Terjebak Dalam Pernikahan Dengan Pangeran Tak Berguna

Terjebak Pernikahan dengan CEO
Terjebak Pernikahan dengan CEO
Elyana Louis, gadis berusia dua puluh tiga tahun ini kabur dari rumah karena menolak perjodohan. Agar tidak ditemukan oleh orang suruhan kakeknya, ia menyamar menjadi gadis culun dan bekerja di sebuah rumah orang kaya sebagai pembantu. Niat hati ingin menghindari perjodohan, Elyana malah harus menggantikan anak sang majikan untuk menikah. Karena tepat di hari pernikahannya, sang mempelai wanita kabur bersama dengan kekasihnya. "Eli, aku memohon! Bantu kami untuk menyelamatkan nama baik keluarga Danu. Jika sampai perjodohan ini dibatalkan, keluarga Danu akan diusir dari kota ini. Anggap saja ini sebagai pekerjaan untukmu. Aku akan memberimu uang satu juta dolar sebagai imbalan. Bagaimana?" ucap sang majikan dengan penuh permohonan. "Hanya satu tahun saja. Setelah itu, kau boleh mengajukkan gugatan perceraian," tambahnya lagi, meyakinkan Elyana. Ketika Elyana sudah menyetujui tawaran dari sang majikan untuk menikah, alangkah terkejutnya ia ketika melihat pria yang akan menjadi suaminya. Pria itu adalah pria yang bersamanya satu bulan yang lalu. Dan pria itu ... tidak melepaskan Elyana seumur hidupnya. "Aku ingin bercerai!" ucap Elyana. "Hah, bercerai? Itu tidak akan terjadi, kecuali aku mati!" balas pria itu. Simak cerita selengkapnya, hanya di "Terjebak Pernikahan dengan CEO". Buku lain: "Dicerai Suami Jahat, Diratukan Konglomerat" Selamat membaca. Semoga terhibur ^_^ Follow @rymatusya
9.8
93 Chapters
TERJEBAK PERNIKAHAN TAK DIHARAPKAN
TERJEBAK PERNIKAHAN TAK DIHARAPKAN
Sequel of MENYUSUI TUYUL. Berawal dari ide Bintang, kakak iparnya, Alifa terpaksa menerima perjodohan dengan Farrel. Ketua geng pengangguran keren yang masih jauh dari Tuhan. Apa jadinya, pernikahan dua anak manusia yang mempunyai latar belakang hampir sama dan tanpa cinta itu? Farrel dengan segala sikap menyebalkannya di mata Alifa, begitu juga Alifa dengan segala keegoisannya di mata Farrel. Keduanya seperti terjebak dalam pernikahan yang tak diharapkan. Namun, Farrel bertekad, tidak ada pernikahan kedua baginya. Mampukah, Alifa membimbing Farrel yang masih jauh dari Tuhan, menjadi imam yang baik? Lalu mampukah, Farrel mempertahankan pernikahannya dengan Alifa seperti keinginan laki-laki itu?
10
122 Chapters
Terjebak Pernikahan Tak Diinginkan
Terjebak Pernikahan Tak Diinginkan
Samira Aretha, gadis yang baru saja lulus SMA dan bercita-cita mengenyam Perguruan Tinggi di Jerman. Tentu saja ada harga yang harus ia bayar demi bisa pergi ke Jerman. Yaitu, ia harus menikah dengan laki-laki dewasa berusia 30 tahun, laki-laki yang sudah matang dalam umur dan fikiran. Davino Salendra, bersedia menikahi Samira karena ia fikir, ia sudah cukup umur untuk menikah, apalagi dia juga butuh seorang istri agar hasrat biologisnya cepat tersalurkan. Tapi menikah