Contoh Kalimat Yang Memakai Exquisite Artinya Apa Di Buku?

2025-10-13 18:57:56
219
Share
ABO Personality Quiz
Take a quick quiz to find out whether you‘re Alpha, Beta, or Omega.
Scent
Personality
Ideal Love Pattern
Secret Desire
Your Dark Side
Start Test

3 Answers

Declan
Declan
Ahli Cerita Insinyur
Ada sesuatu yang selalu bikin senyum kalau penulis pakai kata 'exquisite' dalam deskripsi; kata itu terasa seperti lampu sorot kecil yang menyorot detail paling halus. Aku sering menemukan 'exquisite' dipakai untuk menggambarkan sesuatu yang sangat indah, rapih, atau bernilai seni tinggi—bukan sekadar "cantik" biasa, tapi ada rasa halus, detil, dan intensitas emosional di baliknya.

Contohnya, dalam kalimat 'The room was furnished with exquisite taste,' terjemahan yang pas bisa jadi 'Ruang itu ditata dengan selera yang sangat halus/sempurna.' Di sini maknanya bukan cuma 'bagus', tapi menunjukkan kehati-hatian dan keanggunan dalam pemilihan barang serta estetika. Bandingkan dengan 'Her smile was exquisite' yang bisa diterjemahkan menjadi 'Senyumnya begitu memikat dan lembut,' menekankan efek emosional yang ditimbulkan.

Ada nuansa lain yang sering terlewat: 'exquisite' juga dipakai untuk rasa sakit—misalnya 'exquisite pain'—yang berarti rasa sakit yang sangat tajam atau menusuk. Jadi tergantung konteks, 'exquisite' bisa berarti indah, halus, bernilai tinggi, atau intens (positif/negatif). Saat menerjemahkan di buku, aku biasanya melihat kalimat sebelum dan sesudahnya untuk memutuskan apakah ingin pakai 'sangat indah', 'sangat halus', 'memikat', atau 'menusuk'. Itu membuat terjemahan terasa hidup dan cocok dengan suasana cerita, bukan sekadar kata literal kalau dipaksa.

Intinya, kalau ketemu 'exquisite' di buku, pikirkan apakah penulis mau menonjolkan keanggunan, detail seni, atau intensitas perasaan—pilih kata Indonesia yang menangkap nuansa itu supaya pembaca merasakan hal yang sama seperti penulis maksudkan.
2025-10-16 15:07:12
17
Noah
Noah
Penyimak Fotografer
Pilihan kata 'exquisite' sering dipakai penulis untuk memberi nuansa yang halus dan bernilai, bukan cuma sekadar "bagus". Saya sering menganggap kata ini sebagai penanda: ada detail yang sengaja dibuat menonjol, atau ada getaran emosi yang kuat di balik deskripsi.

Ambil beberapa contoh singkat: 'an exquisite piece of jewelry' bisa diterjemahkan jadi 'perhiasan yang sangat indah dan bernilai' atau 'karya perhiasan yang sangat halus pembuatannya.' Sedangkan 'exquisite flavor' lebih cocok menjadi 'rasa yang begitu istimewa' atau 'rasa yang sangat menggugah.' Perbedaan terletak pada fokus: apakah penekanan pada estetika, kerajinan, atau pengalaman inderawi.

Satu catatan penting yang sering saya tekankan saat berdiskusi dengan teman pembaca adalah kolokasi—kata apa yang mengiringi 'exquisite' menentukan terjemahannya. 'Exquisite beauty' -> 'kecantikan yang memukau/halus'; 'exquisite detail' -> 'detail yang sangat halus/rapih'; 'exquisite pain' -> 'rasa sakit yang menusuk/teramat tajam.' Jadi, jangan langsung mengganti 'exquisite' dengan satu padanan tetap; lihat konteks dan efek emosional yang diinginkan pengarang. Itu membantu menjaga nuansa asli tanpa membuat kalimat jadi berlebihan atau canggung.
2025-10-17 04:32:12
2
Nevaeh
Nevaeh
Teman Novel Tukang
Langsung kebayang kalau penulis nulis 'exquisite'—seolah nempel sinar di kata itu, membuat pembaca fokus pada kehalusan atau intensitas suatu hal. Gue sering pakai contoh sederhana: 'She wore an exquisite dress' bisa jadi 'Dia mengenakan gaun yang sangat anggun dan berkelas,' menonjolkan keindahan dan detail; sementara 'an exquisite meal' bisa diterjemahkan menjadi 'makanan yang lezat luar biasa' atau 'sajian yang begitu nikmat' kalau konteksnya soal rasa.

