Cantika harus meneguk pil pahit lantaran tak dapat membayar uang rumah sakit sang ayah akibat dari seseorang yang tidak bertanggung jawab. Sehingga ia harus rela menjadi istri kedua seorang milyarder dan melahirkan anak untuk sang suami.
Namun, siapa sangka kehidupan pernikahan yang dikira manis ternyata seperti neraka bagi gadis polos itu! Akankah Cantika akan terus bertahan atau malah memilih pergi?
Antara impian dan pembayara budi. Bukan keinginanku untuk bisa memilih keduanya atau menyingkirkan salah satu di antara mereka. Hingga pada akhirnya aku sadar, jika kedua hal tersebut bukanlah sesuatu untuk di pilih.