Bagaimana Makna Bunga Dandelion Di Dunia Sastra?

2025-10-22 14:34:11 249

3 Answers

Miles
Miles
2025-10-27 05:44:57
Ada kalanya bunga kecil bisa bercerita lebih banyak daripada novel tebal.

Di dunia sastra, dandelion sering muncul sebagai simbol yang manis sekaligus getir: lambang kesementaraan, harapan kadang naif, dan daya tahan yang bandel. Aku pertama kali merasa koneksi ini waktu membaca 'Dandelion Wine'—di situ Bradbury memakai bunga itu sebagai penanda musim, memori, dan kenangan masa kecil yang bercampur dengan rasa takut akan kematian. Dalam banyak karya lain, gambaran kepala bunga yang berubah jadi awan biji-biji halus memberi penulis cara visual untuk menggambarkan keinginan yang ditiup angin, ide yang menyebar, atau kenangan yang tercerai-berai ke mana-mana.

Tapi dandelion juga punya sisi yang lebih kasar: ia adalah ‘gulma’ yang tumbuh di celah trotoar, simbol ketahanan kaum pinggiran. Penulis sering memakainya untuk menandai karakter yang tak diundang tetapi tak bisa diabaikan — orang-orang yang bertahan meskipun tak dipelihara. Di puisi dan prosa modern, dandelion kadang berfungsi sebagai kontras terhadap taman yang tertata rapi; ia menantang nilai estetika elit dengan keindahan yang mudah ditemukan.

Secara personal, aku selalu merasa dandelion membawa dua perasaan sekaligus: rindu pada masa kecil—lemparkan napas dan lihat biji berterbangan—dan kekaguman terhadap sesuatu yang sederhana namun gigih. Di tangan penulis yang tepat, bunga kecil ini bisa menjadi metafora besar tentang hidup, kehilangan, dan kebebasan yang tak pernah benar-benar padam.
Claire
Claire
2025-10-28 07:14:08
Garis besar maknanya sederhana: dandelion itu tentang melepas—ide, rasa, atau kenangan.

Di banyak cerita pendek dan novel, tindakan meniup kepala bunga jadi momen kecil yang bermuatan besar; ia memberi pembaca cara visual untuk merasakan kehilangan yang lembut atau harapan yang dilepaskan. Selain itu, dandelion adalah simbol keuletan; tumbuhnya di sela-sela kota sering dipakai untuk menandai karakter yang bertahan meski tak mendapat perhatian. Dari sisi emosional, bunga ini bisa menggugah nostalgia masa kanak-kanak—permainan meniup biji yang terasa seperti doa—sementara dari sisi politis ia bisa jadi metafora perlawanan kecil terhadap norma yang rapih.

Aku suka menggunakan bayangan dandelion dalam ulasan atau tulisan kecil karena ia ekonomis tapi kaya makna: satu gambaran bisa membuka lapisan memori, kritik sosial, dan keindahan sederhana tanpa perlu banyak kata. Itu yang membuatnya favorit penulis dan pembaca—sederhana namun penuh kemungkinan.
Wyatt
Wyatt
2025-10-28 19:43:25
Satu gambaran kecil seringkali cukup untuk membuat pembaca paham: kepala bunga putih ditiup, dan harapan melayang ke langit.

Aku suka membaca karya-karya yang memakai dandelion untuk menandai momen transisi—peruntungan, perpisahan, atau pilihan yang tak bisa ditarik kembali. Dalam puisi, para penyair memanfaatkan visual biji yang melayang sebagai cara untuk menggambarkan fragmen memori yang hilang atau gagasan yang menyebar tanpa batas. Di prosa kontemporer, dandelion juga dipakai untuk menunjukkan kemampuan seseorang bangkit di lingkungan yang keras; ia tumbuh di celah beton, dan itu cerita tentang keteguhan.

