3 Answers2026-05-10 07:55:34
Ada sesuatu yang bikin deg-degan saat ngikutin 'Assassins Pride' dari awal sampe akhir. Series ini punya atmosfer steampunk yang kental dicampur dengan aksi-aksi assassin yang keren. Untuk yang penasaran, anime ini udah tamat dengan 12 episode, dan adaptasinya cukup solid meskipun beberapa penggemar manga merasa ada bagian yang dipotong. Endingnya sendiri cukup memuaskan, meski masih menyisakan ruang untuk season kedua.
Kalau dari segi sub Indo, kebanyakan platform legal kayak Bstation atau Netflix udah menyediakan versi lengkapnya. Jadi buat yang belum nonton, sekarang bisa marathon tanpa gangguan. Tapi jujur, ekspektasi gw sedikit lebih tinggi karena world-building-nya sebenarnya punya potensi besar untuk dikembangkan lebih dalam.
3 Answers2026-05-10 02:11:03
Aku masih menunggu kabar tentang season 2 'Assassins Pride' dengan harapan tinggi. Serial ini punya charm unik dengan blend antara steampunk, fantasi, dan latar sekolah yang jarang ditemukan di anime lain. Sayangnya, sejak season 1 tayang tahun 2019, belum ada pengumuman resmi dari pihak studio atau produser. Biasanya kalau ada lanjutannya, dalam 2-3 tahun sudah ada sinyal, tapi sekarang udah lewat dari itu. Aku coba cari info dari berbagai forum dan sumber Jepang, tapi sepertinya popularitasnya di sana kurang mencukupi untuk dorong sequel. Padahal ending season 1 membuka banyak potensi cerita dari novel aslinya!
Yang bikin aku penasaran, dunia 'Assassins Pride' ini masih punya banyak misteri yang belum diungkap, terutama soal hubungan antara keluarga bangsawan dengan sistem mana mereka. Kalau season 2 benar-benar dibuat, aku berharap eksplorasi karakter seperti Rosetti dan Shenfa bisa lebih dalam. Sementara ini, mungkin kita bisa puasin diri dengan baca原作 novel atau manga adaptasinya yang masih ongoing.
4 Answers2026-05-10 01:46:28
Nonton 'Assassins Pride' dengan sub Indo itu pengalaman yang cukup seru, apalagi buat yang suka tema fantasi gelap plus aksi assassin. Animasinya keren, detail karakter seperti rambut dan kostumnya digarap apik. Tapi, menurutku alurnya agak terburu-buru di beberapa bagian, jadi ada adegan yang kurang 'nyantol' di kepala. Dubber Indonesianya juga lumayan natural, meski kadang ada kata-kata yang terasa agak kaku.
Yang bikin betah sih chemistry antara Melida dan Kufa—dinamika mentor-muridnya punya vibe unik. Kalau dari segi musik, OST-nya nggak mengecewakan, terutama saat adegan fight. Overall, worth to watch kalau cari hiburan ringan tapi tetap ada depth-nya.
3 Answers2026-05-10 20:48:39
Kalau ngomongin 'Assassins Pride', karakter utama yang langsung nempel di kepala ya Melida Angel itu. Gadis bangsawan dari keluarga Angel yang awalnya dianggap nggak punya bakat jadi vampire hunter. Tapi di balik penampilannya yang lemah, dia punya tekad baja buat ngebuktikan diri. Yang bikin menarik, dinamikanya sama Kufa Vampir, mentor sekaligus pelindungnya, itu chemistry-nya kerasa banget. Kufa sendiri karakter yang cool dengan latar belakang misterius, dan cara dia ngasih bimbingan ke Melida bikin perkembangan karakter mereka berdua jadi salah satu highlight cerita.
Yang gw suka dari Melida itu justru karena dia nggak perfect dari awal. Perjuangannya buat ngejar standar keluarga, konflik batinnya, sampe relasinya yang kompleks sama Kufa bikin karakter ini terasa manusia banget. Buat yang suka karakter female lead yang berkembang secara organik, Melida ini salah satu contoh yang cukup memuaskan.
5 Answers2025-08-01 18:45:46
Aku baru saja menyelesaikan membaca 'Assassin's Pride' dan langsung penasaran apakah ada adaptasi animenya. Ternyata, serial ini mendapatkan adaptasi anime pada tahun 2019 dengan total 12 episode. Studio C2C yang menanganinya berhasil menghidupkan dunia steampunk dan fantasi yang khas dari novelnya. Meskipun ada beberapa perbedaan minor dengan sumber material, anime ini tetap mempertahankan atmosfer misterius dan aksi yang seru.
Karakter utama seperti Melida dan Kufa digambarkan dengan desain yang menarik, dan adegan pertarungannya cukup memuaskan. Bagi yang suka cerita tentang assassin dengan sentuhan akademi fantasi, adaptasi ini layak ditonton. Sayangnya, sampai sekarang belum ada pengumuman untuk season kedua, jadi mungkin harus puas dengan satu season dulu.
