak Kuno
Warisan Artefak Kuno
Di dunia persilatan kuno, Rong Guo menjalani kehidupan di sebuah sekte bela diri tanpa kekuatan apa pun. Terhina dan dianiaya oleh sesama anggota sekte, hidupnya tampak tanpa harapan. Namun, segalanya berubah saat ia menemukan sebuah artefak yang mengubah hidupnya. Dalam perjalanan pencariannya untuk menguasai kekuatan artefak itu, Rong Guo menyadari bahwa dirinya bukanlah individu biasa. Terdapat garis keturunan darah yang menghubungkannya dengan artefak tersebut, dan dengan tekad yang membara, ia memulai pencarian untuk mengetahui identitas sejatinya. Namun, perjalanan Rong Guo tidaklah mudah. Sebagai pewaris artefak kuno, ia menjadi target kelompok-kelompok yang haus akan kekuatannya. Rong Guo harus terus melarikan diri dan menyembunyikan identitasnya sebagai keturunan terakhir yang mampu menguasai kekuatan artefak itu. Dalam kisah epik ini, Rong Guo akan menghadapi pertarungan sengit, mengungkap konspirasi besar dalam dunia persilatan. Setiap langkahnya membuka tabir rahasia, memunculkan teka-teki besar tentang garis darahnya dan mengapa ia memiliki kemampuan untuk mengendalikan kekuatan artefak kuno. Dalam "Warisan Artefak Kuno," semua jawaban terkait kekuatan luar biasa Rong Guo dan rahasia keturunannya akan terungkap. Mampukah ia mempertahankan warisan berharga ini ataukah akan luluh di tengah gempuran konspirasi dan pertarungan sengit? Temukan jawabannya dalam novel yang akan memompa adrenalinmu hingga halaman terakhir!
9.8
|
459 Chapters
Lupa Cara Pulang
Lupa Cara Pulang
Apa jadinya jika kamu terbangun di tempat yang asing… tapi semua orang di sana mengaku mengenalmu? Seorang pemuda bernama Rey terbangun di sebuah rumah tua di tengah desa yang tak ada di peta. Tak ada sinyal. Tak ada jalan keluar. Semua penghuni desa memanggilnya dengan nama yang tidak ia kenal. Mereka memperlakukannya seperti keluarga. Tapi setiap malam, Rey mendengar bisikan dari balik dinding, langkah kaki yang tak terlihat, dan mimpi buruk yang membuatnya semakin lupa siapa dirinya. Setiap ia mencoba meninggalkan desa, jalan yang dilaluinya selalu membawanya kembali ke titik semula—rumah tempat ia terbangun. Dan yang lebih mengerikan, setiap harinya wajah orang-orang di desa itu perlahan berubah... menjadi sosok yang tak lagi manusia. Apa yang sebenarnya terjadi? Siapa Rey sebenarnya? Dan... mengapa ia tidak bisa mengingat jalan pulang?
Not enough ratings
|
15 Chapters
Cara Menangani Perselingkuhan
Cara Menangani Perselingkuhan
"Suamiku berselingkuh, apa yang harus kulakukan? " Gumamku pada diriku sendiri. Aku sudah tahu hal ini akan terjadi, jadi aku tidak panik. Cepat atau lambat dia memang akan berselingkuh, untungnya aku sudah mempersiapkan skenario tentang apa yang harus kulakukan saat menghadapi situasi ini.
10
|
86 Chapters

Related Questions

Bagaimana Karakter Si Kabayan Dalam Dongeng Sunda?

4 Answers2025-11-22 03:05:47
Kabayan itu karakter yang bikin geleng-geleng kepala sekaligus ngakak. Dia digambarkan sebagai petani malas tapi licik, selalu cari cara mudah buat hidup. Dongeng Sunda suka pake dia buat sindir orang-orang yang males kerja keras. Yang unik, Kabayan sering dikasih ending ironis—misalnya dia tipu orang pake akal bulus, tapi akhirnya kecolongan sendiri. Lucunya, ceritanya selalu ada pesan moral terselip, kayak 'jangan sok pinter' atau 'kerja keras tuh penting'. Aku suka banget cara dongeng Sunda bungkus kritik sosial pake humor receh begini.

Siapa Yang Bertanggung Jawab Atas Naskah Film Di Perusahaan Produksi?