Selain nuansa positif, ada juga penggunaan yang lebih gelap seperti 'exquisite pain' yang artinya 'rasa sakit yang amat tajam'; itu penting karena maknanya berubah dari memuji jadi menggambarkan intensitas penderitaan. Intinya, saat ketemu 'exquisite' di buku, cek apa yang sedang digambarkan: estetika, kerajinan, rasa, atau perasaan intens—baru pilih padanan bahasa Indonesia yang paling pas. Itu bikin terjemahan tetap hidup dan sesuai suasana cerita.
2025-10-19 01:19:23
15
View All Answers
Scan code to download App

Related Books

Related Questions

Contoh kalimat yang tepat memakai struggling artinya apa?

5 Answers2025-08-29 14:35:05
Aku sering lihat kata 'struggling' dipakai di caption media sosial dan subtitle anime, dan awalnya aku juga bingung bedanya sama 'having trouble'. Intinya, 'struggling' itu nuansa lagi berusaha keras sambil kesulitan—bisa fisik, emosional, atau situasional. Contoh sederhana: 'I'm struggling with my homework' artinya aku lagi susah mengerjakan tugas, bukan cuma malas. Kalau mau contoh yang lebih nyata: 'She's struggling to keep up with the class' (dia kesulitan mengikuti pelajaran) atau 'He's struggling financially' (dia sedang berjuang secara finansial). Kadang kata ini juga dipakai untuk menggambarkan karya yang belum sukses, misalnya 'a struggling artist'—bukan berarti dia tidak berbakat, cuma belum berhasil secara materi. Aku pernah nonton adegan di 'My Hero Academia' di mana karakter masih 'struggling' mengendalikan kekuatannya; rasanya pas banget untuk menggambarkan usaha keras yang belum mulus. Nah, kalau kamu mau pakai di kalimat Indonesia-Indonesia, bisa bilang: 'Dia lagi struggling sama tugasnya' atau ubah ke bahasa formal: 'Dia sedang mengalami kesulitan dengan tugasnya.'

Kata exquisite artinya apa dalam terjemahan novel?

3 Answers2025-10-13 00:36:10
Kata 'exquisite' selalu terasa seperti kata kecil yang menyimpan banyak rasa—rapuh, elegan, dan penuh maksud. Dalam konteks 'exquisite art', aku biasanya menerjemahkan itu sebagai 'karya seni yang sangat indah dan halus' atau 'karya seni yang mempesona dan penuh detail'. Pilihan kata ini menekankan dua hal utama: keanggunan bentuk dan ketelitian pengerjaan. Kalau novel menggambarkan sebuah lukisan dengan cahaya tipis dan detail yang membuat hati berhenti, terjemahan yang lebih puitis seperti 'sangat anggun dan halus hingga memilukan' bisa lebih pas. Di sisi lain, 'exquisite' nggak selalu soal keindahan visual. Ada nuansa rasa atau emosi—misalnya 'exquisite pleasure' terasa seperti kenikmatan yang intens dan halus; aku akan pakai 'kenikmatan yang amat mendalam' atau 'kenikmatan yang menusuk'. Untuk 'exquisite pain' nggak masuk akal kalau diterjemahkan sebagai 'sangat indah', jadi pilihan seperti 'rasa sakit yang menusuk' atau 'nyeri yang amat tajam' lebih akurat. Saran praktis: perhatikan register narasi dan karakter. Kalau naratornya formal atau puitis, pilih padanan berlapis seperti 'memikat', 'elok', atau 'sangat halus'; kalau gaya santai, 'sangat indah' atau 'luar biasa cantik' sudah cukup. Hindari langsung mengadopsi kata pinjaman 'ekskuisit' kecuali karakter memang suka kata asing. Aku sering mencoba beberapa versi di draf, lalu pilih yang paling mempertahankan nuansa asli sambil enak dibaca dalam bahasa kita.

