Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Rahasia Dengan Sepupu Tampan

Pernikahan Rahasia Dengan Sepupu Tampan

Ting Begitu mendengar kata terakhir yang keluar dari bibir gadis itu, bagai dentingan yang tiba-tiba muncul, rasa sakit dikepalanya tiba-tiba hilang dan langsung teralihkan pada panggilan konyol tersebut. "Apa? Setan?" tanya Aldi sembari mengerutkan kening. "Jangan mendekat! Selangkah saja kau kemari, kau akan mati." Ana menunjuk ke arah Aldi, lalu perlahan bangkit dan...
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai aldini takumi
Baca
+Pustaka
Reality Reloaded

Reality Reloaded

[Nama: Alpha Glitch | Level: 18 | Status: Boss] "Bima, Sita, tahan makhluk itu!" teriak Aldo sambil jarinya menari di atas keyboard virtual dengan kecepatan gila. "Aku butuh sepuluh detik untuk menyuntikkan kode penghancur ke inti server! Jangan biarkan dia mendekati terminal ini!" Bima dan Sita segera memasang posisi tempur. Pertarungan hidup dan mati di kedalaman Distrik Barat baru saja dimulai.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai aldini takumi
Baca
+Pustaka
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

jawab Alfa pelan Alana speechless. Setelah sampai di depan penjual ice cream “Ini ice cream Gelato” kata Alfa pada Alana “Gelato?” tanya Alana yang baru pertama kali mendengar istilah itu “Ice creamnya lembut banget, kamu pasti suka”ujar Alfa “Mau rasa apa?” tanya Alfa “Rasa yang tak pernah ada” jawab Alana datar “Mana ada Alana” ucap Alfa dengan senyum yang ingin mencubit pipi Alana, karena sangat menggemaskan dan menyebalkan di satu waktu
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai aldini takumi
Baca
+Pustaka
AFRAID

AFRAID

“Bukan, mereka napak kakinya,” jawab Alina. “Heh, ini aku Aldo. Kamu pikir aku setan apa?" seru Aldo. “Huft, manusia rupanya. Tadinya gue pikir setan, Do.” “Sembarangan, Luh! Ayo, kita main lomba lagi!” ajak Aldo. “Main apaan?" “Main bekel! Tuh, Main balap motor simulasi itu," ucap Aldo. "Hmmm, oke lah."
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai aldini takumi
Baca
+Pustaka
Adinda

Adinda

Tok! Tok! “Siapa?” ujar Tiwi dari balik pintu rumah Adinda. “Wi, ini aku Zenix. Aku mau ngomong sama Kak Dinda,” sahut Zenix dari balik pintu. Tiwi menoleh ke arah Adinda dan juga Angel yang di mana ia seolah meminta persetujuan. Setelah kedua sahabatnya mengangguk. Barulah Tiwi berani membukakan pintu. Saat pintu terbuka Giyo berdiri di sana dengan Zenix berada di sebelahnya. Begitu pula dengan Andika.
1018.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 491 kali sebagai aldini takumi
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Adiarizki
Terima kasih banyak juga untuk Rea yang sudah berkenan mengirimkan Permatanya, hingga detik ini Autoa sendiri masih belum percaya. REA begitu solid dalam memberikan Autoa semangat untuk selalu maju, dan belajar.
Kejora Bersinar
Terima kasih sudah menghadirkan cerita yang berbeda, Toa.🙏💗💗 Kalau selama ini aku baca kisah CEO/Molioner. Orang kayalah inti nya, talernyata sama Autoa kehidupan sederhana jadi cerita yang menarik dan enak dibaca.❤❤❤🤗
Baca Semua Ulasan
CALON TUMBAL

CALON TUMBAL

Ujar di aki. "Ya kirim lagi dong! Aku tidak mau tahu, aki harus bisa misahin mereka!" Ujar Allee. "Kalo gitu maharnya nambah." Ujar aki. "Kok nambah!? Kan aki bilang itu yang paling bagus." Ujar Allee. "Aki akan memanggil yang tertinggi, aki yakin bisa mengalahkan makhluk yang menjaga." Ujar si aki. "Berapa banyak!?" Tanya Allee.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai aldini takumi
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

Aku tak memiliki tujuan apa-apa lagi. Meri bilang, Andi itu sahabatnya. Mereka bisa bercerita apa saja, bahkan bergosip. Meri bilang, dia tak akan rela mengganti Andi dengan siapa pun, termasuk saat Pak Parlin, pemilik perusahaan sawit menyukainya. Meri tak bergeming, dia tetap berdiri di sisi Andi, pegawai negeri biasa yang pastinya tak sekaya Pak Parlin. Meri bilang, Andi adalah salah satu dari dua orang sahabat terbaiknya. Satu lagi tentu saja aku.
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 321 kali sebagai aldini takumi
Baca
+Pustaka
Arimbi

Arimbi

"Ada apa, Sayang?" Ditanya demikian Arimbi tidak menjawab. Dia hanya menunjuk ke arah pohon. "Kamu mau buah? Nanti aku belikan ya." Sultan berkata sangat lembut. Tepat di saat seekor burung terbang Arimbi pun memekik, lantas memukuli lengan Sultan dengan marah. Arimbi menangis kencang, menyalahi Sultan yang tidak ingin membantunya. Mendapat perlakuan seperti itu Sultan tidak bisa berkata-kata, hanya diam menerima segala bentuk keanarkisan Arimbi. Entah mengapa Sultan tidak bisa memarahi Arimbi, apalagi sampai melukai fisik dan hatinya.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai aldini takumi
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

Seolah ia sudah memilikinya. “Sayangnya,” lanjutnya, suaranya menurun, menjadi sesuatu yang lebih gelap, “kecantikanmu di rumah ini cuma akan jadi kutukan.” Batari tak bergerak mundur. Namun tubuhnya mengencang, naluri mengingatkannya untuk tidak memberi ruang. Adrian berhenti tepat di depannya— Batari mencium campuran tembakau dan alkohol, panas napas yang tidak seharusnya dibagikan pada orang asing.
10581 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai aldini takumi
Baca
+Pustaka
ARINDA

ARINDA

ujar Dante tersenyum tipis kemudian berlalu pergi. Arinda menghembuskan nafas pelan, sedikit merasa lega. Dia mengusap pipinya saat cairan beningnya menetes dengan sendiri. Perlahan, dia mulai mengambil mangkuk bubur di atas nakas dan mulai memakannya. Dia harus cepat pulih agar dia bisa dengan cepat menemui ibunya. Dia juga masih harus mencari pinjaman uang.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai aldini takumi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status