Bagaimana Cara Menjawab 'Nuhun' Dalam Bahasa Sunda?

Karena di cerita Sunda sering ada percakapan yang autentik, jadi ingin tahu apakah ada alternatif respons lain selain 'sami-sami' atau 'teu nanaon' untuk ucapan terima kasih.
2026-05-29 15:46:11
275
Share
ABO Personality Quiz
Take a quick quiz to find out whether you‘re Alpha, Beta, or Omega.
Start Test
Write Answer
Ask Question

4 Answers

Best Answer
HeraAmi
HeraAmi
Pemberi Saran Dokter
Kalau secara harfiah, 'nuhun' itu artinya 'terima kasih' dalam bahasa Sunda, dan kamu bisa balas dengan 'sami-sami' atau 'sae-sae' tergantung konteks. Tapi seringnya kalau situasinya santai, cukup anggukan atau senyum aja juga udah cukup sopan. Baru-baru ini sempat baca 'Bukan Cinta, Hanya Balas Budi Semata' yang ceritanya tentang tokoh utamanya yang selalu berusaha balas budi ke orang lain dengan cara yang kadang malah bikin situasi jadi ribet dan lucu. Ceritanya ringan aja sih, cocok buat bacaan santai.
2026-07-22 19:52:11
63
Stella
Stella
Rekomender Dokter
Dulu waktu pertama tinggal di Bandung, aku kaget ternyata jawaban 'nuhun' itu nggak sesimpel 'sama-sama' dalam bahasa Indonesia. Yang paling sering kudengar malah 'teu nanaon' - kayak bilang 'nggak apa-apa' dengan rasa santai khas Sunda.

Tapi pas ngobrol sama orang tua Sunda asli, mereka sering banget pake 'punten' sebagai balasan, yang sebenernya lebih deket artinya ke 'maaf'. Ini bikin aku mikir, ternyata budaya Sunda itu sangat menekankan kerendahan hati, bahkan waktu membalas ucapan terima kasih sekalipun.
2026-05-30 02:41:19
19
Quinn
Quinn
Favorite read: Terima Kasih Cinta
Penyimak Fotografer
Awalnya kupikir cuma ada satu cara jawab 'nuhun', tapi ternyata pilihannya beragam! Yang paling gampang diingat ya 'sami-sami', tapi kalau mau lebih casual bisa cuma manggut sambil senyum. Kata temenku yang orang Sunda, kadang diam aja juga udah dianggap sopan asal ekspresinya pas. Lucu ya, budaya Jawa dan Sunda beda tipis tapi nuansanya kerasa banget.
2026-05-30 05:15:54
19
Si Pemandu Admin
Pernah ngerasain kebingungan pas orang Sunda ngomong 'nuhun' terus gamau jawab? Aku dulu juga gitu! Ternyata, balasannya bisa santai kayak 'sami-sami' atau 'teu kunanaon'. Tapi kalau mau lebih hangat, bisa pake 'mangga' buat ngasih vibe 'sama-sama' yang lebih akrab.

Yang seru, ternyata responnya bisa nggak cuma satu. Misal, kalau 'nuhun' dipake buat ucapan terima kasih berat, bisa dibales pake 'pangestu' yang artinya semacam doa balik. Lucu ya, bahasa Sunda itu kayak punya lapisan-lapisan makna yang dalem banget. Aku sekarang malah suka eksperimen pake variasi respon tergantung situasi.
2026-05-31 08:32:12
11
View All Answers
Scan code to download App

Related Books

Related Questions

Apa arti 'nuhun' dalam bahasa Sunda?

3 Answers2026-05-29 08:43:12
Pernah dengar orang Sunda bilang 'nuhun' terus bingung artinya apa? Aku dulu juga begitu, sampai akhirnya ketemu penjelasannya pas jalan-jalan ke Bandung. Kata ini ternyata punya nuansa yang lebih dalam dari sekadar 'terima kasih' dalam bahasa Indonesia. Ada rasa hangat dan kerendahan hati yang kental ketika orang Sunda mengucapkannya, apalagi dengan intonasi yang lembut. Aku perhatikan, 'nuhun' sering dipakai dalam situasi informal antara teman atau keluarga, tapi juga bisa untuk formal jika ditambahkan kata seperti 'pisan' (nuhun pisan = terima kasih banyak). Yang menarik, responnya biasanya 'sami-sami' atau 'terangkena', bukan 'sama-sama' seperti dalam bahasa Indonesia. Jadi kesannya lebih personal gitu, kayak ada ikatan emosionalnya.

Apakah 'nuhun' bahasa Sunda sama dengan terima kasih?

