Ujung Senja
Aku tak memiliki tujuan apa-apa lagi.
Meri bilang, Andi itu sahabatnya. Mereka bisa bercerita apa saja, bahkan bergosip. Meri bilang, dia tak akan rela mengganti Andi dengan siapa pun, termasuk saat Pak Parlin, pemilik perusahaan sawit menyukainya. Meri tak bergeming, dia tetap berdiri di sisi Andi, pegawai negeri biasa yang pastinya tak sekaya Pak Parlin. Meri bilang, Andi adalah salah satu dari dua orang sahabat terbaiknya. Satu lagi tentu saja aku.
Hot Chapters