Bagaimana contoh kalimat yang memakai solitary artinya?

4 Answers2025-10-25 20:43:25
Pernah terpikir bagaimana satu kata bisa berubah rasa tergantung konteks? Aku suka kata 'solitary' karena dia simpel tapi serbaguna — bisa terasa damai, sunyi, atau bahkan menakutkan. Dalam paragraf ini aku akan kasih beberapa contoh kalimat dan terjemahannya supaya gambaran maknanya jelas. Contoh 1: "He lived a solitary life in the cabin by the lake." — Dia menjalani hidup menyendiri di kabin dekat danau. Contoh 2: "A solitary tree stood on the hill against the sunset." — Sebuah pohon terpencil berdiri di bukit melawan matahari terbenam. Contoh 3: "She took a solitary walk to think things over." — Dia berjalan sendiri untuk merenungkan segala hal. Contoh 4: "The prisoner was put in solitary for his safety." — Tahanan itu ditempatkan dalam sel isolasi demi keamanannya. Perbedaan nuansa penting: kalau digabungkan dengan suasana yang nyaman atau estetis, 'solitary' bisa terasa menyenangkan (seperti retreat tenang). Tapi dipakai dalam konteks penjara atau kesepian ekstrim, maknanya menekan. Aku pribadi suka pakai 'solitary' buat menggambarkan momen-momen hening dalam cerita — terasa tajam dan emosional tanpa banyak kata.

Terjemahan subtitle: exquisite artinya apa di dialog film?

3 Answers2025-10-13 11:02:36
Aku pernah nonton adegan film di mana satu kata kecil, 'exquisite', bikin suasana langsung terasa beda—itulah kenapa terjemahan subtitle penting banget. Kalau diartikan secara umum, 'exquisite' biasanya bermakna sangat indah, halus, atau luar biasa detail; tapi konteksnya bisa mengubah nuansa jadi 'memukau', 'sangat lezat', atau bahkan 'menusuk' kalau dipakai untuk rasa sakit. Dalam dialog romantis, aku sering terjemahkan jadi "sungguh mempesona" atau "amat indah" supaya tetap puitis tanpa berlebihan. Untuk barang atau kerajinan, pilihan seperti "kualitas luar biasa" atau "kerajinan yang sangat halus" terasa alami. Sedangkan kalau yang dibicarakan makanan, lebih pas pakai "lezat sekali" atau "sangat menggugah selera" supaya penonton cepat nangkep tanpa baca lama. Praktik di subtitle juga memaksa kita ringkas: lebih baik pilih frasa singkat yang tetap mewakili emosi karakter. Contoh-contoh singkat yang sering kubawa ke subtitle: "What an exquisite dress" → "Gaun itu sangat memukau"; "He felt an exquisite pain" → "Ia merasakan sakit yang menusuk"; "Exquisite workmanship" → "Kerajinan yang sangat halus". Kadang sutradara mau nuansa sinis—di situ bisa pakai intonasi dan keterangan singkat seperti "indah sekali" dengan konteks yang jelas. Intinya, terjemahkan bukan cuma kata demi kata, tapi suasana. Pilih kata yang cepat dibaca, cocok karakter, dan sesuai emosi adegan. Aku suka momen kecil kayak gini karena bikin terjemahan terasa hidup—bahkan satu kata bisa mengubah cara penonton meresapi adegan.

Penulis meminta contoh kalimat yang memakai artinya beautiful?