Selain itu, ada nuansa anak-anak yang tak boleh diabaikan: ritual meniup dandelion sambil membuat permintaan punya konotasi magis dan nostalgis. Ketika tokoh literer duduk di trotoar memegang bunga itu, pembaca langsung paham ada sesuatu yang polos tapi penting sedang terjadi. Aku sering menggunakan simbol ini sendiri saat menulis catatan pendek—ia bekerja seperti kode emosional yang tak perlu dijelaskan panjang lebar—dan efeknya selalu hangat, sedikit pahit.
View All Answers
Scan code to download App

Related Books

Nada di Hati Sastra
Nada di Hati Sastra
Nada mengira keluarganya sempurna, tempat di mana ia merasa aman dan dicintai. Namun, semua itu hancur saat ia memergoki ayahnya bersama wanita lain. Dunia yang selama ini terasa hangat, seketika runtuh. Menyisakan kehampaan dan luka yang tidak terhindarkan. Dan dalam sekejap, semua tidak lagi sama.
10
60 Chapters
Dandelion
Dandelion
Tiga sekawan yang terlahir dari keluarga kaya raya yang berhati mulia. Persahabatan mereka begitu erat sekali bahkan seperti saudara. 3Z (Zain, Zian dan Ziad) ketiga pemuda tampan ini selalu menjadi idola dan daya tarik bagi para gadis namun mereka tidak pernah menggubrisnya sampai suatu ketika sosok gadis misterius muncul dalam kehidupan mereka.
10
29 Chapters
Bagaimana Mungkin?
Bagaimana Mungkin?
Shayra Anindya terpaksa harus menikah dengan Adien Raffasyah Aldebaran, demi menyelamatkan perusahaan peninggalan almarhum ayahnya yang hampir bangkrut. "Bagaimana mungkin, Mama melamar seorang pria untukku, untuk anak gadismu sendiri, Ma? Dimana-mana keluarga prialah yang melamar anak gadis bukan malah sebaliknya ...," protes Shayra tak percaya dengan keputusan ibunya. "Lalu kamu bisa menolaknya lagi dan pria itu akan makin menghancurkan perusahaan peninggalan almarhum papamu! Atau mungkin dia akan berbuat lebih dan menghancurkan yang lainnya. Tidak!! Mama takakan membiarkan hal itu terjadi. Kamu menikahlah dengannya supaya masalah selesai." Ibunya Karina melipat tangannya tegas dengan keputusan yang tak dapat digugat. "Aku sudah bilang, Aku nggak mau jadi isterinya Ma! Asal Mama tahu saja, Adien itu setengah mati membenciku! Lalu sebentar lagi aku akan menjadi isterinya, yang benar saja. Ckck, yang ada bukannya hidup bahagia malah jalan hidupku hancur ditangan suamiku sendiri ..." Shayra meringis ngeri membayangkan perkataannya sendiri Mamanya Karina menghela nafasnya kasar. "Dimana-mana tidak ada suami yang tega menghancurkan isterinya sendiri, sebab hal itu sama saja dengan menghancurkan dirinya sendiri. Yahhh! Terkecuali itu sinetron ajab, kalo itu sih, beda lagi ceritanya. Sudah-sudahlah, keputusan Mama sudah bulat! Kamu tetap harus menikah dangannya, titik enggak ada komanya lagi apalagi kata, 'tapi-tapi.' Paham?!!" Mamanya bersikeras dengan pendiriannya. "Tapi Ma, Adien membenc-" "Tidak ada tapi-tapian, Shayra! Mama gak mau tahu, pokoknya bagaimana pun caranya kamu harus tetap menikah dengan Adien!" Tegas Karina tak ingin dibantah segera memotong kalimat Shayra yang belum selesai. Copyright 2020 Written by Saiyaarasaiyaara
10
51 Chapters
Dandelion (TAMAT)
Dandelion (TAMAT)
Dimulai dari melihat potret dirinya yang di simpan secara rahasia di folder milik atasan sekaligus teman lamanya itu membuat hidup Liona berubah penuh tanda tanya. Niat awal ingin menjodohkan temannya dengan bos yang populer justru malah menjerumuskan dirinya sebagai umpan pancingan. Arka saputra yang adalah atasan dan teman lamanya sendiri. Seorang pria pemaksa, dia berusaha menginvasi Liona dengan posisinya, memaksa Liona untuk bersamanya dan berusaha memilikinya seperti seorang pencuri.Kedekatan mereka tidak berjalan mulus, banyak hempasan yang membuat ladang Dandelion terguncang, masa lalu, cemburu, orang ke tiga dan hal rumit yang melilit. Bagaimana cinta itu akan bertahan? Apakah masih ada jalan untuk pulang? Liona tersesat di ladang beracun terlalu dalam.
10
99 Chapters
Air Mata di Antara Bunga
Air Mata di Antara Bunga
Dunia yang kukenal runtuh satu per satu. Bisnis keluargaku bangkrut... Tunanganku, Bastian Wicaksono, tanpa ragu membatalkan pertunangan kami dan memilih Sarah Laksmana sebagai penggantiku. Saat aku jatuh ke jurang kehancuran, Rangga Mahardika datang seperti malaikat penolong. Dia melunasi semua utang keluargaku, mengurus pemakaman ayahku, menarikku keluar dari abu kehidupan yang nyaris membakarku habis. Tiga tahun penuh, dia selalu mendampingiku. Selalu ada. Aku sempat percaya… mungkin inilah bentuk penyelamatan yang selama ini kutunggu. Namun, tepat di malam sebelum pernikahan, tanpa sengaja aku mendengar percakapan Rangga dengan sahabatnya... “Kamu serius mau nikah sama Vanya? Nggak takut, suatu hari dia tahu… kalau kematian ayahnya dan bangkrutnya bisnis Keluarga Devara itu ulahmu?” “Sarah sudah nikah sama Bastian, aku sudah nikah sama Vanya. Nggak masalah kalau dia tahu, toh semua utangnya sudah kubayar. Pemakaman ayahnya juga sudah aku urus. Intinya… aku sudah menebus semuanya.” Saat itu juga aku sadar… Ternyata, Rangga pun menipuku. Dari awal hingga akhir, semua hanyalah permainan. Dan satu-satunya orang yang benar-benar hanyut di dalamnya… hanyalah aku sendiri.
8 Chapters
Bagaimana Denganku
Bagaimana Denganku
Firli menangis saat melihat perempuan yang berada di dalam pelukan suaminya adalah perempuan yang sama dengan tamu yang mendatanginya beberapa hari yang lalu untuk memberikannya dua pilihan yaitu cerai atau menerima perempuan itu sebagai istri kedua dari suaminya, Varel Memilih menepi setelah kejadian itu Firli pergi dengan membawa bayi dalam kandungannya yang baru berusia delapan Minggu Dan benar saja setelah kepergian Firli hidup Varel mulai limbung tekanan dari kedua orang tuanya dan ipar tak sanggup Varel tangani apalagi saat tahu istrinya pergi dengan bayi yang selama 2 tahun ini selalu menjadi doa utamanya Bagaimana Denganku?!
10
81 Chapters