dengan anak gadis remaja? Apakah Davino bisa meluluhkan Samira untuk memberikan hak-nya? Sementara Samira saja belum berfikir jauh sampai ke sana. Davino harus mengeluarkan sejuta bujuk rayu nya demi bisa meluluhkan Samira, karena jujur saja, dia sudah tidak tahan jika menahan hasratnya terlalu lama. 30 tahun sudah sangat matang dan pas, apalagi dia sudah memperistri Samira. dengan Samira yang notabene istrinya atau wanita lain? hal terdengar ringan namun ternyata merambat ke banyak faktor.
10
49 Chapters
Terjebak dalam Pernikahan Suami Kakakku
Terjebak dalam Pernikahan Suami Kakakku
“Kau milikku, Zuri. Sampai kau memberiku seorang pewaris.” Demi melunasi utang kakaknya, Zuri Everlyn menyerahkan dirinya dalam ikatan pernikahan tanpa cinta dengan Axel Nightvale—CEO dingin yang mengendalikan segalanya, termasuk tubuh dan pikirannya. Kesepakatan mereka jelas, Zuri bebas setelah melahirkan seorang putra. Axel menguasai tubuh Zuri, menuntut kepatuhan, dan membakar hasrat yang tidak diinginkan Zuri pada awalnya. Tapi, di balik tatapan Axel yang kejam, ada rahasia yang mengikat mereka lebih dalam dari sekadar kegiatan ranjang. Saat wanita lain berusaha merebut Axel dan pria lain pun ingin memiliki Zuri, benang tak kasatmata di antara mereka justru semakin menjerat. Lalu, siapa yang akan menyerah lebih dulu? Zuri yang ingin bebas, atau Axel yang tidak pernah benar-benar berniat melepaskannya?
Not enough ratings
73 Chapters
Terjebak Pernikahan dengan Duda Dingin
Terjebak Pernikahan dengan Duda Dingin
Dalam waktu dua hari hidup Kiara jungkir balik. Mendadak dia dilamar duda kaya dan mengubah status gadisnya menjadi mama muda. Kebahagiaan seorang pengantin baru sama sekali tak dirasakan Kiara karena dia hanya seorang istri rasa pengasuh. Namun demi kelangsungan hidup keluarganya, Kiara harus bertahan meski sang suami hanya menorehkan luka dalam pernikahannya. Di saat Kiara menyerah, pria bergelar suami itu mulai berbalik arah. Sekali lagi Kiara dipaksa untuk memilih dan sekali lagi pula kebahagiaan hidupnya dipertaruhkan. Bertahan menyakitkan, pergi melukai hati.
9.7
134 Chapters
Terjebak Pernikahan Dengan pria Sadomasokis
Terjebak Pernikahan Dengan pria Sadomasokis
Adalah Arimbi seorang gadis desa. Manis,lucu dan polos. Harus menerima dijodohkan dengan pria bernama Sagara yang sama sekali tak dikenalnya. Pernikahan ini adalah bentuk dari pembayaran hutang piutang antara Ayah Sagara dan Joko, Ayah Arimbi. Sehari setelah pernikahan Arimbi baru mengetahui kalau Sagara telah memiliki istri. Bukan hanya itu Arimbi juga harus dihadapkan pada kenyataan penyimpangan seksual yang dimiliki oleh sang suami. Sagara hanya akan puas dan tersalurkan hasratnya bila dapat menyakiti dan menyiksa tak hanya pisik tapi juga psikis pasangannya. Bagaimana nasib Arimbi selanjutnya? Dapatkah ia bertahan dengan pernikahan tak sehat itu?
9.8
29 Chapters