3 Answers2026-05-29 02:23:55
Pernah nggak sih kepikiran gimana budaya lokal itu punya cara unik buat ngungkapin rasa syukur? Gue sendiri sering banget denger orang Sunda bilang 'nuhun' pas mau ngucapin terima kasih. Ini bener-bener ngebuat gue penasaran, apa emang artinya sama persis kayak 'terima kasih' dalam Bahasa Indonesia? Setelah ngobrol sama beberapa temen yang orang Sunda asli, ternyata 'nuhun' itu emang padanan yang pas buat 'terima kasih'. Tapi yang bikin menarik, ada nuansa yang beda. Kata mereka, 'nuhun' itu lebih hangat dan personal, kayak bawa aura kekeluargaan. Jadi nggak cuma sekadar formalitas doang. Keren banget kan? Bahasa tuh emang nggak cuma soal arti literal, tapi juga bawa budaya dan rasa.

Contoh kalimat menggunakan 'nuhun' bahasa Sunda?

3 Answers2026-05-29 05:36:21
Pernah nggak sih kamu bingung gimana cara ngucapin 'terima kasih' ke orang Sunda tanpa terdengar kaku? Aku dulu sering banget ngerasa gitu, sampe akhirnya nemu kata 'nuhun' yang ternyata punya nuansa lebih hangat dan akrab. Misalnya, pas temenku ngasih aku oleh-oleh dari Bandung, aku langsung bilang, 'Nuhun pisan teh, udah inget sama aku!' Rasanya lebih personal dibanding 'terima kasih' biasa. Atau waktu ditolongin nenek-nenek di pasar Pasundan yang baik banget ngasih petunjuk jalan, aku senyum sambil ngomong, 'Nuhun bu, bantuan Imah sangat berarti.' Kata-kata sederhana ini bikin interaksi jadi lebih berkesan. Uniknya, penekanan intonasi juga pengaruh—bilang 'nuhun' dengan nada datar beda rasanya sama yang diucapkan sambil sedikit dinaikkin di akhir. Bisa jadi bahan observasi seru buat yang suka linguistik!

Kapan menggunakan 'nuhun' dalam percakapan Sunda?

3 Answers2026-05-29 03:30:20
Pernah ngalamin situasi di mana mau ngucapin terima kasih dalam Bahasa Sunda tapi bingung pake 'nuhun' atau 'hatur nuhun'? Aku dulu sering ngerasa gitu, apalagi pas awal-awal belajar bahasa daerah ini. 'Nuhun' itu kayak versi casual-nya, cocok dipake ke temen sebaya atau dalam obrolan santai. Misalnya, pas dikasih jajan sama tetangga atau dibantuin temen ngangkat barang. Rasanya lebih natural dan enggak kaku. Tapi beda cerita kalo ngomong sama orang yang lebih tua atau di situasi formal. Di kasus gitu, 'hatur nuhun' lebih tepat karena lebih sopan. Aku sendiri suka mikir, pilihan kata ini mirip banget sama bedanya 'thanks' sama 'thank you very much' dalam Bahasa Inggris. Intinya, 'nuhun' itu ungkapan sehari-hari yang bikin obrolan terasa lebih akrab dan hangat.

Apa beda 'nuhun' dan 'hatur nuhun' dalam bahasa Sunda?

4 Answers2026-05-29 06:07:02
Ada nuansa yang cukup menarik ketika membahas perbedaan antara 'nuhun' dan 'hatur nuhun' dalam bahasa Sunda. 'Nuhun' itu seperti ucapan terima kasih yang santai, sering dipakai sehari-hari antara teman atau keluarga. Rasanya lebih casual, kayak bilang 'thanks' ke sahabat dekat. Sementara 'hatur nuhun' lebih formal, biasanya digunakan dalam situasi resmi atau kepada orang yang dihormati, seperti guru atau orang tua. Kata 'hatur' sendiri memberi kesan penghormatan ekstra, mirip dengan 'terima kasih banyak' dalam Bahasa Indonesia. Menurut pengalamanku tinggal di Bandung, orang Sunda sangat memperhatikan tingkat kesopanan dalam bahasa. Jadi, pilihan kata ini nggak cuma soal makna, tapi juga menunjukkan seberapa dalam rasa hormat yang ingin disampaikan. Misalnya, ke penjual bakso biasa cukup pakai 'nuhun', tapi kalau ke atasan atau orang yang baru dikenal, 'hatur nuhun' lebih tepat.

Bagaimana cara mengucapkan 'terima kasih' dalam bahasa Sunda dan artinya?