3 Answers2026-01-24 16:24:33
Di dunia perfilman, khususnya di perusahaan produksi, banyak aspek yang terlibat dalam pembuatan naskah film. Biasanya, penulis skenario adalah orang yang bertanggung jawab utama untuk menciptakan naskah. Namun, proses ini seringkali melibatkan kolaborasi dengan beberapa pihak. Penulis sering kali bekerja dengan produser, sutradara, dan bahkan tim pengembangan untuk memastikan bahwa naskah tersebut sesuai dengan visi dan tujuan produksi. Jadi, ketika kita berpikir tentang 'siapa yang bertanggung jawab', sebenarnya ada banyak lapisan kerja yang terlibat di dalamnya. Saya ingat saat menonton film seperti 'Parasite', saya sangat terkesan dengan bagaimana Bong Joon-ho dan Han Jin-won berkolaborasi dalam penulisan naskah. Tim produksi sering melakukan revisi berkali-kali, menyesuaikan detail agar bisa mengoptimalkan skenario yang ada. Dalam prosesnya, ada juga editor naskah yang berperan untuk meninjau dan memberi masukan agar naskah semakin matang. Hal ini menunjukkan bahwa pembuatan naskah lebih dari sekadar tugas tunggal; itu adalah kerja tim yang kreatif dan kolaboratif. Jadi, bisa dibilang penulis skenario adalah yang pertama bertanggung jawab, tetapi tidak boleh dilupakan bahwa banyak orang di behind the scenes juga punya pengaruh besar dalam membentuk naskah tersebut. Ini menjadikan film sebagai hasil kolaborasi berbagai bakat dan keahlian, yang tentunya diapresiasi oleh para penonton.

Berapa Lama Proses Review Naskah Di Penerbit Laut Bercerita?

3 Answers2025-12-07 17:29:48
Pengalaman mengirim naskah ke Penerbit Laut Bercerita cukup menarik. Awalnya kugira prosesnya bakal cepat karena reputasi mereka yang ramah terhadap penulis baru, tapi ternyata butuh kesabaran ekstra. Setelah mengirim draft novel fantasi ku bulan lalu, tim editor memberi tahu bahwa waktu review standar mereka sekitar 3-6 bulan. Mereka sangat detail dalam mengevaluasi, mulai dari plot, karakter, hingga potensi pasar. Yang kuhargai adalah transparansi mereka. Meski lama, mereka rutin memberikan update via email setiap 4-6 minggu. Temanku yang pernah lolos seleksi bilang, justru proses panjang ini yang membuat kualitas buku mereka konsisten. Untuk penulis pemula sepertiku, waktu tunggu itu sepadan dengan masukan konstruktif yang diberikan.

Siapa Tokoh Terkenal Sunda Di Abad Ke-19?

1 Answers2025-11-23 02:41:45
Membahas tokoh Sunda abad ke-19 selalu bikin semangat karena banyak figur inspiratif yang jarang diekspos. Salah satu yang paling mencolok adalah Raden Dewi Sartika, pionir pendidikan perempuan dari Pasundan. Perjuangannya mendirikan 'Sakola Kautamaan Istri' di Bandung tahun 1904 sebenarnya berakar dari pemikiran progresif yang sudah tumbuh sejak akhir 1800-an. Perempuan tangguh ini melawan arus zaman dengan meyakinkan keluarga keraton bahwa belajar baca-tulis dan matematik bukanlah sesuatu yang tabu buat kaum hawa. Selain Dewi Sartika, ada juga KH Hasan Mustapa yang karya sastranya dalam bentuk dangding dan wawacan menjadi warisan tak ternilai. Sufi kelahiran 1852 ini menulis ratusan naskah berbahasa Sunda yang memadukan nilai Islam dengan kearifan lokal. Karyanya seperti 'Panyawatna Diri' masih sering dikutip dalam diskusi filsafat Sunda kontemporer. Uniknya, meski berlatar pesantren, pemikirannya sangat terbuka terhadap dialog antaragama – sesuatu yang cukup langka di eranya. Jangan lupa sosok seperti Pangeran Kornel (Raden Adipati Aria Kusumahdiningrat), bupati Sumedang yang memimpin antara 1836-1882. Diplomasinya yang cerdik menghadapi Belanda sambil tetap mempertahankan otonomi daerah layak dapat apresiasi. Kebijakannya memodernisasi irigasi dan sistem tanam padi menjadi fondasi kemakmuran wilayah Priangan timur. Yang keren, ia juga dikenal sebagai patron kesenian yang mendukung perkembangan tembang Sunda klasik. Kalau mau bahas figur di ranuh politik, Raden Tumenggung Wiranatakusumah II (Bupati Bandung 1846-1874) punya cerita menarik. Di bawah kepemimpinannya, Bandung mulai bertransformasi dari kota kecil jadi pusat perkebunan kopi. Kebijakan toleransinya terhadap komunitas Tionghoa dan Arab waktu itu menunjukkan visi kosmopolitan yang jarang ditemui pada penguasa lokal era kolonial. Warisannya masih bisa dilihat dari tata kota alun-alun Bandung yang dirancang di masa pemerintahannya. Yang bikin diskusi tentang mereka makin menarik adalah bagaimana nilai-nilai yang diperjuangkan para tokoh ini – pendidikan, toleransi, dan kemandirian budaya – masih relevan banget buat generasi sekarang. Dari membaca surat-surat atau naskah peninggalan mereka, selalu ada kesan bahwa semangat zaman itu hidup melalui kata-kata yang tertulis.