1 Answers2025-10-13 21:31:36
Menulis variasi kalimat itu selalu bikin suasana hati naik, jadi aku susun beberapa contoh yang pake makna "beautiful" dalam nuansa berbeda supaya kamu bisa pilih mana yang paling cocok. Untuk gambaran pemandangan atau alam, aku sering pakai kata 'indah' karena terasa netral tapi puitis: Laut di sore hari tampak indah dengan kilau oranye yang memantul di ombak. Gunung itu terlihat indah meski kabut menutupi puncaknya. Kebun bunga di desaku benar-benar indah saat matahari terbenam, seolah dunia berhenti sebentar. Kalau ngomongin orang atau penampilan, ada banyak nuansa: Dia terlihat cantik dengan senyum sederhana yang bikin suasana hangat. Gaya makeup-nya menonjolkan mata, hasilnya jadi menawan tanpa berlebihan. Dalam acara formal aku sering bilang, "Ia tampil anggun malam itu," karena 'anggun' memberi kesan elegan dan tenang. Kadang aku pakai bahasa yang lebih gaul: "Wah, dia cakep banget," kalau suasananya santai dan akrab. Untuk karya seni, momen, atau perasaan, pilih katanya biar tepat rasanya: Lukisan itu mempesona, warnanya berhasil bikin aku terdiam lama. Lagu itu punya melodi yang begitu elok, sampai aku merasa rindu tanpa tahu kenapa. Malam itu punya aura yang begitu indah, penuh keheningan yang menghangatkan — bukan cuma cantik secara visual, tapi juga menyentuh hati. Kalau mau lebih kiasan, aku suka bilang, "Senja itu bagai lukisan hidup," atau "Senyumnya seperti cahaya kecil di tengah hujan." Itu ngasih nuansa romantis tanpa terdengar klise. Beberapa contoh singkat dalam gaya berbeda yang sering aku pake sehari-hari: "Taman kota tampak elok pagi ini," "Busana tradisional itu memancarkan keindahan klasik," "Pemandangan dari atap apartemen kami benar-benar memesona," "Puisi ini begitu indah, aku baca berkali-kali," "Dia punya pesona natural yang bikin orang nyaman." Kalau mau santai dan akrab: "Pemandangannya cakep banget, bro," atau lebih puitis: "Langit malam berhiaskan bintang, seindah mimpi yang jarang kukejar." Aku juga suka menyisipkan referensi budaya pop untuk warna: "Awan di sana mirip adegan di 'Kimi no Na wa', sangat mengena." Kalau kamu lagi nulis dialog, deskripsi, atau caption, kuncinya adalah menyesuaikan kata dengan mood: 'cantik' dan 'cakep' pas untuk orang; 'indah' dan 'elok' pas untuk pemandangan atau momen; 'menawan' dan 'mempesona' cocok untuk efek yang kuat; 'anggun' pas untuk kesan elegan. Aku sering bereksperimen gabungin kata-kata ini supaya nggak monoton, dan sering dapet respons hangat dari teman-teman komunitas. Semoga contoh-contoh ini ngebantu kamu pilih nuansa yang tepat ketika mau bilang "beautiful" dalam Bahasa Indonesia — aku sih senang sekali lihat kata-kata kecil itu bikin suasana jadi lebih hidup.

Sinonim untuk exquisite artinya dalam bahasa Indonesia apa?