5 Answers2026-06-29 22:02:29
Dulu waktu masih kecil, nenek sering mengajarku bahasa Sunda sambil masak di dapur. Salah satu kata pertama yang kuingat adalah 'nuhun'—ucapan terima kasih yang sederhana tapi penuh kehangatan. Kata ini lebih sering dipakai dalam percakapan sehari-hari, terutama di wilayah Priangan. Ada juga varian halusnya, 'hatur nuhun', yang terdengar lebih formal dan biasanya digunakan untuk orang yang lebih tua atau dalam situasi resmi. Uniknya, budaya Sunda punya filosofi tersendiri di balik ungkapan gratitude ini; bukan sekadar rutinitas, tapi pengakuan atas hubungan antar manusia. Kalau mau terdengar lebih akrab, bisa pakai 'hatur nuhun pisan' (terima kasih banyak) dengan nada riang. Pernah suatu kali kucoba ucapkan ini ke penjual gorengan dekat rumah, dan beliau langsung tersenyum lebar sambil menambahkan 'sami-sami' (sama-sama). Rasanya seperti dapat bonus kehangatan lokal yang nggak terduga!

Apa arti terima kasih bahasa Sunda dan contoh penggunaannya?

5 Answers2026-06-29 20:48:22
Nuhun itu ungkapan yang paling sering kudengar dari teman-teman Sunda. Kata sederhana ini punya kedalaman makna yang bikin aku selalu tersenyum. Di pasar tradisional Bandung, penjual sayur selalu bilang 'nuhun' saat menerima uang, rasanya lebih hangat daripada sekadar transaksi biasa. Aku juga suka variasi halusnya seperti 'hatur nuhun' yang lebih formal. Waktu pertama ikut acara keluarga Sunda, paman mengucapkannya sambil sedikit membungkuk saat menerima bingkisan. Ada nuansa penghormatan yang dalam - bukan cuma sopan santun biasa, tapi penghargaan tulus terhadap hubungan antar manusia.

Bagaimana cara mengucapkan terima kasih bahasa Sunda dalam percakapan sehari-hari?

6 Answers2026-06-29 14:28:09
Nuhun teh jadi pilihan utama buat ngucapin terima kasih dalam bahasa Sunda, tapi ada nuansa berbeda tergantung situasinya. Kalau lagi ngobrol santai sama temen, bisa pake 'hatur nuhun' yang lebih hangat. Kalo ke orang yang lebih tua atau formal, 'matur nuhun' terdengar lebih sopan. Yang lucu, kadang ada variasi lokal juga—di beberapa daerah malah sering denger 'hatur tangkyu' campuran Sunda-English. Intinya, pilihan kata bisa nunjukin kadar keakraban dan respect lo ke lawan bicara. Gw sendiri suka make 'nuhun' buat sehari-hari karena simpel dan enak di telinga.

Bagaimana menulis terima kasih bahasa Sunda dengan aksara Sunda?

5 Answers2026-06-29 11:31:02
Belum lama ini aku belajar aksara Sunda buat nulis pesan ke teman dari Bandung. Kalau mau nulis 'terima kasih' (hatur nuhun), tulisannya kira-kira begini: ᮠᮒᮥᮁ ᮔᮥᮠᮥᮔ. Perhatikan cara nulisnya dari kiri ke kanan, dan setiap suku kata punya pasangan hurufnya sendiri. Awalnya rada ribet karena beda sama aksara Latin, tapi setelah lihat contoh di buku 'Aksara Sunda Baku' jadi lebih ngerti. Yang bikin menarik, aksara Sunda ini punya filosofi tersendiri. Contohnya, bentuk hurufnya yang meliuk-liuk konon terinspirasi dari alam Sunda. Buat yang baru belajar, coba mulai dari kata sederhana dulu sebelum nulis kalimat panjang.

Bagaimana respon untuk ucapan selamat ulang tahun bahasa Sunda?

3 Answers2026-07-01 16:20:29
Di lingkungan keluarga Sunda, ada kehangatan unik saat merayakan ulang tahun. Biasanya, orang akan membalas ucapan 'Wilujeng tepang taun' dengan 'Nuhun pisan, mugia kita sadayana tiasa salamet sareung bagja'. Ini bukan sekadar balasan formal, tapi doa tulus agar kebahagiaan bersama tercipta. Aku sering melihat tradisi ini dibarengi dengan acara syukuran sederhana seperti makan bersama atau bagi-bagi jajanan khas Sunda seperti opak atau colenak. Nuansa kekeluargaannya bikin suasana jadi lebih bermakna dibanding sekadar ucapan biasa. Yang menarik, beberapa teman dari Bandung suka menambahkan candaan khas Sunda seperti 'Tos kolot acan?' (Sudah tua belum?) sambil tertawa. Ini menunjukkan bagaimana budaya Sunda mengemas kesan formal dan keakraban secara alami. Kalau ingin lebih personal, bisa juga dengan 'Hatur nuhun, abdi ngaharepkeun silaturahmi urang tetep langgeng' sebagai ungkapan harapan agar persahabatan tetap terjaga.
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status