Penulis Cerita Menanyakan Makna Singkatan Asap Di Naskah?

1 Answers2025-11-03 16:54:15
Biasanya singkatan 'asap' di naskah bikin beberapa orang berhenti sejenak dan mikir — itu tentang asap (smoke) atau malah singkatan bahasa Inggris 'ASAP' yang berarti 'as soon as possible'? Aku pernah terjebak di situasi serupa waktu kerja bareng tim teater amatir, jadi aku paham betapa gampangnya salah tafsir muncul kalau konteksnya nggak jelas. Cara paling cepat buat ngecek maknanya: lihat penulisan dan konteks. Kalau tertulis dengan huruf besar semua 'ASAP' dan muncul di catatan produksi atau margin, besar kemungkinan itu singkatan bahasa Inggris untuk minta sesuatu dilakukan secepatnya. Contoh: "Prop list: ganti baterai lampu – ASAP" — jelas maksudnya urgent. Sebaliknya, kalau tertulis 'asap' kecil di stage direction seperti "lampu temaram, asap turun pelan", itu jelas mengacu ke efek fisik berupa kabut atau smoke machine. Selain itu, perhatikan juga letaknya; kalau muncul di deskripsi visual atau di dekat elemen panggung, cenderung berarti 'asap' literal. Ada juga kemungkinan lain yang patut dicermati: kadang-kadang penulis atau tim membuat singkatan internal (misal nama organisasi, proyek, atau karakter yang kependekan). Misalnya kalau di naskah ada grup yang namanya 'Alliance for Something' bisa jadi mereka memakai 'ASAP' sebagai singkatan khusus. Juga, beberapa naskah impor dari bahasa Inggris mempertahankan istilah teknis seperti 'ASAP' atau 'SMOKE' — jadi perhatikan gaya penulisan naskah itu (apakah banyak istilah Inggris lain?). Kalau masih ragu, solusi praktis yang aku pakai: tandai dengan catatan editorial sementara, misal tulis di margin 'ASAP = ? (urgency / smoke / acronym?)' lalu tanyakan ke penulis/ sutradara. Tapi kalau kamu sendiri penulisnya dan mau memperjelas untuk tim, lebih baik diganti langsung supaya tidak bikin kebingungan. Saran praktis agar naskahmu aman dari salah tafsir: konsisten gunakan istilah yang jelas. Untuk permintaan urgent, tulis 'segera' atau 'diperlukan segera (ASAP)' jika mau mempertahankan singkatan; untuk efek fisik tulis 'asap (efek)', 'kabut', atau 'smoke machine' supaya teknisi nggak salah paham. Buat satu lembar style sheet singkatan di awal naskah—itu menyelamatkan banyak waktu saat produksi. Dari pengalaman pribadi, perubahan kecil seperti ini bikin komunikasi antar tim jadi jauh lebih mulus dan mencegah kejadian lucu di panggung, seperti teknisi nyalain asap pas adegan yang nggak butuh efek itu.

Bagaimana Nama Lain Gatotkaca Dalam Versi Jawa Dan Sunda?