Penggunaan Have A Blessed Day Artinya Cocok Di Konteks Formal?

3 Answers2025-10-18 21:36:27

Kupikir ungkapan itu punya nuansa hangat tapi juga sangat personal, sehingga perlu hati-hati sebelum dipakai dalam konteks formal.

Dari pengamatanku, 'have a blessed day' membawa konotasi religius yang jelas — kata 'blessed' merujuk pada berkat yang biasanya terkait iman atau spiritualitas. Di lingkungan yang memang berbasis agama, organisasi komunitas iman, atau ketika kamu tahu pasti bahwa penerima nyaman dengan ungkapan religius, frasa ini bisa terasa tulus dan sesuai. Namun di korporat multikultural, instansi pemerintahan, atau komunikasi resmi dengan orang yang belum kamu kenal, ungkapan ini berisiko terasa kurang netral dan malah bisa membuat sebagian orang canggung.

Kalau tujuannya memang ingin sopan dan formal, aku biasanya merekomendasikan alternatif yang lebih netral seperti 'I wish you a pleasant day', 'Have a good day', atau cukup menutup dengan salam resmi seperti 'Best regards' atau 'Sincerely'. Di email bisnis, closing yang singkat dan profesional bakal lebih aman. Intinya, pertimbangkan siapa penerimanya dan konteks institusinya — itu penentu paling besar apakah 'have a blessed day' cocok atau tidak. Aku sendiri lebih memilih versi netral kecuali tahu betul kultur lawan bicara, karena lebih menghindari potensi salah paham.

Bagaimana Cerita Drama Menggunakan Soundtrack Untuk Meningkatkan Emosi?

2 Answers2025-10-18 17:03:12

Musik itu cara paling licik buat nge-bongkar perasaan tanpa harus satu kata pun diucapin. Aku ingat betapa adegan reuni keluarga di sebuah drama bikin dada sesak bukan karena dialognya, melainkan karena melodi vokal tipis yang muncul pas kamera linger pada mata yang berkaca-kaca. Musik bisa kerja di level bawah sadar: ia kasih konteks emosional, menandai memori, dan memandu reaksi penonton seolah menyalakan lampu kecil di balik layar hati.

Secara teknis, ada beberapa trik yang drama pakai terus-menerus dan selalu efektif. Pertama, leitmotif—melodi pendek yang terasosiasi dengan karakter, hubungan, atau peristiwa. Setiap kali melodi itu muncul, otak kita langsung ngingetin: “Oh ini momen X lagi,” dan emosi yang pernah kita rasakan sebelumnya balik ke permukaan. Kedua, orkestrasi dan warna suara. Biola tipis atau piano yang jarang dipetik bisa bikin suasana intim dan rapuh; synth hangat bikin suasana nostalgia; tiupan brass atau drum berat menambah ketegangan. Tempo juga penting: ritme lambat memberi ruang untuk sedih atau introspeksi, tempo cepat buat jantung berdegup saat konflik.

Selain itu, ada momen-momen tanpa bunyi yang justru lebih kuat dari musik: hening yang disengaja bikin penonton fokus ke ekspresi wajah atau detail kecil—dan kemudian, ketika musik masuk, ia melipatgandakan apa yang kita rasakan. Mixing juga kunci; musik yang dicampur pelan di belakang dialog bikin adegan terasa natural, sedangkan musik yang digenjot full-screen menjadikannya set-piece. Contoh yang sering kubilang keren adalah bagaimana 'Your Name' pake lagu dan score buat nyusun emosi dari manis jadi melankolis tanpa merasa manipulatif, sementara serial seperti 'Stranger Things' memanfaatkan synth era 80-an untuk membangun nostalgia yang kuat.

Di sisi pribadi, aku suka memperhatikan momen transisi: cue musik yang naik pelan sambil shot berpindah ke close-up memberi tahu aku harus siap menangis, atau theme yang muncul pas karakter melakukan tindakan berulang memberi kepuasan tersendiri. Musik dalam drama bukan cuma hiasan, melainkan dramaturgi itu sendiri—dia nunjukin apa yang kata-kata tak bisa jangkau. Dan tiap kali soundtrack berhasil, aku selalu merasa seolah sutradara dan komposer lagi bisik-bisik di telingaku, nuntun aku merasakan apa yang mereka ingin aku rasakan. Itu yang bikin nonton jadi pengalaman penuh resonansi, bukan sekadar tontonan.

Apa Teknik Foreshadowing Yang Digunakan Editor Untuk Teks Fantasi?

4 Answers2025-10-20 08:59:15

Ada satu hal yang selalu bikin aku terpikat tiap kali membedah naskah fantasi: detail kecil yang ditanamkan sedemikian rupa sehingga waktu payoff tiba, rasanya seperti mendengar paku terakhir diketuk pasang pada bangunan cerita.