Related Questions

Simbolisme Lirik Dalam Makna Lagu Fall For You Apa Saja?

5 Answers2025-10-19 03:20:10
Ada lapisan-lapisan simbolis di lirik 'fall for you' yang selalu bikin aku merenung. Pertama, kata 'fall' sendiri bekerja ganda: secara literal ia menggambarkan jatuh, tapi secara emosional ia lebih ke melepas kontrol. Di banyak bait, jatuh itu terasa seperti pilihan yang sulit — bukan karena lemah, melainkan karena menyerah pada perasaan yang lebih kuat dari nalar. Simbol musim juga sering muncul dalam interpretasiku; jatuh (autumn) atau hujan kerap dipakai untuk menggambarkan perubahan, kerinduan, atau nostalgia. Aku suka bagaimana penyanyi memakai ruang-ruang sunyi (sunyi malam, koridor yang kosong) untuk menonjolkan kerentanan, seolah perasaan itu jadi lebih nyata ketika dunia sekitar senyap. Selain itu, pengulangan frasa di chorus membentuk semacam mantra, mempertegas obsesi dan keteguhan, sementara kontras antara nada lembut dan lirik yang tajam menandai konflik antara kenyataan dan harapan. Menutup lagunya sering meninggalkan ruang—pause yang membuat pendengar ikut merasakan penantian. Bagi aku, simbolisme ini kuat karena membuat lagu terasa seperti doa sekaligus pengakuan, dan itu selalu bikin aku kembali dengar dari awal lagi.

Bagaimana Terjemahan Indonesia Memengaruhi Makna Lagu Fall For You?