2 Answers2025-10-25 18:46:28
Aku selalu penasaran bagaimana nama sebuah tokoh epik bergeser ketika melewati pantulan bahasa lokal — Gatotkaca punya cerita nama yang pas untuk dijelajahi. Dalam sumber aslinya dari tradisi India nama itu tertulis sebagai 'Ghaṭotkacha' (Sanskrit). Begitu masuk ke kosakata Jawa, bunyi-bunyi itu disesuaikan dengan fonetik lokal: konsonan 'gh' cenderung disederhanakan jadi 'g', dan 'ch' dalam bahasa Sanskerta sering muncul sebagai 'c' dalam tulisan Jawa/Indonesia. Hasilnya adalah bentuk yang kita kenal sehari-hari: 'Gatotkaca'. Di naskah-naskah, wayang kulit, dan kidung-kidung Jawa, kamu akan melihat penulisan dan pelafalan yang akrab ini. Kadang ada juga variasi penulisan seperti 'Gatotkacha' kalau penulis ingin mempertahankan nuansa Sanskerta, tapi pelafalannya masih dekat dengan 'Gatotkaca'. Kalau menengok versi Sunda, pola serapnya mirip karena kedua budaya itu meminjam dari sumber yang sama tetapi mentransformasikannya menurut aturan fonologi masing-masing. Di tradisi wayang golek Sunda, tokoh ini biasanya tetap disebut 'Gatotkaca' atau kadang dipisah menjadi dua kata 'Gatot Kaca' dalam penulisan populer — pelafalan lokalnya bisa terdengar sedikit berbeda (tekanan vokal dan intonasi Sunda), namun bentuk dasarnya tetap mudah dikenali. Selain itu, dalam percakapan sehari-hari di Jawa dan Sunda orang-orang sering memakai nama panggilan yang lebih ringkas seperti 'Gatot' atau 'Si Gatot' ketika membicarakan versi modernnya di komik, kartun, atau permainan rakyat. Jadi, intinya: akar aslinya 'Ghaṭotkacha' (Sanskrit), versi Jawa yang paling umum adalah 'Gatotkaca', dan di Sunda nama itu biasanya juga turun sebagai 'Gatotkaca' atau kadang dipisah 'Gatot Kaca' dengan aksen lokal. Aku suka betapa satu tokoh bisa hidup beragam lewat nama — itu menunjukkan bagaimana cerita berpindah tangan dan berkembang tanpa kehilangan jiwanya.

Bagaimana Cara Menerbitkan Buku Di Gramedia Agar Naskah Saya Diterima?

4 Answers2025-11-02 23:21:41
Gak ada yang bikin jantung berdebar kayak kirim naskah ke penerbit besar, dan aku pernah ngerasain itu sampai berkeringat. Pertama, cek aturan resmi penerbitannya: buka situs resmi Gramedia atau hubungi layanan mereka untuk tahu format file yang diterima, batas kata, dan apakah mereka mau naskah langsung atau via agen. Siapkan sinopsis yang tajam (1 halaman), synopsis bab demi bab kalau diminta, dan 3–5 bab pertama rapi dalam format standar (Times New Roman 12, spasi 1.5, margin normal) serta file cadangan PDF. Kedua, poles manuskrip sampai bersih: proofread, minta pembaca beta, dan pertimbangkan editor profesional kalau perlu. Buat surat pengantar singkat yang menjelaskan genre, panjang naskah, target pembaca, dan alasan naskahmu cocok untuk Gramedia. Untuk non-fiksi, sertakan rencana pemasaran singkat dan kompetitor yang mirip. Untuk fiksi, fokus pada hook dan karakter utama. Terakhir, bersabar dan disiplin: catat tanggal kirim, tenggat balasan, dan jangan kirim ulang naskah saat masih menunggu kecuali diminta. Sambil menunggu, bangun platform (media sosial, blog), ikut lomba menulis, dan kirim ke beberapa penerbit yang sesuai. Kalau ditolak, baca feedback (kalau ada) dan perbaiki. Prosesnya panjang, tapi tiap revisi bikin karyamu makin kuat.

Apakah Guru Sekolah Boleh Mengajarkan Bahasa Sunda Kakak?

4 Answers2025-11-02 10:03:27
Aku selalu suka melihat bahasa daerah hidup di sekolah, jadi jawabanku ke pertanyaan ini cukup positif: ya, guru sekolah boleh mengajarkan bahasa Sunda — dengan beberapa syarat praktis. Di kebanyakan daerah di Indonesia, pelajaran bahasa daerah seperti Sunda masuk ke dalam muatan lokal atau ekstrakurikuler. Artinya sekolah punya ruang untuk mengajarkan bahasa itu, asalkan kurikulum daerah atau dinas pendidikan setempat menyetujui dan ada guru yang kompeten. Untuk kualitas pembelajaran, penting bahwa pengajar memang fasih dan paham budaya serta variasi dialek, bukan sekadar baca materi tanpa konteks. Kalau guru kurang penguasaan, lebih baik menggandeng tokoh masyarakat, budayawan lokal, atau program pelatihan guru supaya pelajaran terasa hidup dan akurat. Manfaatnya besar: anak jadi lebih nyambung dengan keluarga dan lingkungan, sekaligus mempertahankan tradisi lisan. Kalau kamu khawatir soal aturan formal, coba tanya saja ke sekolah atau komite sekolah; biasanya mereka terbuka buat muatan lokal selama ada dukungan orang tua dan kebijakan daerah. Aku senang kalau bahasa Sunda tetap diajarkan di sekolah, karena itu bagian dari identitasku juga.
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status