Aku sering melihat editor menaruh petunjuk micro—sekilas dialog, benda yang disebut sekali, atau deskripsi cuaca—yang terasa sepele saat pertama kali muncul. Teknik klasiknya adalah 'Chekhov's gun': kalau sebuah pedang, cincin, atau ramuan disebut, ia akan kembali lagi dan punya fungsi. Selain itu ada foreshadowing tematik, di mana simbol berulang (warna tertentu, jenis burung, atau kata kunci) menghubungkan adegan-adegan jauh di naskah. Editor yang teliti akan menandai baris-barisan ini, memaksa penulis memilih apakah menonjolkan petunjuk tersebut atau menyamarkannya lebih rapih.

Aku juga suka cara editor menyetel ritme: menebalkan atau menipiskan deskripsi agar pembaca mengingat momen tertentu. Kadang mereka memasukkan epigraph atau judul bab yang bakai memberi petunjuk halus sebelum konflik besar. Saat semua itu bekerja, energi pembaca ikut naik—bukan karena penjelasan eksplisit, melainkan karena rasa puas ketika semuanya tersambung. Menikmati momen itu selalu bikin aku senyum sendiri saat menutup buku.

Mengapa Lagu Viral Menggunakan Frase Sewu Dino Artinya?

3 Answers2025-10-20 17:45:41

Gokil, ‘sewu dino’ itu bunyinya sederhana tapi nempel banget — aku langsung kepikiran suasana lagu yang mendayu dan penuh rindu begitu dengar frasanya.

Aku sering lihat frasa ini dipakai di klip pendek: orang ngedance santai, slow motion, atau potongan video yang pengen nunjukin rasa kangen lama. Secara harfiah, ‘sewu’ artinya seribu, dan ‘dino’ itu kata Jawa untuk hari, jadi intinya ‘seribu hari’ — bayangin sekitar 2,7 tahun. Itu bukan angka random; dia berfungsi sebagai hiperbola yang bilang, "gue nunggu atau kangen udah lama banget." Makanya langsung kena di hati orang yang pernah ngerasain hubungan jarak jauh, putus cinta, atau rindu yang gak ketemu-ketemu.

Selain maknanya, ada juga aspek bunyi yang bikin viral: ritme kata ‘sewu dino’ gampang dimasukin ke melodi, gampang diulang, dan punya keseimbangan vokal yang enak didenger. Ditambah lagi, unsur lokal (bahasa Jawa) kasih sentuhan autentik yang bikin orang merasa terhubung secara budaya. Di internet, hal yang spesifik tapi relatable itu gampang jadi meme atau challenge — orang remix, bikin versi lucu, atau pake buat moodboard sedih.

Intinya, frasa itu viral karena gabungan makna emosional yang kuat, bunyi yang catchy, dan potensi buat dipakai ulang di format konten singkat. Aku suka gimana kata sederhana bisa bikin komunitas kecil online bareng-bareng ngerasa sama — ada rasa nostalgia dan kebersamaan yang aneh tapi hangat.

Mengapa Pangeran Zuko Meninggalkan Keluarga Kerajaan Fire Nation?

3 Answers2025-10-18 18:10:01

Ada satu adegan yang selalu bikin dadaku sesak tiap kali ingat perjalanan Zuko dari pangeran yang terluka jadi pribadi yang memilih jalannya sendiri.

Awalnya, alasan dia 'meninggalkan' keluarga kerajaan Fire Nation tuh bukan karena bosan atau ambisi mandiri — melainkan karena pengusiran. Dia ditekan habis-habisan oleh figur ayahnya yang otoriter setelah menentang keputusan di sebuah rapat perang, lalu kalah dalam Agni Kai melawan ayahnya. Hukuman yang dia terima berupa pengasingan disertai tuntutan yang tampak mustahil: tangkap Avatar dan kembalikan kehormatanmu. Itu bukan pergi atas nama kehendak bebas, melainkan dilecehkan oleh struktur kekuasaan yang menuntut penebusan melalui kemenangan militaristik.

