Nggak bisa bohong, aku baru ngecek Instagram Enak Mas Ramli kemarin karena lagi ngidam nasi uduk mereka yang legendaris itu! Buat yang belum tahu, warung makan ini emang jadi favorit warga Jakarta sejak dulu, terutama buat sarapan atau makan siang yang praktis. Tahun 2024 ini, harga menu mereka naik dikit sih, tapi masih terjangkau banget untuk porsi dan rasa yang dapet banget.
Nasi uduk specialnya sekarang di banderol sekitar Rp25 ribu, udah termasuk tempe, telur, ayam goreng, sambel kacang, plus kerupuk. Kalau mau versi biasa tanpa ayam, harganya Rp18 ribu. Mereka juga punya nasi kuning dengan harga mirip, sekitar Rp20-28 ribu tergantung lauknya. Oh iya, lontong sayurnya juga wajib dicoba, harganya Rp22 ribu dengan isian komplet!
Untuk minuman, es teh manis atau jeruk panas sekitar Rp5-8 ribu. Khusus jajanan pasar kayak lemper atau kue cubit masih di kisaran Rp3-10 ribu per item. Yang bikin betah itu mereka sering kasih promo paket hemat buat keluarga atau catering kecil. Misalnya paket nasi uduk plus 4 lauk besar cuma Rp100 ribu, cukup buat 3-4 orang.
Buka dari pagi jam 6 sampai habis dhuhur, antreannya kadang sampai keluar warung pas weekend. Tapi worth it banget buat nostalgia rasa Jakarta tempo dulu. Tips dari aku: dateng sebelum jam 9 pagi biar dapet ayam goreng yang masih anget crispy!
2026-07-08 05:38:47
9
すべての回答を見る
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
関連書籍
Ah! Mantap Mas Ramli
Miss Luxy
9.8
4.0M
"Ramli, hamili istriku, aku akan membayarmu dua puluh kali lipat dari gajimu!"
Ramli, duda anak tiga dari desa, terpaksa bekerja untuk CEO kaya. Namun, kedua majikannya terus bertengkar karena lima tahun ini, mereka tidak dikaruniai anak. Ramli yang butuh uang, tepaksa harus melakukan kerjasama. Perlahan, Vina mulai merasa nyaman dan ketagihan dengan sang pelayan. Hingga akhirnya mereka terjebak dalam hubungan yang sangat rumit. Apalagi saat Vina tahu sang suami telah mengkhianati dirinya dengan memiliki selingkuhan.
Yang lebih mengejutkan adalah, Ramli sebenarnya bukan pelayan biasa hingga semua orang terkejut!
Sinopsis:
Aku menumpahkan rujak pedas ke muka istriku karena geram dia ngidam tengah malam. Aku pikir dia hanya akan menangis, ternyata dia membuatku panik karena melakukan ini ....
Erin Kayonna kembali ke kota asalnya setelah kesehatan kedua orang tuanya mulai menurun. Dengan tabungan dari pekerjaannya sebagai Sports Physiotherapist di ibu kota, Erin membuka klinik fisioterapi olahraga kecil bersama seorang temannya.
Namun, kepulangan itu membawanya kembali ke masa lalu yang selama sepuluh tahun dia coba lupakan.
Ketika Erin datang ke sekolah lamanya untuk menawarkan kerja sama layanan fisioterapi bagi para atlet muda di sana, dia justru bertemu kembali dengan Rama Mahanta.
Pria yang dulu dia tinggalkan.
Pria yang masih percaya bahwa Erin telah mengkhianatinya.
Saat Erin berusaha menghindar, takdir terus mendekatkannya pada Rama.
Apa yang terjadi jika takdir memberikan mereka kesempatan kedua? Akankah Erin tetap menolak saat Rama tidak pernah berniat melepaskannya?
Bariqi Galanga, seorang executive chef yang sangat galak. Dalam satu bulan, pria itu bisa berganti asisten delapan belas kali. Saking galaknya, banyak orang yang angkat tangan dengan pria itu. Hingga, Bariqi tertarik dengan seorang gadis yang bekerja di bagian potong sayur. Dengan wewenangnya, Bariqi menjadikan gadis itu sebagai asistennya.