3 Answers2025-10-13 10:40:32
Aku selalu suka mengeksplor makna kata-kata yang terasa lembut di lidah, dan 'exquisite' itu salah satunya. Kalau diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, kata ini punya banyak saudara tergantung nuansanya: 'sangat indah', 'halus', 'menawan', 'elegan', 'istimewa', atau 'sempurna sampai detailnya terasa'. Dalam konteks seni atau kerajinan, aku biasanya pakai 'halus' atau 'rapi dan penuh detail' karena menekankan kerapihan dan ketelitian pengerjaan. Di sisi rasa atau pengalaman seperti makanan atau wangi, terjemahan yang enak adalah 'lezat' atau 'menggugah selera'—tapi kalau mau lebih puitis bisa bilang 'memikat' atau 'mempesonakan'. Untuk nuansa formal, misalnya review pameran atau kajian estetika, 'elegan' atau 'sangat apik' terasa pas. Sedangkan dalam bahasa sehari-hari, orang mungkin bakal bilang 'keren banget', 'cakep luar biasa', atau bahkan 'cemegil' kalau mau santai dan lucu. Contoh sederhana: Kalau lihat lukisan yang detail dan penuh gradasi warna, aku akan bilang, "Lukisannya benar-benar halus dan mempesona." Atau saat makanan berlapis rasa yang halus, bisa: "Hidangannya sungguh menggugah selera." Pilihannya banyak, intinya tergantung konteks dan nuansa yang ingin disampaikan. Aku sendiri suka kombinasi kata yang sedikit puitis—terasa lebih hidup kalau dipakai ngobrol soal karya yang memang bikin terkesima.

Contoh kalimat yang benar memakai bodo amat artinya?

5 Answers2025-11-02 06:46:17
Aku sering melihat frase 'bodo amat' dipakai di obrolan sehari-hari, dan kalau yang kamu maksud contoh kalimat yang benar plus maknanya, ini versi yang paling natural menurut pengalamanku. 'Aku sudah bilang nggak mau ikut, jadi bodo amat deh.' — di sini maknanya 'aku nggak peduli lagi' atau 'aku menyerah soal itu' setelah mencoba berargumen. 'Kalau mereka ngomong begitu, bodo amat, hidup gue jalan terus.' — ini menunjukkan sikap cuek yang tegas, sering dipakai untuk membebaskan diri dari masalah orang lain. 'Tadi dia nyeletuk soal tugas, aku jawab bodo amat, terus lanjut ngerjain versi sendiri.' — konteksnya: menolak ikut campur pendapat orang lain dan memilih jalan sendiri. Catatan: ungkapan ini kasar-casual; pas dipakai di lingkungan santai atau antara teman dekat. Di tempat formal atau saat bicara dengan orang yang dihormati, sebaiknya ganti dengan 'aku kurang peduli' atau 'aku memilih tidak terlibat'. Intinya, 'bodo amat' berarti sikap tidak peduli yang kadang melepaskan beban — menurutku itu bisa terasa membebaskan kalau dipakai tepat, tapi juga menyakitkan kalau kena orang yang sensitif.

Kamu bisa memberi contoh kalimat yang memakai kecantol artinya?

2 Answers2025-10-13 09:54:56
Denger kata 'kecantol' selalu bikin aku tersenyum sendiri—kata ini kaya kata serbaguna yang langsung nempel di percakapan gaul. Di kamus percakapan sehari-hari, 'kecantol' biasanya dipakai buat menggambarkan perasaan kepincut, kepincutnya nggak harus romantis; bisa juga kepincut sama makanan, game, atau karakter fiksi. Aku sering pakai kata ini waktu ngobrol sama teman soal hal-hal kecil yang tiba-tiba jadi susah dilupain. Contohnya, kalau mau nunjukin berbagai nuansa pemakaian, aku suka bikin kalimat-kalimat sederhana kayak gini: 'Aku kecantol sama es krim rasa baru itu, tiap lewat langsung pengen nyoba.'; 'Dia kecantol sama karakter di serial itu sampai tiap hari nangis nunggu episode baru.'; 'Gara-gara demo main game di YouTube, aku kecantol dan akhirnya beliin sendiri.'; 'Jangan salah, aku bisa kecantol barang diskonan cuma gara-gara promo lucu.'; 'Waktu denger lagu itu pertama kali, aku kecantol—terus diulang terus sampai hafal liriknya.' Aku juga pernah pake variasi seperti: 'Kecantol banget sama rayuan manisnya' atau 'Enggak sengaja kecantol sama ide proyek ini.' Sekarang bicara soal nuansa: kalau kamu bilang 'kecantol sama seseorang', kebanyakan orang langsung mikir baper atau jatuh hati; tapi kalau konteksnya makanan atau barang, maknanya lebih ke 'suka banget' atau 'ketagihan'. Kadang aku pakai bentuk yang lebih ringan biar nggak berlebihan, misalnya 'kecantol dikit' untuk menunjukkan ketertarikan yang nggak serius. Di sisi lain, ada juga penggunaan yang lebih kocak, kayak 'kecantol dompet' buat menggambarkan barang yang selalu bikin pengeluaran boros. Intinya, 'kecantol' itu fleksibel banget dan enak dipakai dalam percakapan santai—tinggal sesuaikan nada: mau dramatis, lucu, atau polos. Kalau ditanya tips pakai kata ini, aku saranin: perhatikan konteks dan lawan bicara. Di chat santai sama teman, bebas eksplor: 'Tadi nyobain kopi itu, fix kecantol, harus balik lagi.' Di situasi yang lebih formal, mungkin ganti dengan 'tertarik' atau 'terpikat' biar tetap sopan. Nah, itu versi aku yang suka memerhatikan nuansa kata dalam obrolan sehari-hari—selalu seru lihat bagaimana satu kata kecil bisa bikin obrolan jadi hidup.