Perjalanan itu berubah jadi pencarian jati diri karena pengaruh orang yang paling sabar dalam hidupnya: Iroh. Perlahan Zuko mulai mempertanyakan nilai 'kehormatan' yang dipaksakan, menyaksikan kebohongan perang, dan merasakan pahitnya kekejaman keluarganya sendiri. Ketika akhirnya ia memilih secara sadar untuk meninggalkan jalur yang ditetapkan keluarga - bukan karena disingkirkan lagi, melainkan karena menolak warisan yang merusak itu - momen itu terasa sebagai pembebasan sekaligus pengakuan atas luka lama. Buatku, arc itu mengingatkan kalau meninggalkan tak melulu soal putus hubungan; kadang itu soal menolak bayang-bayang yang mengekang dan belajar menepati janji pada diri sendiri, meski harus berhadapan dengan kerabat yang paling dekat.

Apa Momen Paling Emosional Yang Dialami Pangeran Zuko Dalam Seri?

3 Answers2025-10-18 13:53:52

Momen yang selalu bikin napasku tertahan adalah ketika Zuko berdiri di hadapan ayahnya pada klimaks terakhir — bukan cuma karena adegan epiknya, tapi karena semua luka masa kecil, kebencian, dan kerinduan yang meledak jadi satu. Aku merasakan tiap detik pergulatan di wajahnya: antara tuntutan darah, rasa malu, dan keinginan untuk memilih jalan yang berbeda. Adegan itu bukan sekadar duel; itu simbol pengakhiran rantai trauma keluarga dan awal pembentukan jati diri yang sesungguhnya.

Melihat Zuko menatap Ozai dengan tenang padahal jelas sedang menanggung beban seumur hidup membuatku teringat konflik internal yang sering kututup rapat. Ada momen kecil di sana — ekspresi penyesalan, senyum yang hampir tak sengaja ke arah Iroh, tarikan napas panjang sebelum keputusan terakhir — yang membuatku tak bisa menahan air mata. Perpaduan musik, dialog, dan gerak kamera memperkuat perasaan bahwa ini adalah pilihan moral, bukan sekadar perebutan tahta.

Sebagai penggemar yang sudah nonton berulang kali, setiap pengulangan menyingkap lapisan baru: kekuatan simbolik pukulan terakhir, kebahagiaan kecil saat Zuko memilih pengampunan daripada balas dendam, dan rasa lega melihat Iroh yang seolah melepaskan napas panjang lega. Itu bukan akhir yang manis semata, melainkan akhir yang penuh harga; dan bagi aku, itulah momen paling emosional karena menunjukkan bahwa perubahan sejati membutuhkan keberanian untuk melawan bayangan terkelam dari masa lalu.

Apakah Orang Sehari-Hari Menggunakan Vicious Artinya Sebagai Ejekan?

4 Answers2025-10-18 05:43:34

Kadang-kadang kata sifat itu bikin suasana berubah cepat. Aku sering denger orang pakai 'vicious' di chat atau caption bukan cuma buat bilang 'kejam' secara harfiah, tapi sebagai ejekan yang nyenggol — misalnya nyebut play seseorang di game sebagai "vicious" biar terdengar pedas. Dalam percakapan sehari-hari, maknanya fleksibel: bisa jadi hinaan serius kalau diarahkan penuh amarah, atau cuma godaan ringan di antara teman dekat.

Di lingkungan yang lebih muda atau di komunitas online, penggunaan kata ini sering bergantung pada nada dan konteks. Kalau diucapin sambil ketawa, biasanya itu cuma roast santai; tapi kalau disertai sindiran panjang dan nada tajam, maka itu berubah jadi ejekan yang cukup menyakitkan. Aku pernah lihat contoh di komentar: seseorang ngetag temannya "you vicious" setelah ngelawak sinis — temannya nanggepin santai, tapi netizen lain ikut ngasih respons negatif.

Jadi intinya, iya, orang pakai 'vicious' sebagai ejekan, tapi tingkat keparahannya bergantung pada hubungan antar-pengguna dan cara penyampaiannya. Buat aku, selalu menarik lihat bagaimana satu kata bisa punya nuansa berbeda di setiap komunitas — dan itu yang bikin bahasa hidup. Aku biasanya hati-hati pakai kata semacam ini kalau nggak mau bikin suasana runyam.

Apa Keuntungan Legal Menggunakan Nama Pena Untuk Novel?

4 Answers2025-10-21 08:34:33

Nama pena itu pernah menyelamatkan aku dari masalah yang bikin deg-degan.