Elya Rembulan, gadis berusia dua puluh tahun yang bekerja keras demi menyekolahkan adiknya. Gadis malang itu harus merelakan cita-citanya pupus demi sang adik. Saat diangkat menjadi asisten chef membuat Elya sangat senang, karena sudah pasti gajinya akan naik. Setidaknya bisa menambah pemasukannya.
Namun, siapa sangka kalau menjadi asisten chef tidak seenak yang Elya pikirkan. Elya harus menderita karena Bariqi yang senantiasa menyiksanya.
"Hidupmu adalah milikku!" kata-kata itu yang selalu Bariqi ucapkan untuk mengancam Elya.
Betapa hancurnya hati sang Ibu, ketika mendapati rendang pemberian mertua ternyata rendang yang sudah basi. Padahal Sifa sudah bekerja keras membuat rendang untuk pengajian empat puluh hari sang mendiang ayah mertua.
Mereka pikir aku ini anak petani miskin. Tapi, mereka tidak tahu, harta yang disembunyikan ayahku mungkin bisa dipakai untuk membeli harga diri mereka.
Enak Mas Ramli punya beberapa menu signature yang bikin lidah langsung kepincut, tapi kalau harus milih satu yang paling wajib dicoba, aku selalu rekomen 'Ayam Geprek Sambal Ijo' mereka. Rasanya itu nendang banget, ayamnya crispy di luar tapi juicy di dalam, sambal ijonya pedasnya pas—nggak terlalu ngebakar lidah tapi tetep bikin nagih. Yang bikin beda dari tempat lain adalah racikan sambalnya yang pake campuran daun jeruk, jadi ada aroma citrus segar yang bikin sambelnya nggak flat. Bonusnya, mereka kasih lalapan dan sambal terasi tambahan, jadi bisa mix and match sesuai mood.
Selain itu, 'Nasi Goreng Kampung' mereka juga layak masuk list wajib coba. Banyak yang bilang nasi goreng kampung itu biasa aja, tapi versi Enak Mas Ramli punya sentuhan magic. Ada empuknya telur semi-ceplok yang bikin tekstur nasi jadi creamy, plus irisan dendeng sapi yang gurih dan sedikit manis. Yang bikin spesial adalah pake minyak bawang buatan sendiri, jadi aromanya wangi banget sampe nggak perlu pake kecap atau sambel tambahan pun udah enak. Mereka juga konsisten pake nasi pera sisa semalem, jadi nggak lembek dan bener-bernuansa 'kampung'.
Oh, jangan lupa cobain 'Es Teh Susu Gula Aren' sebagai pendamping. Minuman ini jadi perfect pairing buat makanan pedas karena ada balance antara manisnya gula aren dan gurihnya susu. Es tehnya sendiri nggak terlalu pekat, jadi nggak bikin eneg meski diminum sampai gelas terakhir. Nggak heran tuh banyak yang balik lagi cuma demi minuman ini.
Ada sesuatu yang menggoda dari aroma rempah dan bumbu khas yang langsung tercium begitu melintas depan gerobak Enak Mas Ramli. Dari obrolan di forum kuliner sampai cerita panjang di kolom komentar platform pesan-antar, mayoritas pelanggan sepakat bahwa racikan bumbu mereka punya ‘jiwa’—gurihnya nendang tapi tetap balance, terutama di menu ayam bakar dan sambal bajaknya yang legendaris. Beberapa bahkan bilang sambal itu bikin nagih sampai rela antre 30 menit pas jam makan siang!
Tapi dunia ini tidak hitam-putih, kan? Beberapa kritik kecil muncul dari mereka yang lebih suka rasa pedas level ‘setan’ atau tekstur daging ayam yang kurang juicy di hari tertentu. Namun, mayoritas review positif selalu nyerocos tentang how worth it harganya untuk porsi besar plus sensasi makan ala kaki lima yang autentik. Ada satu pelanggan setia di grup Facebook yang sampai bikin thread bulanan dokumentasi ‘Petualangan Makan Enak Mas Ramli versi Level Pedas Berbeda’—kayak personal challenge gitu!