5 Answers2025-10-19 02:43:55
Ada kalanya terjemahan lirik terasa seperti kaca pembesar yang menonjolkan detail, tapi juga memperlihatkan goresan yang tak selalu terlihat di aslinya. Saat aku membandingkan baris-baris dari 'Fall for You' dengan versi bahasa Indonesia, yang paling kentara adalah pilihan kata untuk kata kerja emosional seperti 'fall' dan 'give in'. Pilihan menerjemahkan 'fall for you' jadi 'jatuh cinta padamu' memang literal dan aman, tapi nuansa menukik dari kata 'fall'—ada unsur kerapuhan dan kejutan—seringkali menjadi lebih datar saat diterjemahkan. Selain itu, pronoun bahasa Inggris 'you' fleksibel: bisa dekat, jauh, bahkan umum. Di terjemahan, 'kamu' terasa lebih personal, sementara 'dirimu' atau 'padamu' bisa menambah jarak atau formalitas. Hal teknis lain yang sering bikin perubahan makna adalah ritme dan jumlah suku kata. Lirik aslinya menyesuaikan frasa dengan melodi; ketika diterjemahkan, penerjemah harus memadatkan atau melonggarkan kalimat supaya muat bernyanyi. Itu bisa mengorbankan metafora atau detail kecil yang sebenarnya penting untuk mood lagu. Jadi melihat terjemahan 'Fall for You' itu seperti membaca ulang cerita yang sama lewat bahasa lain — familiar tapi agak berbeda rasanya. Aku suka membandingkan keduanya karena setiap versi membuka lapisan emosi yang berbeda, dan itu selalu bikin perasaan saat mendengarkan sedikit berubah.

Versi Cover Siapa Yang Paling Mengubah Makna Lagu Fall For You?

1 Answers2025-10-19 19:29:46
Ada satu cover yang selalu bikin aku mikir ulang tentang makna 'Fall for You'—versi post-hardcore dari Our Last Night. Versi asli oleh Secondhand Serenade itu intimate, rapuh, dan sangat personal: gitar akustik, vokal lembut yang berbisik seperti curahan hati tengah malam. Itu lagu tentang kerentanan dan kasih sayang yang nggak bertepuk sebelah tangan, dan produksinya menekankan rasa dekat, seolah pendengar diajak berdiri tepat di samping penyanyi saat dia mengaku everything. Our Last Night mengubah semua itu dengan cara yang kasar tapi efektif. Mereka nggak sekadar menambahkan distorsi; mereka memutar ulang konteks emosional lagu. Bagian yang di-original-kan terasa seperti pengakuan pelan berubah jadi seruan yang penuh amarah dan pelepasan: gitar berat, drum cepat, breakdown, dan vokal agresif yang kadang meneriakkan frasa-frasa kunci. Alhasil, ungkapan rindu yang dulunya terdengar lemah lembut jadi terasa seperti protes atau tuntutan. Bukan lagi hanya soal takut ditolak—melainkan soal melawan rasa sakit, mengubah rasa kehilangan menjadi energi kolektif yang meledak. Di komunitas musik alternatif aku, cover semacam ini sering dipuji karena keberanian mereka untuk “membalik” nuansa, dan 'Fall for You' versi ini adalah contoh klasik bagaimana aransemen bisa memutar makna lagu sampai terasa seperti lagu lain sama sekali. Di sisi lain, ada banyak cover akustik atau piano yang justru menukar makna ke arah yang lebih melankolis. Ketika tempo diturunkan dan ruang ditambahkan antara frase, lirik-lirik yang sama terasa lebih hening dan introspektif—seolah pengakuan itu bukan permohonan melainkan penerimaan yang pahit. Versi yang menyanyikannya dengan vokal perempuan tanpa mengubah lirik juga memberi lapisan interpretasi baru: dinamika gender dan perspektif hubungan terasa berbeda, dan pendengar tanpa sadar membaca konteks lain dari kata-kata yang sama. Itu menunjukkan satu hal penting: dramatisasi bukan hanya soal keras-lunak, tapi siapa yang berbicara dan bagaimana ia disajikan. Kalau ditanya mana yang paling mengubah makna, buatku Our Last Night memang nomor satu karena mereka memindahkan pusat emosi dari kerentanan personal ke ledakan kolektif yang marah dan pemberdayaan. Tapi itu bukan berarti versi lain nggak menarik—beberapa cover yang sangat minimalis justru bikin lirik terasa lebih tajam dan menyayat. Pada akhirnya, cover yang paling “mengubah” adalah yang berani mengganti mood dan narator tanpa takut membuat pendengar melihat lagu dari sudut yang sama sekali baru. Bagi aku, mendengar dua versi ini di momen yang berbeda pernah bikin perasaan tentang lagu itu sendiri berubah, dan itulah kekuatan reinterpretasi yang paling menyenangkan untuk diikuti dalam komunitas musik online.