Awalnya kupikir pakai nama lain cuma soal estetika di sampul, tapi sewaktu ada komentar kasar yang nyerempet keluargaku, aku sadar fungsi hukumnya lebih dari itu: nama pena memberi jarak yang nyata antara identitas publik dan kehidupan pribadi. Secara hukum, menggunakan nama pena bisa melindungi privasimu dari pelecehan atau risiko reputasi—publik cuma kenal persona kreatif, bukan KTP-mu. Di banyak yurisdiksi, hak cipta melekat pada pencipta meskipun karya diterbitkan dengan nama samaran; kamu tetap pemilik asalkan bisa membuktikan kepemilikan jika perlu.

Tapi ada catatan praktis: kontrak penerbitan, penerimaan royalti, dan kewajiban pajak biasanya memakai nama asli. Jadi aku selalu menyarankan agar penulis menandatangani perjanjian dengan nama hukum mereka lalu menambahkan klausul yang memperbolehkan penggunaan nama pena secara publik. Selain itu, mendaftarkan nama pena sebagai merek dagang bisa jadi langkah pintar kalau ingin merchandise, lisensi, atau adaptasi suatu hari nanti. Intinya, nama pena bukan sekadar gaya—itu alat hukum dan bisnis kalau kamu mengaturnya dengan benar.

Bagaimana Penggunaan Days Since Artinya Di Caption Instagram?

3 Answers2025-10-21 19:28:59

Gini deh, pas lihat caption yang tulis 'days since' aku langsung kebayang papan penghitungan sederhana—intinya menghitung berapa hari sudah berlalu sejak suatu kejadian.

Aku biasanya pakai format yang gampang: 'X days since [kejadian]' atau sebaliknya '[kejadian]: X days'. Contohnya: '3 days since I moved' atau '10 days since last coffee'. Dalam bahasa Indonesia kamu bisa tulis 'sudah 3 hari sejak pindah' atau '10 hari tanpa kopi'. Penting di sini adalah kejelasan: pembaca harus tahu kejadian awal yang dihitung. Kadang orang juga suka menambahkan tanggal mulai biar gak ambigu, misal 'Day 7 (started 01 Oct)'.

Selain itu, ada nuansa emosional yang kuat kalau pakai 'days since'. Bisa jadi perayaan kecil (misal 100 days sober), pencatatan pribadi (counting streaks), atau bahkan guyonan ('5 days since I last checked my plants'). Perhatikan privasi dan sensitivitas: kalau topiknya berat (trauma, kehilangan), penulisan harus lebih hati-hati. Untuk estetika, pakai emoji atau highlight di Story supaya caption terasa hidup—tapi intinya tetap sama: 'days since' itu cara ringkas untuk bilang berapa hari telah lewat sejak suatu momen, dan pilihan kata Indonesia yang cocok biasanya 'hari sejak' atau 'hari tanpa' tergantung konteks.

Apa Ciri Utama Puisi Elegi Adalah Penggunaan Bahasa Bagaimana?

4 Answers2025-10-20 12:09:05

Ada hal yang langsung kusadari setiap kali membaca elegi: bahasanya cenderung melankolis namun terkontrol. Aku sering tertarik pada bagaimana penyair memilih kata-kata yang sederhana tapi bermuatan—bukan melulu runtuhan metafora yang rumit, melainkan pilihan kata yang menimbulkan keheningan. Dalam elegi, kata sering dipadatkan sehingga tiap frasa membawa beban emosi; ada ritme lirikal yang mengalun perlahan, di mana jeda dan pengulangan berfungsi seperti napas yang menahan duka.

Gaya bahasa juga sering bersifat personal dan langsung, meski bisa memakai citraan universal—langit, malam, sungai—sebagai cermin kehilangan. Aku merasakan penggunaan apostrof (panggilan pada yang tiada) dan pertanyaan retoris yang membuat pembaca diajak berduka bersama. Intinya, elegi memadukan kesedihan personal dengan estetika bahasa yang membuat rasa kehilangan terasa indah sekaligus mengena, dan itu selalu membuat aku berhenti sejenak saat membaca.

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status