5 Answers2025-08-01 05:18:09
Aku udah ngecek beberapa sumber terpercaya dan forum diskusi, sejauh ini belum ada pengumuman resmi tentang 'Assassin's Pride' season 2. Anime yang tayang tahun 2019 ini memang punya konsep unik dengan dunia steampunk dan vampir, tapi menurutku penjualan BD/DVD-nya kurang memuaskan. Padahal ceritanya masih banyak yang bisa dieksplor dari novel aslinya.
Tapi jangan sedih dulu, kadang anime butuh waktu lama buat lanjutin adaptasi. Contohnya 'The Devil is a Part-Timer!' yang baru dapat season 2 setelah 9 tahun. Kalau mau lanjut ceritanya, bisa baca novel 'Assassin's Pride' karya Kei Amagi yang sudah diterjemahkan. Ada 14 volume dan masih ongoing, jadi bahan buat season berikutnya sebenarnya cukup.
5 Answers2025-08-01 16:25:24
Aku cukup sering mencari manga dan novel online, dan sejauh yang aku tahu, 'Assassin's Pride' tidak tersedia secara resmi untuk dibaca gratis. Kebanyakan situs yang menawarkannya tanpa bayar biasanya melanggar hak cipta. Kalau mau baca versi legal, coba cek layanan seperti BookWalker atau J-Novel Club yang kadang ada promo chapter gratis.
Tapi kalau memang suka karyanya, lebih baik beli atau langganan layanan resmi supaya bisa mendukung kreatornya langsung. Aku sendiri pernah beli volume pertamanya dan ceritanya cukup menarik, jadi worth it buat koleksi.
3 Answers2026-05-10 23:45:37
Ada sesuatu yang memikat dari dunia 'Assassins Pride' yang membuatku selalu kembali menonton ulang. Ceritanya berpusat pada Melida Angel, seorang gadis bangsawan yang dianggap tidak memiliki bakat sihir—hal yang sangat memalukan di dunia di mana status sosial ditentukan oleh kekuatan magis. Hidupnya berubah ketika Kufa Vampir, seorang assassin misterius, dikirim untuk menguji kemampuannya. Jika Melida benar-benar tidak berbakat, Kufa diperintahkan untuk membunuhnya. Tapi alih-alih menjalankan tugas, Kufa justru memutuskan untuk melatih Melida secara rahasia.
Yang kusukai dari anime ini adalah dinamika hubungan mentor-murid yang berkembang menjadi lebih dalam, ditambah dengan sistem magis yang unik di dunia mereka. Visualnya cukup memukau, terutama saat adegan pertarungan dengan gaya seni pedang yang elegan. Meski ada beberapa cliché shounen, chemistry antara Melida yang keras kepala dan Kufa yang dingin namun protektif benar-benar menjadi daya tarik utama. Akhir yang sedikit terbuka meninggalkan rasa penasaran—semoga ada season kedua!
2 Answers2026-05-11 01:48:48
Wu Assassins sebenarnya tersedia di Netflix dengan subtitle Indonesia, tapi aku sendiri sempat kesulitan menemukannya karena interface-nya yang suka berubah-ubah. Awalnya kupikir cuma bisa ditonton pakai VPN karena judulnya kadang hilang dari katalog regional. Ternyata setelah cek lebih dalam, series ini masih ada kok di platform tersebut! Kualitas sub-nya cukup bagus, terjemahannya natural dan enggak kaku. Kalau mau alternatif lain, beberapa situs fanpage anime biasanya membagikan link google drive berisi koleksi series lengkap, tapi risiko copyright selalu mengintai.
Yang bikin 'Wu Assassins' menarik buatku justru dari sisi lokalisasinya. Adegan-adegan action dipadukan dengan mitologi Tionghoa ini di-subtitle dengan cukup apik, termasuk istilah-istilah kungfu tertentu yang dipertahankan aslinya. Dulu sempat nongol juga di Indo XXI sebelum akhirnya di-takedown. Sekarang opsi paling aman ya tetap Netflix—apalagi kalau sudah langganan, enggak ada alasan buat cari yang ilegal.
3 Answers2026-05-11 00:55:39
Wu Assassins' punya alur yang cukup seru buat yang suka mix antara urban fantasy dan seni bela diri. Ceritanya revolve around Kai Jin, seorang koki biasa yang tiba-tiba dikasih kekuatan buat jadi 'Wu Assassin' terakhir—tugasnya ngehilangin lima warlord jahat yang punya elemen Wu Xing. Yang bikin menarik, setting modern di San Francisco Chinatown kontras banget sama nuansa mitologi Tionghoa yang kental.
Setiap warlord punya kekuatan unik berdasarkan elemen kayak api, tanah, atau air, dan Kai harus ngumpulin senjata legendaris buat ngalahin mereka. Ada juga twist tentang identitas asli karakter-karakter di sekitarnya, termasuk Uncle Six yang ternyata punya agenda tersembunyi. Yang paling gw suka sih choreografi fight scenenya, fluid dan kreatif pake properti sekitar kayak pisau dapur atau tali jemuran—benar-benar ngangkat estetika fight scene ala Hong Kong cinema tapi dengan sentuhan modern.