Siapa Yang Terinspirasi Oleh Out Of My League Makna Lagu Untuk Fanfic?

3 Answers2025-10-18 12:59:39
Ada kalanya lirik sebuah lagu terasa kayak catatan pribadi yang kebetulan cocok banget sama karakter fiksi yang sedang kusulam. 'Out of My League' buatku sering jadi bahan bakar untuk fanfic yang bertema cinta satu sisi, ketidakpastian, atau pasangan yang nyata-nyata beda kasta emosional. Aku biasa pakai lagu itu sebagai moodboard: menit-menit tertentu dari lagu jadi cue untuk adegan, chorus jadi pengulangan perasaan yang muncul tiap kali karakter menatap orang yang dianggapnya di luar jangkauan. Di beberapa cerita yang kukarang, aku menyisipkan baris lirik sebagai refrain dalam kepala tokoh POV, bukan sebagai kutipan langsung tiap saat, tapi sebagai gema batin yang menuntun dialog canggung dan momen kecil yang berharga. Kadang juga aku bikin AU (alternate universe) di mana lagu itu diputar pada momen penting — pesta, perjalanan pulang tengah malam, atau sebelum pengakuan yang tak terucap — lalu biarkan ritme dan liriknya menentukan tempo. Pengalaman menulis dengan 'Out of My League' membuatku lebih peka sama detail nonverbal: cara mata menoleh, jeda napas, atau barang kecil yang jadi simbol rasa tak pernah setara. Itu bukan soal meniru lagu, tapi menerjemahkan emosi lagu ke dalam tindakan dan keputusan karakter. Habis menulis sampai selesai, aku sering merasa lagu dan cerita itu saling melengkapi, kayak soundtrack yang sengaja kusematkan ke dalam hidup tokoh-tokohku.

Bagaimana Ahli Menjelaskan Makna Bait Dalam Kidung Kasmaran Lirik?

3 Answers2025-10-18 20:37:36
Seketika aku membayangkan sebuah bait yang berdiri sendiri seperti potret kecil—itulah yang sering ditelaah para ahli ketika mereka menghadapi 'Kidung Kasmaran' atau lirik-lirik serupa. Mereka memulai dari pembacaan dekat: memperhatikan pilihan kata, metafora, majas, dan struktur kalimat. Misalnya, kata-kata yang tampak sederhana seperti "rindu" atau "malam" sering diperkaya dengan konotasi budaya; ahli akan menanyakan apakah rindu itu romantis, romantis dan merana, atau malah rindu yang sarat harapan sosial. Lalu mereka menarik konteks sejarah dan sosial: siapa yang menulis, kapan, dan untuk siapa bait itu ditujukan. Dalam tradisi lisan, bait bisa bermakna berbeda saat dipersembahkan pada upacara, reuni keluarga, atau pertunjukan panggung. Ahli sastra dan etnomusikologis kerap membandingkan varian lirik dari berbagai wilayah untuk melihat bagaimana makna bergeser ketika nada, tempo, atau instrumen berubah. Secara teknis, analisis metrum, rima, dan repetisi membantu menandai bagian yang ingin ditekankan pengarang. Gabungkan itu dengan teori pembaca dan resepsi—apa yang pendengar bawa dari pengalaman mereka—maka sebuah bait sederhana bisa memuat lapisan-lapisan emosi dan fungsi sosial. Aku suka menyelami tafsiran seperti ini karena membuat bait terasa hidup; bukan sekadar kata di atas kertas, melainkan dialog antara penyair, suara, dan pendengar.

Bagaimana Penggemar Menjelaskan Makna Lirik Mocca I Remember?