Bagaimana penggunaan kata 'excellency' dalam kalimat?

4 Answers2026-01-31 12:59:36
Ada sesuatu yang elegan tentang kata 'excellency'—ia membawa aura formalitas dan penghormatan yang jarang ditemui dalam percakapan sehari-hari. Biasanya, aku menemukannya dalam konteks diplomatik atau saat merujuk kepada figur tinggi seperti duta besar. Misalnya, 'His Excellency the Ambassador will attend the summit.' Kalimat itu langsung terasa megah, bukan? Tapi hati-hati, penggunaannya terlalu sering bisa terdengar kaku atau bahkan sarkastik jika tidak sesuai situasi. Di novel-novel fantasi atau sejarah, kata ini sering dipakai untuk menunjukkan hierarki. Aku ingat satu adegan di 'The Crown's Game' di mana karakter menyapa 'Your Excellency' dengan suara bergetar—itu memperkuat atmosfer power distance. Tapi dalam obrolan casual? Lebih baik dihindari, kecuali bercanda dengan teman soal siapa yang beli kopi hari ini.

Frasa exquisite artinya apa saat menggambarkan anime?

3 Answers2025-10-13 14:23:28
Kata 'exquisite' bikin kupikir tentang anime yang tiap framenya terasa mewah dan penuh detail. Untukku kata itu nggak cuma memuji keindahan permukaan — ia memuji kerajinan yang terlihat di balik layar: komposisi yang terpikir matang, palet warna yang dipilih dengan sadar, dan setiap gerakan kecil yang terasa bernapas. Contohnya, ada adegan di 'Violet Evergarden' yang nggak perlu banyak dialog untuk bikin hati bergetar; itu bukan sekadar cantik, melainkan rapi, presisi, dan punya rasa. Selain aspek visual, 'exquisite' juga merujuk pada harmoni antara gambar, musik, dan ritme bercerita. Aku sering terpaku pada film atau seri yang punya pencahayaan dan komposisi latar yang membuat suasana jadi hidup—seperti di 'Garden of Words' atau beberapa adegan di 'Kimi no Na wa'—di mana detail latar dan tekstur cuaca menambah narasi. Ada unsur halus: cara cahaya memantul di genangan air, sapuan kuas yang terasa nyaris tradisional, atau sudut kamera yang memilih menahan momen tiap detik lebih lama. Di level yang lebih personal, aku menyebut 'exquisite' saat sebuah anime berhasil bikin aku memperhatikan hal-hal kecil berulang-ulang, lalu tetap menemukan sesuatu yang baru. Itu tanda bahwa bukan cuma talent visual, tapi juga selera artistik dan pengendalian estetika yang kuat. Akhirnya, ketika kelengkapan teknis bertemu emosi dan niat estetis, barulah sebuah karya layak disebut 'exquisite'—bukan sekadar cakep, tapi berkesan.
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status