3 Answers2025-10-20 15:32:40
Ada bagian dari lagu itu yang selalu membuatku tersenyum sekaligus agak miris—seperti menemukan foto lama di saku jaket. 'I Remember' bagi aku bukan sekadar cerita tentang kehilangan; itu tentang bagaimana memori menyusun ulang momen-momen kecil sampai menjadi cerita besar yang kita ceritakan pada diri sendiri. Liriknya sederhana, penuh citra sehari-hari—kopi, hujan, tawa yang pelan—tapi justru karena kesederhanaan itulah tiap baris mudah ditempeli emosi sendiri. Dengar bagian reff yang mengulang frasa kenangan, aku sering merasa seperti sedang menonton film pendek yang putus-putus: adegan bahagia muncul, kemudian disambung adegan sepi. Musiknya menyamaratakan suasana—ritme yang ringan dan melodi retro bikin lagu ini nggak tenggelam dalam patah hati, malah terasa hangat. Jadi menurutku maknanya dua lapis: ada kehilangan yang nyata, tapi juga kenyamanan dalam ingatan. Ingatan bukan cuma rasa sakit; dia juga jadi penyangga agar kita tetap punya cerita tentang hari-hari yang lalu. Kalau diminta menjelaskan pada teman yang baru denger, aku akan bilang: lagu ini ngajarin untuk menghargai memori sebagai sesuatu yang hidup—bukan hanya sesuatu yang bikin sedih. Kenangan bisa jadi lagu pengantar tidur yang manis, atau bukan, tergantung cara kita menyanyikannya sendiri.

Apa Makna Di Balik Lirik My You Jungkook?

3 Answers2025-10-07 13:44:24
Ketika mendengarkan lirik dari 'My You' oleh Jungkook, rasanya seperti memasuki dunia penuh perasaan yang dalam dan tulus. Lagu ini menciptakan suasana nostalgia, dengan nuansa rindu yang kuat. Dalam setiap bait, saya merasa seolah dia sedang berbicara langsung kepada pendengarnya, berbagi kerinduan dan harapan. Ada sesuatu yang sangat mengena ketika dia menyatakan bahwa kita adalah bagian dari hidupnya, seolah-olah mengingatkan kita bahwa kita tak sendirian dalam perjalanan ini. Bait-baitnya tidak hanya berbicara tentang cinta, tetapi juga tentang pengertian dan penerimaan dalam hubungan. Saya sangat tertarik dengan penggunaan gambar dalam liriknya, seperti saat dia menggambarkan saat-saat sederhana namun berharga, yang selalu membuat saya ingin mengingat momen-momen tersebut dalam hidup saya sendiri. Ini mengingatkan saya pada sekelompok teman yang saya miliki, kita selalu mengingat momen-momen indah kita saat berkumpul. Secara keseluruhan, 'My You' terasa seperti sepucuk surat yang mendalam dan penuh perasaan, memberikan pesan bahwa meski jarak dan waktu memisahkan, rasa yang kita miliki akan selalu ada. Terlepas dari situasi yang kita hadapi, lagu ini mengajak kita untuk terus menghargai setiap momen dan mengingat orang-orang yang kita cintai di sepanjang jalan hidup kita.

Bagaimana Anda Menulis Puisi Tentang Bunga Untuk Ibu?

3 Answers2025-10-20 11:21:38
Satu cara yang sering kucoba adalah memulai dari sebuah kenangan kecil. Aku suka membayangkan sebuah momen—misalnya tangan ibu yang membengkok menata vas bunga di meja makan, atau aroma basah dari tanah setelah ibu menyiram tanaman pagi-pagi. Dari situ aku menangkap detail sensorik: warna yang nempel di pelupuk mata, suara gesekan daun, rasa hangat cangkir teh yang diteguk sambil memandangi bunga. Detail kecil seperti itu yang membuat puisiku tidak klise karena pembaca bisa ikut berada di sana, mendengar dan mencium, bukan cuma membaca kata-kata kosong. Langkah praktis yang kulakukan selanjutnya adalah memilih metafora yang sederhana tapi tepat: bunga sebagai senyuman, sebagai rahasia yang mengepak, atau sebagai waktu yang mekar. Aku cenderung memakai kalimat pendek bergantian dengan baris yang sedikit lebih panjang untuk memberi ritme, lalu menutup dengan sapaan langsung ke ibu—bukan sekadar nama, melainkan sesuatu yang intim seperti 'tanganmu' atau 'malammu'. Contoh baris yang sering kuulang dalam draf: 'Bunga pagi ini membawa kenangan kopi dan tawa,' atau 'kamu seperti lili, tenang namun berani.' Setelah itu aku baca keras-keras, merapikan kata yang terasa canggung sampai ritme dan emosi nyambung. Puisi terbaik menurutku adalah yang terasa seperti surat; sederhana, hangat, dan mudah dilafalkan di depan ibu. Itu yang selalu membuat mataku berkaca-kaca tiap kali kubacakan untuknya.
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status